Connect with us

Berita Persib

Jaino Lupakan Laga Putaran Pertama Hadapi Persib

Avatar photo

Published

on

PRSBAvPRSB watermark_8105Pernah ditahan imbang Persib pada putaran pertama Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016, di Stadion Persiba, tim Beruang Madu enggan mengingat kembali laga tersebut. Saat itu kala Persib masih diarsiteki Dejan Antonic, Maung Bandung berhasil curi poin dengan skor akhir 1-1.

Kini kedua tim kembali bertemu di putaran kedua, Sabtu (1/10) sore, di Stadion Wibawa Mukti, Kab. Bekasi. Situasi berbeda karena tim Persib kali ini diarsiteki sang legenda hidup, Jajang Nurjaman.

Bagi pelatih Persiba Jaino Matos, kegagalan menekuk Persib saat itu hanyalah masa lalu. Setiap pertandingan memiliki kualitas dan situasi yang berbeda. Timnya mesti fokus di pertandingan kedepan jika ingin merealisasikan target kemenangan di hadapan bobotoh.

“Kita draw sama Persib di Balikpapan, yang kita pernah draw itu masa lalu, kita tidak boleh pikirkan lagi. Setiap laga sepak bola itu berbeda satu sama lain, pokonya kita semaksimal mungkin untuk berjuang,” beber Jaino.

Karakter keras yang saat itu disematkan kepada timnya hingga menelan korban berdarahnya kepala Robertino Pugliara, dianggap pelatih asal Brasil itu sebagai insiden wajar dalam sepak bola. Dirinya hanya menginstruksikan supaya anak-anak asuhannya bekerja keras menekan, tanpa maksud sengaja melukai lawan.

“Mungkin salah satu modal kami kerja keras dan semangat juang tinggi, itu pola ciri khas kami untuk menekan lawan dimanapun lawan, siapapun itu,” tanggap Jaino.

Laga pekan ke-21 nanti, menjadi ajang pencarian kemenangan perdana kedua tim di putaran kedua TSC. Seperti diketahui baik Persib maupun Persiba gagal meraih kemenangan dalam dua pertandingan sebelumnya.

Advertisement
22 Comments

22 Comments

  1. Jurig cai

    30/09/2016 at 14:46

    TENGAH TOPIK PORLES ROBERT

    HAREUP RAHMAT SAMSUL SI BOTAK

    TUKANG KAKABASANA JOPIK JASUK TON

    • Jurig cai

      30/09/2016 at 14:47

      hiji dei tinggaleun kiperna urang

      • Udin Ujang

        30/09/2016 at 15:12

        tinggaleun wasitna urang

        • ujang van persib

          30/09/2016 at 16:03

          Tah kitu atuh!!!
          Alakur!!!
          Tong parasea wae ah,,,
          Hiburan we heula, tong ngabahas nu beurat beurat.
          Karunya ka otak, bisi heng,,,
          ???

          • Udin Ujang

            30/09/2016 at 16:58

            kalem mang da sya mah sundanise. eweuh kata pasea na kamus urang sunda. kabeh dulur. silih asah silih asuh silih asih silih elingan

    • bakso borax

      30/09/2016 at 18:47

      tingaleun,,,,,,,,,,,

      uranx bodigar na si botak,
      geuleuh ainx mah lamun geuz ningali bek lawan nangkeup ka si eta,,,,
      sok hayang nalapung ainx mah,,,

  2. kopi jesika

    30/09/2016 at 15:48

    Kajajaran pangurus PERSIB ti palatih katut manajemen na ! sing percaya katalenta urang Jabar teh, montong hayoh dipeuyeum wae heueuh !! tuh tingali buktina barudak diklat Persib jeng nulaina dina PON ,maranehnamah maen make getih make hate ,henteu ningali DUIT hungkul jurigggg!!! ciga pamaen PERSIB non jabar ayna hayang ngamanfaatkeun hungkul ka PERSIB teh cari muka ker latihan, pas maen mah ancurrrr gobog tehhh !! sok cokotan eta pamaen lembur soranngan teh , piceun pamaen ayna mah teboga GETIH PERSIB….!!!!!!!

