Connect with us

Berita Persib

Herrie Berusaha Dapat Lisensi A AFC untuk Tukangi Tim Liga 1

Avatar photo

Published

on

Asisten pelatih Persib Herrie Setyawan masih berjuang menyelesaikan kursus lisensi A AFC di Sawangan Depok hingga 1 Desember 2017 mendatang. Pria yang mencicipi caretaker Persib itu berharap bisa segera menyandang status pelatih kepala di kasta tertinggi liga musim depan (2018) andai ia mau dan diminati.

Pelatih yang karib disapa Jose itu, belum mau memikirkan bagaimana kariernya ke depan. Dirinya masih fokus menuntaskan tugas-tugasnya sekarang ini dan bisa dinyatakan lulus. Kegiatannya saat ini diakui cukup menguras pikiran dan bakal menentukan nasibnya nanti.

“Semua energi terkuras, terutama itu pikiran. Mulai jam 9 kita dalam kelas, sore-sore baru praktek di lapangan,” kata dia saat dihubungi wartawan Jumat (24/11/2017) kemarin.

Pelatih yang banyak berkarier sebagai pemain dengan jersey Pelita Jaya itu lalu memaparkan bahwa dirinya cukup menikmati jerih payah saat ini. Tak berpikir bagaimana kariernya kedepan–termasuk di Persib–ia ingin terus menjalani atau melewati secara fokus apa yang ada di hadapannya.

“Saya coba menikmati saja, mengalir saja untuk hasil yang terbaik. Kita tidak tahu hasilnya seperti apa, yang penting berusaha melakukan dulu yang terbaik. Karena, penilaian ada di instruktur, kita di sini kan hanya di tes saja,” paparnya.

Jika Persib masih kesulitan mencari sosok pelatih kepala musim mendatang, barangkali Jose dari Indonesia ini bosa menjadi alternatif, pasalnya ia sedang dalam proses meraih lisensi A AFC. Saat ini Maung Bandung masih belum menentukan juru racik strategi tim untuk kompetisi musim depan (2018).

Advertisement
62 Comments

62 Comments

  1. Kolot Bangor

    26/11/2017 at 00:21

    Geus kabaca pasti nu jadi pelatih kepala di persib herjos… nya ari alus mah teu nanaon syukur eta nu di penta.

  2. Maung

    26/11/2017 at 06:09

    Geus tong janur2 wae moal baleg engkena pro kontra deui. Geus we move on…loba keneh pelatih. Mun janur deui pengaruh manajemen moal pegat2 minimal..

  3. kaka

    26/11/2017 at 08:39

    Di Bandung, kalau kamu percaya, banyaklah pelatih yg juga sama manusianya. Dulu juga Indra Thohir atau bahkan janur adalah produk Bandung atw jabar.

    Kenapa kita seakan minder dengan diri sendiri….?

    Eta terangkanlah….!!

    Kita pernah punya tokoh hebat seperti Sanjaya, Siliwangi, sunan gunung jati, walang sungsang, kian Santang, Ir. Juanda, Solihin, atau Taufik Hidayat, Ajat sudrajat.

    Kenapa kita selalu minder…?

    • Udin

      26/11/2017 at 13:39

      Beh dieuna aya yaris, atep febfi

  4. kaka

    26/11/2017 at 08:46

    Kembangkan, munculkan pelatih lokal Bandung jabar seperti Robby Darwis, Asep Somantri, Budiman Yunus, Yadi Mulyadi, Herry Setiawan. Mereka punya potensi, gak kalah dengan Janur. Tinggal kita percaya atau gak mau percaya…itu saja.

    Sekolahkan mereka itu. Bantu sebab mereka juga sdh bantu besarkan nama Persib dengan ikhlas.

    • Dj adjang

      26/11/2017 at 19:22

      Budiman tah nuges katongali lur

    • TukangOjek

      27/11/2017 at 10:07

      Setuju ….
      Murah meriah
      Nu penting bati

  5. kaka

    26/11/2017 at 08:57

    Persib butuh pelatih kuat. Yang bisa mengorbitkan banyak pemain muda. 90 persen nu ngarora. Punya wawasan jauh.

