Connect with us

Berita Persib

Ingin Tampil Reguler, Jasuk Terus Berbenah

Avatar photo

Published

on

foto-persib-bandung-vs-lao-afc-cup-2015-jajang-sukmara-SIM_3909Kebijakan rotasi yang dilakukan pelatih Persib di level Asia, Emral Abus membuat Jajang Sukmara merasakan atmosfer kompetisi internasional. Pemain berusia 26 tahun itu bermain sebagai bek kiri selama 90 menit dan menjaga gawang Persib tetap steril. Meski begitu Jajang merasa penampilannya belum sempurna dan masih banyak yang harus dibenahi.

“Ya saya sudah mengeluarkan kemampuan semaksimal mungkin biar tampil baik, ya pasti masih ada kekurangan yang mesti diperbaiki kedepannya,” ucapnya dalam wawancara di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (18/3) kemarin.

Pemain yang akrab disapa Jasuk itu memang belum sekalipun dimainkan dalam laga resmi. Dia hanya sesekali turun dalam pertandingan uji coba seperti yang terakhir dilakukan dalam laga kontra PS Setia akhir pekan lalu. Pemain bernomor punggung 18 itu pun berangan supaya terus mendapat menit bermain dalam pertandingan yang tensinya tinggi layaknya pertandingan kontra Lao Toyota FC kemarin.

“Saya sangat berharap mendapat kesempatan lagi di pertandingan selanjutnya,” terangnya.

Persib sendiri dalam waktu dekat akan kembali menginjakan kaki di kota Galuh, Ciamis untuk mengikuti turnamen Segitiga bersama PSGC dan Persebaya. Disana, Jasuk akan kembali mempertontonkan kemampuan terbaiknya jika diturunkan supaya pelatih jatah reguler bermain di tim inti bisa diraih.

“Ya Alhamdulilah kita dapet kesempatan bermain sekarang. Kalau nanti di Ciamis dapat kesempatan lagi ya pasti kita akan berusaha semaksimal memanfaat kan kesempatan itu,” pungkasnya.

Advertisement
9 Comments

9 Comments

  1. mbet

    19/03/2015 at 13:14

    Jasuk transisi dr attack k defense sama covering nya masih suka telat, tambah jam terbangnya biar biar chemistry sama timing nya dapet dgn pemain lain.. Jasuk punya potensi lebih bagus drpd toni sucipto, cuman kalah dr pengalaman saja..

    • jurigpersib

      19/03/2015 at 13:38

      Satuju abdi sareng komen kang mbet diluhur..
      Buat Jasuk, terus semangat! Selalu berikan 200% kemampuan dilapangan supaya dapat trs kepercayaan dr janur. Semangat lur!

    • HN

      19/03/2015 at 14:17

      Satuju pisan ka komen kang mbet, potensi jasuk lebih besar dibanding Toncip, jasuk sok wani penetrasi nepi ka kotak pinalti lawan (ceuk gaulna mah cutting inside) jiga bek sayap di liga2 luar negeri. Masalah posisi nu sok salah jeung can aya chemistri mah lantaran jarang pisan maen, tingali toncip basa awal2 asup persib sarua sok loba blunder jeung salah posisi. TIngali we statistik pemaen cadangan jeungn pemaen inti persib tina menit bermain jauh pisan timpang na.

  2. Libbie

    19/03/2015 at 14:56

    Saya justru berharap Janur lebih berani mencoba Jasuk jadi winger, karena naluru menyerangnya terlihat bagus. Kalau full back sudah banyak, winger masih kurang kbp tidak dicoba?

  3. huntu

    19/03/2015 at 17:12

    Jasuk Hade..komo maneh na orang sunda, lain maksud rasis..

  4. agusss

    19/03/2015 at 22:44

    pertandingan lawan lao fc jasuk kaciri maena pd n enjoy, teu tegang.. tapi sok telat alias poho turun lamun geus nyerang.. ckck

    mudah2an jasuk makin berkembang permainan na, jd bisa terus di starting eleven. amin

    • tmbl

      20/03/2015 at 08:59

      AMIINNNN….

  5. Rais

    20/03/2015 at 05:18

    Kanggo kang jasuk tos sae kantun cheimistry sareng speed lumpatna kang rada ditambihan deui.. tos kitu mah insyaAllah mantep 🙂

  6. WasitLieur

    20/03/2015 at 10:02

    Jasuk maneh boga potensi nu gede, ngan lamun di persib mah moal berkembang da loba dipeuyeum.
    rarasaan ketan hideung meren nya jadi dipeuyeum

Leave a Reply

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Nilai Lelang Jersey dan Doa Atep untuk Korban Gempa Cianjur

Avatar photo

Published

on


Jersey Atep yang dilelang melalui akun instagram @4tep sejak Jumat (25/11/2022) sampai dengan hari Minggu (27/11/2022) pukul 19.00 WIB telah laku. Jersey Persib Atep saat menjuarai Piala Presiden 2015 laku seharga Rp. 7.000.000,- kepada akun @irsanioservia asal Tasikmalaya.

Hal itu diumumkan lewat snapgram dari akun official instagram Atep. Hasil lelang jersey Atep tersebut akan disumbangkan seluruhnya kepada korban terdampak dari musibah gempa bumi Cianjur. Akun @irsanioservia juga mengunggah ucapan doanya.