    • kopi ceu odah

      30/09/2016 at 16:03

      iyah..

    • Udin Ujang

      30/09/2016 at 17:04

      alfatihah…….

    • Udin Ujang

      30/09/2016 at 17:05

      sodakowlohulazim…. amien

    • Udin Ujang

      30/09/2016 at 17:06

      si kopi jesika hade euy caramahna siga sianida

    • bakso borax

      30/09/2016 at 18:43

      haseummm,,,,,,,,,,,,,,,,!!!!!!!!!!!!

    • Geboy

      01/10/2016 at 09:57

      Robbana’attina fidunya khasanah, wa fil akhiroti khasanah, waqinna azabannaar..

  3. BASO BORAX

    30/09/2016 at 16:28

    MUN DIPIKIR PIKIR ALUSAN DEJAN EUY DGN PEMAIN SEPERTI INI

  4. ajo van persib

    30/09/2016 at 16:30

    hayang meunang.. bere kopi jesika heula pamaen persiba.na

  5. ujang van persib

    30/09/2016 at 17:43

    2 tim beda karakter.
    Tim tamu keras cenderung kasar.
    Tim tuan rumah ganteng kalem.
    Laga menarik,,,!
    Sugan bisa meunang selisih 2 gol,,,

    • bakso borax

      30/09/2016 at 18:37

      hahahahaha,,,,,
      teu salah eta teh tuan rumahna ganteng kalem ??????

      tuan rumah na mah lain ganteng kalem atuh jang,,, teu cocok…!!!
      kudu na leuleus liat,,,,
      hahaha,,,haduh,,,haduh,,,

  6. ujang van persib

    30/09/2016 at 17:50

    Starting eleven persib:
    deden
    jasuk-diogo-basna-toncip
    hariono
    zulham-robert-plores-samsul
    Gabriel Omar Batistuta

  7. Jang zonor

    30/09/2016 at 18:10

    Sok sing menang siahhh,,,tong eleh ku tim pon jabar,,,mangpranggg pisan maenna coyyyyy,,,,

    • bakso borax

      30/09/2016 at 18:41

      lamun eleh, maneh rek naon ????
      rek bunuh diri???
      JIGG WEEE,,,,,,,,,,,,,,,,,!!!!!!!!!!!!!! da eweuh nu paduli,,,,

  8. pa rt cixadas

    30/09/2016 at 18:25

    yakin meunang bapa mah, ngan mun maen tandang duka tah, eleh dei palingge mun ges kitu bapa jadi lieur, mending neang proyek nu dek nyieun ktp ah..

  9. BALAGADONA"82

    30/09/2016 at 21:09

    Tiap pertandingan selapan pemain ngora atuh 1 mah mengpeng turnamen lain kompetisi resmi ieuh da aynamh ges moal ngarah juara gantian itung itung mere jam terbang insya allah pemain ngora oge hade

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Komentar Milla Soal Ketatnya Persaingan Lima Besar

Avatar photo

Published

on


Tren positif terus dipertahankan Persib untuk bersaing dalam perebutan gelar juara. Untuk sementara, tim asuhan Luis Milla sedang memimpin papan klasemen usai memetik kemenangan atas PSIS Semarang. Persaingan di lima besar pun begitu ketat karena selisih poinnya begitu tipis.

Pelatih Persib, Luis Milla pun memberi pandangan terkait ketatnya persaingan ini. Menurutnya tim yang kini ada di papan atas punya kapasitas permainan yang berkualitas dan dalam level yang seimbang. Tiap tim juga memiliki gaya bermain yang berbeda dan itu jadi sebuah daya tarik.