  6. daCim

    26/11/2017 at 10:37

    Aiiih meni panjang kitu beaken ku sorangan sok atuh munculken ari bmer” hyang nhamajuken putra daerah mah da weh nu ngalarang mang

  7. acep

    26/11/2017 at 12:29

    Sing saha ge pelatihna, ari pamaenna kabeh titipan manajemen mah (lain pilihan pelatih), moal baleg.

    • Lalajo Persib

      27/11/2017 at 10:47

      Sing saha ge pelatihna, ari daek disetir ku manajemen mah wilujeng weh welcome to semenjana club

  8. The de mith

    26/11/2017 at 12:56

    Tah jadi persib teh nungguan si akang ieu jang jadi pelatih kepala….
    Makana evaluasi terus padahalmah alasan doang aslina nungguan mang Jose lulus SIM A
    Kitu cenah pamiarsa

  9. Cecep

    27/11/2017 at 07:57

    moal komen ah…,lieur ningalina ge lur.,malah jengkel jadi na

  10. Bobotoh Pantura

    27/11/2017 at 12:54

    Manajemen na loba baper jadi hese bergerakna djanur mah keun sinah anteng di klub batur ulah dipepenta titah ka persib deui bisi gede hulu bahaya geus gede hulu mah berateun leumpangna ge wkwkwkwk

  11. Mr. 1982

    27/11/2017 at 14:57

    Sudah Sabar,

    Welcome to Persib , Kiatisuk…..

  12. Asep

    27/11/2017 at 15:31

    Percumah boga pemain marahal ari arsitekna kurang pangalaman jeung wawasan, meningan nyokot pelatih kelas dunia bisa naekeun pemaen lokal jeung bisa ngabingbing calon pelatih lokal

Leave a Reply

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Respon Milla Jelang Hadapi Persebaya di Sistem Bubble

Avatar photo

Published

on


Persib Bandung akan bertemu Persebaya di laga lanjutan Liga 1 2022/2023 akhir pekan ini. Sayangnya duel antara dua tim dengan sejarah panjang di sepakbola Indonesia ini tidak bisa disaksikan oleh penonton secara langsung. Itu karena di sisa putaran pertama, semua pertandingan harus digelar dalam sistem bubble.

Pelatih Persib, Luis Milla pun menyebut bahwa pihaknya tidak bisa mengendalikan situasi ini. Karena liga sudah diputuskan digelar terpusat dan bahkan jadwal laga pun dibuat padat. Oleh karena itu, yang sekarang bisa anak asuhnya lakukan adalah beradaptasi dan membuat rencana untuk membuat performa tim tetap stabil.

“Ini merupakan situasi yang tak bisa saya hindari. Kami harus menyesuaikan diri dengan situasi sekarang dan ini memang tidak mudah. Lalu kami bermain dalam jeda waktu selama 3-4 hari dan itu tidak mudah, pemain kami tentu perlu pemulihan dan istirahat, karena itu penting untuk mereka,” ujar Milla saat diwawancara.

Pertandingan antara Persib dan Persebaya sendiri kerap menyedot atensi suporter untuk datang ke stadion. Namun kini aturannya tidak memungkinkan Bobotoh maupun Bonek untuk hadir. Milla meminta pemainnya agar tidak terlalu memikirkan itu dan fokus menjaga konsistensinya setelah menang 3-0 melawan Persik.

“Dan bermain tanpa penonton, tanpa suporter, itu memang tidak memungkinkan. Yang paling penting adalah kami bisa tetap bermain dengan bagus dan siap melanjutkan performa seperti malam ini. Kami ingin mendapatkan hasil positif lagi di pertandingan berikutnya,” kata pelatih berpaspor Spanyol tersebut memungkasi.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Kondisi Teja Paku Alam dan Abdul Aziz Pasca Ditarik Keluar Karena Cedera

Avatar photo

Published

on


Ada dua pemain Persib Bandung yang ditarik keluar karena cedera pada pertandingan melawan Persik Kediri, Rabu (7/12/2022), di Stadion Manahan Solo. Abdul Aziz ditandu keluar lapangan menit 66 digantikan Victor Igbonefo, menyusul Teja Paku Alam digantikan Reky Rahayu menit 80.