“Semoga bermanfaat bagi korban bencana di Cianjur, Bismillah, Aamiin Ya Rabbal Aalamiin,” doa dari akun Irsanioservia lewat snapgramnya.

Atep juga turut prihatin atas korban bencana gempa bumi 5,6 M yang telah mengguncang Cianjur. Atep telah turun langsung ke wilayah terdampak. Masih ada daerah yang belum terjamah bantuan karena aksesnya yang sulit dilewati.

“Tentu sampai saat ini kondisinya belum sepenuhnya membaik. Kadang gempa susulan itu selalu ada dan ada beberapa daerah atau kampung yang belum menerima bantuan karena memang aksesnya tidak bisa dilewati oleh mobil jadi harus jalan kaki,” papar Atep.

Ia mendoakan semoga korban terdampak bisa diberi kesabaran, keikhlasan, dan harapannya Cianjur bisa kembali pulih dan bangkit. Masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan normal, Cianjur harus membaik.

“Tentunya kita mendoakan semoga diberi kesabaran semoga yang ditinggalkan sanak saudara diberikan keikhlasan. Harapannya Cianjur kembali pulih. Masyarakatnya bisa kembali beraktivitas secara normal dan tidak ada gempa susulan lagi,” doa Atep.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Djanur Bersyukur Timnya Dapat Ujian dari Persib

Avatar photo

Published

on


Persikabo 1973 mengakui keunggulan Persib Bandung, 3-1, dalam latih tanding di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Minggu (27/11/2022). Brace David da Silva dan gol Ciro Alves hanya bisa dibalas sekali oleh Tegar Infantrie. Pelatih Persikabo Djadjang Nurdjaman bersyukur mendapatkan ujian dari Persib. Baginya Persib adalah lawan sepadan.

“Bersyukur mendapatkan lawan yang sepadan, terima kasih untuk Persib Bandung yang mau uji coba dengan tim kami. Meski hasil akhir bukan milik kita, tapi setidaknya kami punya lawan uji coba yang sepadan,” tanggap mantan pelatih Persib yang berhasil mempersembahkan gelar juara 2014 ini.

Persikabo 1973 bermain di bawah perform. Umpan-umpan terobosan yang sebenarnya ingin dilihat Djadjang tak mampu dikeluarkan anak-anak asuhnya. Pola transisi pun kerap terlambat hingga Persib mampu membuahkan peluang lewat situasi counter attack, beberapa diantaranya berbuah gol.

“Saya tidak bisa men-judge pemain, tapi ya memang kami akui umpan-umpan terobosan yang kami sering dilakukan di latihan tidak muncul di pertandingan ini. Terus, transisi telat, sehingga ketika mendapat serangan balik, jadi gol,” papar pelatih yang biasa dipanggil Djanur ini.

Pertandingan tersebut benar jadi ujian bagi tim arahan Djanur jelang Liga 1 2022-2023 berlanjut. Ke depannya Persikabo juga tak akan diperkuat oleh Dimas Drajad, Andy Setyo, dan Syahrul Trisna yang dipanggil Timnas Indonesia.

“Secara keseluruhan, pemain kami tampil dengan motivasi baik, tapi memang ada beberapa pemain kami absen. Tapi, saya sendiri melihatnya masih ada waktu untuk melakukan evaluasi sebelum nanti kompetisi bergulir lagi,” tandas Djanur.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Jupe Ambil Manfaat dari Uji Coba Tim Selevel

Avatar photo

Published

on


Achmad Jufriyanto kapten Persib Bandung mengambil nilai positif dari laga uji coba selevel melawan Persikabo 1973, Minggu (27/11/2022) kemarin. Pertandingan bertajuk latih tanding itu mampu dimenangkan Persib dengan skor 3-1 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor.

Uji coba menurut pria yang karib disapa Jupe ini bisa mengukur sejauh mana tim bisa mengimplementasikan latihan ke pertandingan. Bagi pribadi Jupe ia tidak berpikir apakah ia bermain baik atau tidak, dirinya hanya berpikir apakah sudah memberikan kemampuan maksimal atau tidak.

“Ya itulah pentingnya uji coba, jadi mengukur sejauh mana hasil latihan. Bagi saya sebagai pemain, saya tidak bisa menilai diri saya bermain bagus atau enggak dan yang bisa saya lakukan adalah berpikir apakah di pertandingan saya memberikan yang terbaik dan maksimal,” imbuh Jupe.

Jupe bermain sejak menit pertama berduet dengan Nick Kuipers dan Daisuke Sato dalam formasi tiga bek sejajar. Ia bermain 90 menit, sempat merasakan bermain dengan Victor Igbonefo dan Eriyanto di garis pertahanan.

Pada lanjutan Liga 1 2022-2023, Jupe tampaknya akan diplot sebagai bek andalan Luis Milla ketika Rachmat Irianto absen. Rian absen karena membela Timnas Indonesia guna persiapan menghadapi Piala AFF 2022. Selain Rian, Marc Klok dan Ricky Kambuaya juga dipanggil tim arahan Shin Tae-yong.

“Penilaian baik buruk itu bukan bagian saya. Menurut saya yang harus saya pikirkan adalah apakah saya sudah berikan yang terbaik atau saya sudah lakukan yang maksimal,” tukas Jupe menandaskan.

Lanjut Membaca

Trending