“Menurut saya mengenai persaingan di posisi lima besar, saya rasa kami berada di level yang sangat tinggi. Tim-tim penghuni lima besar memiliki level yang sama dengan pelatih yang berbeda dan tentunya gaya bermain yang juga berbeda, ide bermain yang berbeda,” ujar Milla pada sesi jumpa pers usai laga.

Menurutnya kehadiran pelatih berkualitas memberi dampak yang positif untuk sepakbola Indonesia. Bukan hanya dia tapi ada Thomas Doll (Persija) dan Bernardo Tavares (PSM) yang punya sentuhan magis untuk tim. Gaya bermain yang diterapkan juga bervariasi dan bagus untuk jadi referensi tim lain.

“Tentu ini bagus untuk sepakbola karena satu tim bisa bertemu dengan klub lainnya dengan gaya yang berbeda. Menurut saya Makassar adalah tim yang besar, mereka tim yang kompetitif, memainkan sepakbola direct dan banyak mendapatkan second ball. Begitu juga dengan tim lainnya seperti Persija dan Bali (United) yang punya gaya main yang berbeda,” ujarnya.

“Menurut saya, dengan hadirnya pelatih-pelatih bagus di Indonesia bisa meningkatkan kualitas sepakbola Indonesia dengan gagasan bermain yang mereka usung, menurut saya ini positif. Saya melihat ada hal menarik hingga akhir musim,” tukas dia.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Milla Akui Penampilan Persib Merosot Selepas Jeda

Avatar photo

Published

on


Kemenangan sukses dikantongi Persib dalam laga tandang melawan PSIS Semarang. Luis Milla menyebut anak asuhnya memang layak membawa pulang tiga angka dari lawatannya menuju Kota Lumpia. Gol yang masing-masing dihasilkan Marc Klok, Ciro Alves dan David da Silva hanya dibalas satu gol Taisei Marukawa.

Keunggulan dua gol sudah didapat oleh Persib saat laga baru berlangsung 45 menit. Tapi ternyata setelah turun minum, ada penurunan performa dari pasukannya sehingga terus ditekan dan kecolongan satu gol. Diakui oleh Luis Milla, performa tim di babak kedua menurun.

“Saya rasa kemenangan ini menjadi hal yang normal jika melihat apa yang terjadi di lapangan. Tetapi tim kami memang bermain bagus di babak pertama tapi tidak begitu (bagus) di babak kedua,” terang Milla dalam jumpa pers usai laga, Selasa (31/1) petang.

Menurutnya tim seolah gugup ketika Taisei Marukawa dan Vitinho diturunkan. Penguasaan bola mudah hilang hingga satu gol tercipta. “Kami banyak kehilangan bola, mereka terlihat gugup dan tidak bisa menguasai jalannya laga. Kami harus bisa membenahi hal ini,” ujar dia.

Milla menyebut Persib memulai pertandingan dengan baik hingga bisa unggul lewat sundulan Klok dan penyelesaian dingin dari Ciro Alves. Hanya saja pembenahan tentunya perlu dilakukan karena ada penurunan usai jeda. Beruntung di menit 80, timnya bisa menjauh lagi melalui gol David da Silva.

“Saya merasa sangat senang dengan permainan di babak pertama tapi di babak kedua tidak, kami harus melakukan perbaikan hari demi hari agar kami menjadi lebih baik,” tandas pelatih berusia 56 tahun tersebut.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Bungkam PSIS di Jatidiri, Rekor Tak Terkalahkan Persib Berlanjut

Avatar photo

Published

on


Persib Bandung melanjutkan rekor tak terkalahkan di 13 pertandingan Liga 1 2022/2023. Anak-anak asuhan Luis Milla sukses menaklukkan tuan rumah PSIS Semarang dalam pertandingan pekan ke-21 pada Selasa (31/1/2023) di Stadion Jatidiri Semarang. Kemenangan 3-1, diciptakan oleh Marc Klok, Ciro Alves, dan David da Silva, sementara satu gol hiburan PSIS tercatat atas nama Taisei Marukawa.