Baik Aziz dan Teja sama sama keluar karena bermasalah dengan kakinya. Dikonfirmasi Kamis (8/12/2022), dokter tim Persib Rafi Ghani mengabarkan kedua pemain itu ditarik keluar karena mengalami kram pada kakinya. Setelah diobservasi, cedera yang dialami bukan merupakan cedera berat.

Rafi menduga Aziz dan Teja mengalami kelelahan karena perjalanan darat Bandung-Solo yang cukup jauh. “Alhamdulillah setelah diobservasi bukan cedera berat, kemarin karena sedikit kelelahan, perjalanan yang cukup jauh jadi memang untuk Aziz dan Teja kram pada bagian kakinya,” terang Rafi.

Kedua pemain sudah terlihat lebih baik saat melakukan recovery training Kamis (8/12/2022) pagi. Persib tengah menyiapkan laga melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (10/12/2022) di Stadion Jatidiri Semarang. “Tadi saat latihan (recovery) kondisinya sudah baik keduanya. Kami akan terus observasi perkembangannya,” kata Rafi.

Lebih lanjut tim medis Persib akan melakukan medical clearance H-1 jelang pertandingan. Guna memastikan kondisi terkini kesehatan dan kebugaran pemain guna merekomendasikannya kepada pelatih. Laporan tersebut yang akan mempertimbangkan pelatih Luis Milla menentukan daftar susunan pemain.

“Buat hari Sabtu, kan pelatih kepala yang menentukan. Kalau secara kesehatan, secara medis, nanti bisa kami kasih tahu saat H-1, karena besok masih ada latihan, besok malam baru kami konfirmasi bahwa si A si B si C enggak ada cedera atau bisa main kami kasih laporannya kepada pelatih,” beber Rafi.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Pasca Cedera Bahu, Erwin Ramdani Menanti Kesempatan

Avatar photo

Published

on


Setelah Victor Igbonefo kembali ke pertandingan Liga 1 2022/2023 pasca cedera, giliran Erwin Ramdani yang menanti kesempatan dari pelatih Luis Milla. Erwin sudah masuk dalam daftar susunan pemain pada laga Persik vs Persib, Rabu (7/12/2022) di Stadion Manahan Solo kemarin.

Hanya saja Erwin belum mendapatkan kesempatan untuk comeback ke pertandingan. Seperti diketahui ia mendapatkan cedera patah tulang bahu di laga kontra Arema FC 11 September 2022 lalu di Stadion Kanjuruhan. Cedera yang membuatnya melakukan operasi dan menepi.

“Ya memang kemarin saya tertinggal jauh tapi hari demi hari saya coba mengejar dan menyesuaikan kondisi dan stamina sama teman-teman yang lain. Karena pelatih juga melihat kondisi saya sempat ada jarak jadi ya persiapannya hari ke hari saja,” kata Erwin.

Erwin menerangkan kondisi cedera bahunya sudah membaik bahkan tak ada canggung lagi saat memainkan beberapa pertandingan internal selama persiapan di Bandung. Ia menantikan kesempatan datang dan coba menjawab kepercayaan pelatih.

“Ya kalau kondisi sudah, enggak ada canggung lagi, enggak ada takut lagi tinggal menunggu kepercayaan dan menyiapkan hari ke hari,” ungkap pemain berusia 29 tahun ini.

Erwin sudah memainkan enam pertandingan di Persib dengan dua kali starter dan empat kali masuk sebagai pemain pengganti. Dirinya telah menyumbang satu gol di pertandingan kontra Bali United 23 Agustus 2022 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Lanjut Membaca

Trending