Connect with us

FORNAS VII 2023

Ini Alasan Jawa Barat Jadi Tuan Rumah Fornas VII 2023

Avatar photo

Published

on


Gelaran Fornas VII sudah diputuskan akan digelar di Jawa Barat. Proses penunjukan tuan rumah diambil melalui cara bidding dan di fase terakhir Jawa Timur yang salah satu kandidat kuat juga. Tapi akhirnya setelah di edisi enam digelar di Palembang, kini Fornas akan hadir di Jabar.

Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional ini akan digelar pada awal Juli 2023 mendatang. Dikatakan Hayono Isman selaku Ketua Umum Kormi Nasional, dirinya senang karena kini event olahraga non prestasi seperti Fornas sudah dilirik daerah untuk menjadi tuan rumah.

“Jawa Barat terpilih melalui bidding, waktu itu di final berhadapan dengan Jawa Timur. Akhirnya Jawa Timur mengalah dan memberi jalan kepada Jawa Barat. Saya bersukur karena Fornas ini sudah diminati oleh daerah dan ini menunjukan suatu hal yang meningkat. Karena dulu engga ada yang tahu Fornas, tidak ada yang berminat dan sekarang alhamdulillah sudah ada yang bidding,” ujar Hayono Isman dalam jumpa pers di Gelora Budaya Sabilulungan, Kamis (10/11).

Untuk penyelenggaraan Fornas VII 2023 nanti juga menurut rencana akan dilakukan terpusat di Kabupaten Bandung. Itu kenapa acara launching maskot, logo dan theme song juga digelar di Soreang. Denda Alamsyah selaku ketua Kormi Jawa Barat menjelaskan kenapa menujuk Kabupaten Bandung sebagai venue utama.

“Jadi kita mengikuti proses bidding untuk penetapan tuan rumah Fornas VII. Saya waktu itu ke pak Sekda di raker mendukung. Kenapa di Jawa Barat khususnya di Kabupaten Bandung, yang pertama Kabupaten Bandung dari sisi geliat olahraga masyarakatnya luar biasa. Yang kedua itu ada dukungan penuh dari Pak Bupati baik dari sisi anggaran maupun dari sisi kegiatan,” ujar Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Jabar ini.

“Di sini juga banyak hal yang bisa kita kembangkan dalam hal manfaat ekonomi, di sini gudangnya konveksi dan juga apparel. Lalu akses dan kemampuan daya dukung venue juga bagus karena ada Si Jalak Harupat dan sebagainya. Jadi akhirnya Kormi Jawa Barat menunjuk Kabupaten Bandung sebagai venue utamanya,” lanjutnya.

Denda menyebut bahwa ada banyak daerah yang mengajukan untuk menjadi tuan rumah. Nantinya jika setelah digelar rapat dan dirasa antusiasmenya bertambah, tidak menutup kemungkinan ada penambahan daerah lain di kawasan Jawa Barat yang menjadi venue pertandingan.

“Yang mengajukan menjadi tuan rumah utama itu banyak tapi kami memilih Kabupaten Bandung. Kami juga akan melakukan rapat, kalau misalnya antusiasmenya dari peserta seluruh Indonesia semakin luar biasa, tentunya juga kita seperti halnya Porprov bisa bekerja sama dengan Kabupaten Kota yang lain,” tukas Denda.

Advertisement
Mangga Komentar di Dieu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

FORNAS VII 2023

Fornas VII Jabar Launching Maskot, Logo dan Theme Song

Avatar photo

Published

on


Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) VII akan digelar di Jawa Barat pada 2023 mendatang. Logo, maskot dan theme song event ini pun diluncurukan Kamis (10/11) malam di gedung budaya Sabilulungan, Kabupaten Bandung.

Dalam kesempatan ini hadir Sekda Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmaja mewakili Gubernur Ridwan Kamil. Lalu hadir pula Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna. Beberapa Inorga yang tergabung di Kormi juga mengahiri launching ini.

Untuk maskot, Fornas VII 2023 Jawa Barat memperkenalkan sosok bernama Malo. Malo sendiri merupakan singkatan dari Maung Lodaya, karena maskot ini berupa harimau. Ketua Umum Kormi (Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia), Denda Alamsyah pun menjelaskan spirit dari sosok harimau yang diangkat menjadi maskot.

“Maung Lodaya itu seperti kita semua ketahui sudah banyak dijadikan simbol bagi Jawa Barat. Termasuk misalnya itu Kodam III Siliwangi itu kan menggunakan lambang-lambang maung dan sakral menurut saya. Memang ini sudah menjadi binatang langka yang harus kita konservasi,” ujar Denda dalam jumpa pers usai acara.

“Makanya kita angkat ini menjadi maskot untuk Fornas VII nanti. jadi kalau bicara maung, itu sepertinya masyarakat Jawa Barat sudah sangat paham bahwa maung adalah lambang yang dipakai dimana-mana dan disakralkan di Jawa Barat, termasuk sepetinya Maung Bandung,” imbuhnya.

Dalam kesempatan ini juga logo Fornas VII 2023 Jawa Barat turut diperkenalkan dengan kombinasi warna merah, biru, hijau dan kuning. Keempat warna tersebut mempunyai makna tersendiri yang mewakili spirit yang diusung pada ajang Fornas VII ini.

Terakhir, theme song gelaran ini dikumandangkan dengan manggandeng band Utopia untuk membawakannya. Ini juga sekaligus menandai berakhirnya acara launching. Ketua Kormi Nasional, Hayono Isman berharap gelaran Fornas VII tahun depan di Jawa Barat berlangsung lancar.

“Saya mendoakan semoga Jawa Barat bisa sukses karena di dalam Fornas ini bukan hanya olah raga, pertandingan, perlombaan atau eksebisi, tapi lebih dari itu merupakan ajang memperlihatkan festival pencak silat budaya, lalu ada sport expo,” ujar Hayono Isman dalam jumpa pers.

“Di sini punya apparel, punya berbagai merk, lalu punya tekstil, punya desainer yang berpotensi dunia, kenapa itu tidak diangkat di Fornas. Sport expo itu bukan hanya yang kita lihat secara umum seperti sepakbola lalu kemudian peralatan yang sudah umum,” lanjutnya.

Hayono Isman mencontohkan Inorga sepeda ontel mempunyai workshop di Yogyakarta dengan membuat sepeda dengan roda yang besar dan bisa diekspor ke luar negeri. Selain itu ada produksi ketapel yang sudah dipertandingan di Fornas dan secara kualitas layak diekspor juga.

“Jadi potensi dari olahraga masyarakat sangat besar dan saya harap Fornas VII Jawa Barat bisa mem-blow up bukan hanya olahraga masyarakat, tapi juga potensi ekonomi dan termasuk potensi wisatanya,” tukasnya.

Lanjut Membaca

Trending