Babak I
Persib mendikte lawannya dengan penguasaan bola dari kaki ke kaki. Victor Igbonefo cs mencari celah di pertahanan PSIS. Strategi Persib kali ini bersabar membuat lawan terus bergerak memaksimalkan lebar lapangan dengan operan panjang terukur kaki ke kaki. Sesekali melakukan umpan direct langsung ke area pertahanan lawan.

Sebanyak dua kesempatan emas didapat Persib di 10 menit pertama melalui umpan direct, pertama umpan langsung Nick Kuipers dikontrol dada David da Silva, keputusan akhirnya masih membingungkan antara shooting atau passing. Kesempatan kedua, gerakan Ciro Alves mengecoh pertahanan lawan di dalam kotak penalti, ia pergi ke sudut sempit memberi umpan ke DDS yang masih dipotong lawan.

Persib mampu unggul menit ke-18’, Klok melakukan akselerasi dengan dribbling memberi keypass kepada DDS mengecoh penjaga gawang Adi Satriyo yang keluar dari sarangnya. Dengan kecerdikannya, DDS memberi umpan terukur yang bisa disundul oleh Klok ke gawang yang kosong, 1-0 Persib unggul.

Game plan Persib terus berlanjut, Igbonefo melepas umpan langsung ke sayap kanan, bek lawan gagal mengontrol bola hingga dicuri Ciro. Sendirian melakukan solo run, tendangan Ciro hanya lewat di depan gawang. PSIS kesulitan dalam mengembangkan permainan, tim asuhan Muhammad Ridwan kerap kehilangan bola karena kesalahan sendiri.

Persib justru berhasil mencetak gol kedua menit 36 lewat kerjasama segitiga penyerangnya. Dimulai dari passing simple Ezra Walian di sayap kiri kepada David da Silva, dengan sedikit mendelay bola lewat kekuatan hold up the ball, DDS dengan jeli beri umpan cerdik di sela-sela kaki lawan, seiring Ciro berlari ke kotak penalti, first touch kaki kiri dari Ciro menyarangkan bola ke gawang PSIS, skor 2-0.

Babak II
Memasuki babak kedua M Ridwan caretaker PSIS memasukkan dua penyerang asingnya Vitinho dan Taisei Marukawa guna memberi gebrakan di awal babak kedua. Vitinho mulai merepotkan pertahanan sayap kiri Persib dengan kecepatannya. Pada pertahanan sayap kanan, Kakang harus mendapat kartu kuning karena melanggar Marukawa yang cukup merepotkan.

Tendangan bebas Carlos Fortes menit 54’ keras mendatar mampu diamankan Teja Paku Alam. Perlahan PSIS memperbaiki performanya di babak kedua ini, serangan lanjutan datang Ryo Fuji melepas shoot on target dari luar kotak penalti, juga mampu diantisipasi Teja.

Apa yang dikhawatirkan akan kehadiran Vitinho dan Marukawa terjadi juga, PSIS mampu memperkecil keadaan menit 65’. Bermula dari pergerakkan Vitinho di sayap kanan, pertahanan Persib menjadi kalang kabut. Bola liar tak dapat dikontrol pemain Persib hingga menguntungkan Marukawa yang lepas dari jebakan offside, pemain asal Jepang ini menchip bola mengelabui Teja, skor 1-2.

Rezaldi Hehanussa melakukan debutnya untuk Persib menit 67’. Menyisir sisi sayap kiri Rezaldi mengeksploitasi pertahanan lawan dengan kekuatan crosssingnya. Crossing Rezaldi menit 72’ menemukan David da Silva, namun headingnya menyamping. Pada kesempatan selanjutnya DDS tak menyia-nyiakan kesempatan menit 80’, crossing matang Rezaldi dicoro DDS menjadi gol ketiga Persib sore, skor 3-1 bertahan hingga bubar. Kemenangan yang kembali membawa Persib ke puncak klasemen.

Lanjut Membaca
Advertisement

Advertisement

Komentar Bobotoh

Arsip

Trending