Connect with us

Berita Persib

Gomez Ingin Wasit Bertindak Adil di El Clasico Indonesia

Avatar photo

Published

on

Rintangan berat menunggu Persib lantaran akan kedatangan rival mereka dari Jakarta. Mario Gomez pun mengatakan ini bukan misi mudah untuk meraih kemenangan karena Persija bukanlah tim yang sembarangan. Selain itu bayang-bayang faktor non teknis sangat diwaspadai oleh pelatih asal Argentina tersebut.

“Iya, tapi di sini posisinya sama. Persija sulit untuk kita dan Persib sulit untuk Persija, itu yang pertama. Yang kedua, saya hanya ingin mengingatkan bahwa wasit pada pertandingan melawan Persija kemarin sangat buruk,” kata Gomez saat diwawancara di GBLA, Jumat (21/9).

Dia masih ingat betul jalannya pertandingan di Stadion PTIK di putaran pertama lalu. Wasit Faulur Rosy dinilai Gomez tak bisa mengontrol jalannya laga sehingga berlangsung keras. Tapi cuma satu kartu kuning kepada masing-masing kesebelasan yang keluar dari saku wasit.

“Karena dia kerja untuk Persija, saya tidak ingin dia memimpin lagi di sini. Mungkin karena itu fans kita marah kepada mereka. Tapi setelah game, bukan sebelum game,” jelasnya.

Gomez mengatakan untuk memimpin laga yang mempertaruhkan gengsi seperti ini perlu wasit dengan kualitas terbaik. Karena ketika laga dipimpin dengan wasit yang adil, dia tak mempermasalahkan saat Persib dapat hasil minor. Namun dia akan sangat murka jika wasit memihak satu pihak saja.

“Tapi jika wasit bisa bekerja imbang tidak masalah. Kami kalah, menang, draw bukan masalah tapi jika wasit bekerja untuk lawan itu tidak boleh, jangan ada di sini,” ujarnya.

Masalah non teknis dari wasit juga bisa memicu amarah Bobotoh dan Gomez tidak inginkan hal itu. “Ya tentu dan itu termasuk soal wasit karena saya tak suka ada masalah di sini, oleh karena itu jangan coba buat masalah. Kami selalu ada masalah, jadi jangan menambah masalah” tukasnya.

Advertisement
19 Comments

19 Comments

  1. Cakrawati mekarmulya garawngi kuningan

    21/09/2018 at 17:20

    Pilih wasit anu menang penghargaan jeng nu di percaya wae ambeh adil maena.. ulah pilih wasit nu hayangna duitna di sogok

    • Abah ompong

      22/09/2018 at 00:39

      Wasitna mnding ku awewe wae ambeh mamprang sa eutik mah daripada ku sijalu jiga beungeut keresek di beuleum

      • Keresek di beuleum

        22/09/2018 at 00:42

        Ges mending wasitna cut tari wae tapi kanyataana cut bray

        • Kong kaling kong

          22/09/2018 at 00:45

          Cut bray tapi kanyataan cangcut mamprang

  2. Bobotoh Fanatik

    21/09/2018 at 17:32

    Thoriq alqotiri wae atw wsit luar tpi ulah si saum evans koclak!!!

    • Cakrawati mekarmulya garawngi kuningan

      21/09/2018 at 17:37

      Tah si thoriq mantep

  3. sugri pala wargu sadaya sim kuring gentos nami lantara loba rikues

    21/09/2018 at 17:32

    ulah diwasitan meh andergron maena

  4. Viansh.9

    21/09/2018 at 17:51

    Waspada trhadap org² yg tdk suka persib berada di posisi skrg.yg ingin mengacaukan suasana.bobotoh jgn trpancing emosi.wasit emang paling riskan bah.

  5. herry

    21/09/2018 at 19:25

    Setuju coach.

  6. Suharmoko

    21/09/2018 at 20:16

    Wasit teu seimbang di gbla mah hayabg paeh.

  7. Sancang 7

    21/09/2018 at 21:27

    Kudu wasit ti itali sigana meh geus asak wasit na .

  8. Otong Gegep

    22/09/2018 at 01:19

    Mungkinkah pesanan papah hadir di gbla?….hehe. Ati2 akh…urg ttp waspada, jeung ngadoa mdh2an kabeh pemain, official oge koch abah gomes ditangtayungan ku Gusti jeung hasilna nyugemakeun. #3pointpasti

  9. Duduy belkid

    22/09/2018 at 05:50

    Kudu kumaha deui da bah…ngan sakitu kamampuan wasit di urang mah…boleh dibilang carileupeung…
    Buktina teu aya nu dipake di pertandingan piala dunia
    Keun wae wasit mah..tong pati dipikiran…
    Jebol gaeang persiha sing loba…hese rek beurat sabeulah ge ari Persib na keur jaya mah…betul..?!?!

