Connect with us

Berita Persib

Ini yang Harus Persib Ikuti dari Atletico Madrid

Avatar photo

Published

on

foto-latihan-uji-lapang-stadion-segiri-pbfc-tsc-2016-dejan-antonic_1648Beberapa waktu lalu pelatih Persib Bandung, Dejan Antonic, menginginkan supaya timnya mampu bermain seperti Atletico Madrid yang menyingkirkan Bayern Munchen di semi final Liga Champions 2016. Saat itu Atletico memang bermain efektif dengan mengandalkan counter attack. Namun, di sisi lain Dejan tak suka akan strategi bertahan, apalagi sampai diterapkan kepada anak-anak asuhannya.

Pelatih asal Serbia itu mengungkapkan Persib tak harus mengikuti gaya bermain bertahan, baik itu saat bermain di tandang sekalipun. Atep cs harus ikuti aspek positif dari Atletico dengan serangan yang efektif serta semangat juang tinggi untuk mendapat hasil terbaik.

“Saya suka mau main seperti Atletico Madrid, tapi modelnya tidak, walau beda jauh sekarang, kita bisa dapat aspek positif dari itu,” ungkap Dejan.

Hal tersebut yang harus diterapkan para pemain Persib kala bertamu ke Stadion Segiri Samarinda melawan Pusamania Borneo FC (PBFC), Sabtu (7/5) malam, dalam pekan kedua Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016. Pelatih berusia 47 tahun tersebut menegaskan ia menyukai permainan sepak bola positif yang terbuka untuk menyerang.

“Tapi lagi saya suka sepak bola dengan permainan yang terbuka, main bersih, short pass, banyak power banyak shooting dan Puji Tuhan banyak gol,” bebernya.

Menurut Dejan sepak bola Indonesia zaman ini lebih mengutamakan hasil dibandingkan bermain bagus saat partai berjalan. Kondisi demikian tidak akan membuat sepak bola Indonesia maju.

“Lagi, sepak bola sekarang di Indonesia banyak orang lihat result (hasil). Untuk orang lain penting result tapi saya pikir sebagai pelatih buat semua terpenting bisa bikin tim yang bagus dan kita result akan datang dengan begitunya,” pungkasnya.

Advertisement
7 Comments

7 Comments

  1. ujang van persib

    07/05/2016 at 14:01

    punten kang dejan, raih kembali dukungan dan kepercayaan dari sebagian bobotoh untuk diri anda dengan hasil sempurna (3 poin) di segiri. kalo menurut anda bermain bagus itu penting, maka menurut saya hasil jauh lebih penting.
    ulah sampe siga kamari atuh, hasilna minim, permainan oge ‘tidak bagus’ ceuk saya mah.
    apa yang akan anda persembahkan nanti kang dejan? bermain bagus? atau ‘hasil akhir yang bagus’?

  2. dehan antonik

    07/05/2016 at 14:57

    Kl diliat mah koch teh kl komen betul bingit of course semua jg pengen main cantik dan good result, tp kan kenyataannya dr awal dipegang koch permainan persib teh butut not good… Dah gitu resultnya juga y gitu deh…. Puji tuhan kl nanti malem koch bisa kasih kami permainan yg menghibur dan result yg good

  3. Kopral simamaung

    07/05/2016 at 16:06

    Yang penting menang atuh coach…of course 3 poin coy.

  4. ashevcenko

    07/05/2016 at 17:04

    Atur we pak pelatih nu penting mah hasil akhir memuaskan ,,da eta nu di hareupkeun bobotoh mah,,,semoga persib juara,,,amiin

  5. Asep

    07/05/2016 at 21:04

    Akh…, kurang memuaskan., kayanya musti di parkir dulu tuch..

  6. Barkowie

    10/05/2016 at 06:26

    Om dejan mah learning by doing alias masih hrs meracik kekuatan persib bari jalankeun kompetisi…enya lamun panggih jeung racikan tim nu alus..lmn henteu,maenya rek draw terus,komo keok mah riweuh atuh??

  7. ngkeg_fermana

    21/05/2016 at 09:48

    muhun,seg lah kumaha weh carana nu penting persib juara

Leave a Reply

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Ferdiansyah Berusaha Optimal di Latihan Persib

Avatar photo

Published

on


Ferdiansyah gelandang muda Persib Bandung berusaha optimal di latihan bersama tim arahan Luis Milla. Ia mengetahui dirinya dibutuhkan di tim mengingat Persib tengah kehilangan tiga pemain inti yakni Marc Klok, Rachmat Irianto, dan Ricky Kambuaya ke Timnas senior.

Ferdi berusaha untuk beradaptasi dengan pola pelatihan Milla dan berharap performanya dibutuhkan. Bekal kondisi fisik yang prima setelah mengikuti training center (TC) bersama Timnas U-19 Indonesia di Eropa membantu Ferdi beradaptasi.

“Bedanya kalau di sana (Shin Tae-yong) mainnya lebih ke fisik sama kecepatan, temponya tinggi. Kalau di sini (di Persib) temponya enggak terlalu tinggi, tapi banyak sentuhan mainnya kaki ke kaki,” papar Ferdiansyah.

Ferdiansyah bisa memaksimalkan waktu tersisa untuk fokus menatap pertandingan lanjutan Liga 1 2022-2023. Apalagi kompetisi telah diumumkan berlanjut pada 5 Desember.

Pemain kelahiran 15 Juli. 2003 ini akan coba percaya diri menunjukkan performa terbaik di latihan. “Saya percaya ke diri sendiri saja. Terus melihat sekarang pelatihnya (Luis Milla) ada harapan lah (dapat kesempatan),” tanggap Ferdi.

Lanjut Membaca

Berita Persib

TC Bersama Timnas U-20, Bantu Perkuat Mentalitas Ferdiansyah

Avatar photo

Published

on


Selain Kakang Rudianto dan Robi Darwis, Ferdiansyah juga petik pelajaran berharga selama menjalani training center (TC) bersam Timnas U-20 Indonesia arahan Shin Te-yong (STY) di Eropa. Berada di Turki dan Spanyol, Indonesia menjajal kekuatan beberapa negara, Turki, Moldova, hinga Prancis.

Serangkaian uji coba dirasakan Ferdiansyah dapat memberikan ujian untuknya dan rekan-rekan satu tim. Mentalitas bertanding dibentuk pelatih STY agar anak-anak asuhnya tak kenal takut menghadapi siapapun lawannya.

“Sebenarnya banyak sih tapi lebih ke mental, berlatih dan bertanding itu yang paling ditingkatkan sama pelatih Shin. Sebab kalau mental jelek tuh main kita juga pasti enggak pede enggak keluar kemampuannya,” papar Ferdiansyah.

Kini Ferdiansyah kembali ke skuat Persib arahan Luis Milla. Meski hanya mendapat jatah libur beberapa hari ia mengaku siap dengan apapun menu latihan dari Milla. Ferdi, Kakang, dan Robi diinstruksikan mengikuti pelatihan lebih cepat lantaran Kompetisi Liga 1 2022-2023 akan bergulir 5 Desember.

“Sebenarnya sih kemarin tuh asalnya dapat libur sampai Senin, tapi tiba-tiba disuruh gabung karena kabarnya kompetisi akan dimulai. Tapi tetap saja latihan dari pada lama hilang sentuhan,” ungkap Ferdi.

Kehadiran tiga penggawa Timnas U-20 dapat menambah kekuatan Persib Bandung. Mengingat tiga pemain inti Marc Klok, Ricky Kambuaya, dan Rachmat Irianto dipanggil timnas senior persiapan Piala AFF 2022.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Liga Kembali Digelar, Jufriyanto: Ini Harapan Pemain

Avatar photo

Published

on


Kompetisi Liga 1 2022/2023 rencananya kembali bergulir besok setelah terhenti selama dua bulan. Stoper Persib, Achmad Jufriyanto pun menyambut positif kabar tersebut. Karena menurutnya ini merupakan kabar yang sudah dinanti oleh insan sepakbola terutama dia sebagai pemain.

“Sangat senang lah, liga kembali bergulir adalah harapan semua pemain. Sebelumnya latihan tanpa kepastian kompetisi sangat menguras tenaga serta pikiran pemain, semoga liga berjalan lancar,” ujar Achmad Jufriyanto saat diwawancara, Minggu (4/12).

Lanjutan Liga 1 2022/2023 sendiri akan dimainkan dengan sistem bubble untuk sisa putaran pertama. Seluruh laga digelar terpusat di daerah Yogyakarta dan Jawa Tengah, tanpa penonton. Rencananya, laga pekan ke 12 hingga 17 akan diselenggarakan hingga akhir Desember 2022.

Tentunya para pemain pun dituntut agar memiliki kondisi fisik yang prima. Karena enam pertandingan akan dijajal dalam waktu sekitar tiga pekan saja. Jufriyanto menyebut tentunya tim pelatih sudah menyiapkan formula yang bisa mengatasi masalah kelelahan pemain.

“Pelatih pastinya sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal. Termasuk kondisi fisik pemain dan untuk persiapan recovery karena padatnya jadwal, mungkin akan dilihat perkembangannya nanti game by game,” tutur pria yang menjabat sebagai kapten kesebelasan tersebut.

Pria yang akrab disapa Jupe ini juga menagganpi gelaran liga dengan sistem bubble. Menurutnya memang ini bukan kondisi yang ideal karena tidak bisa bermain di kandang sendiri dan tidak didukung suporternya langsung. Tetapi dia juga memahami situasinya, apalagi di putaran kedua nanti liga kembali digelar secara normal.

“Tidak ideal sebenarnya sistem bubble, tapi kalau untuk sementara mungkin oke. Semoga ke depannya liga berjalan lancar dan kembali dengan sistem home away dengan (bisa disaksikan langsung) penonton,” kata pemain yang menjadi pahlawan Persib di final ISL 2014 ini.

Lanjut Membaca

Trending