  10. edun pisan

    22/09/2018 at 06:20

    muhun leres bah

  11. Mang sali

    22/09/2018 at 06:29

    Nyien sepanduk ” wasit sing adil kitu”

  12. Ncep >>>>>>>>>>>>>>>>

    22/09/2018 at 08:18

    ari dikandang persib kudu adil nyah, ari dikandang batur dilicikan wae…teu adil atuh kitu mah Mang…

  13. Tedi yuliansyah

    22/09/2018 at 12:36

    Kade wasitna tong si evans cideug

  14. drdoy

    22/09/2018 at 15:44

    Yg pst semua cara dicoba termasuk pindahin tgl pertandingan utk jatuhkan mental persib.pemain pelatih penonton hrs waspada dan kepala dingjn menghadapinya.

  15. Mang olih

    22/09/2018 at 20:48

    3 jendolken sib lah ameh wareug

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Melawan Bali United Bukan Hanya Sekedar Rekor Buruk untuk Persib

Avatar photo

Published

on


Persib Bandung akan bertandang ke markas sementara Bali United di Stadion Maguwoharjo Sleman, Jumat (10/2/2023) dalam laga pekan ke-23 Liga 1 2022/2023. Persib dibayangi rekor buruk tak mampu menang saat menghadapi Bali United sejak 2017.

Dalam sembilan kali pertemuan, Persib menelan lima kekalahan dan imbang empat kali. Bek senior Persib Victor Igbonefo, menyebut pertandingan melawan Bali United bukan hanya sekedar rekor buruk, namun juga pertaruhan gelar juara Liga 1 2022/2023, Persib harus menang.

“Ya itu harapan kami untuk menang bukan hanya karena (memperbaiki) rekor karena kami butuh kemenangan dan kami harus jaga untuk tetap di atas,” imbuh Igbonefo.

Persib saat ini berada di puncak klasemen dengan 45 poin berselisih 10 poin dari Bali United di peringkat keenam yang baru mengemas 35 poin.Igbonefo sadar laga melawan Bali United akan sulit karena lawannya tersebut merupakan tim pemegang gelar back to back juara musim 2019 dan 2021/2022. Oleh karena itu, tim arahan Stefano Cuggurra Teco dihuni pemain-pemain berpengalaman dan berkualitas.

“Tapi kami sadar bahwa lawan yang kami hadapi bukan lawan yang mudah, mereka adalah champions liga dua musim terakhir, dan kami tetap hormat sama mereka sebagai tim yang bagus, dan kami sangat siap melawan mereka,” ujarnya.

Persiapan Persib berjalan cukup baik di Bandung jelang keberangkatan. Kondisi Maung Bandung tengah onfire berkat tren positif di 14 laga terakhir. “Persiapan cukup bagus dan aku pikir semua pemain dalam kondisi yang bagus, kami siap untuk menghadapi Bali United,” tegas Igbonefo.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Passos Beberkan Alasan Rekrut Mario Londok ke Persib

Avatar photo

Published

on


Persib Bandung di deadline transfer window paruh musim membuat kejutan dengan mendaratkan Mario Londok. Pemain yang berposisi sebagai kiper tersebut diresmikan jadi penjaga gawang keenam musim ini. Keputusan klub dalam merekrut kiper lagi pun menuai pertanyaan.

Luizinho Passos sebagai pelatih kiper pun angkat bicara mengenai rekomendasinya mendatangkan amunisi baru. Dia menyebut kondisinya saat ini adalah I Made Wirawan sudah berumur dan kemungkinan tidak lama lagi akan gantung sepatu. Karena itu, dia menyiapkan regenerasi dengan merekrut Mario Londok.

“Karena saya memikirkan masa depan. Saya punya satu kiper, Made yang sekarang sudah berusia 41 tahun, dalam hidup ada awalan dan akan ada akhir, itu normal. Made tentunya merupakan kiper Persib Bandung tapi saya juga memikirkan masa depan, saya perlu satu kiper lagi untuk disiapkan,” ujarnya saat ditemui di Stadion Siliwangi, Rabu (8/2).

Rekomendasi untuk menampung Mario yang tidak terikat kontrak dengan Persipura datang dari rekan senegara Passos. Gerson Rios yang merupakan pelatih kiper tim Persipura di Liga 1 musim lalu memberikan masukan pada Passos terkait kemampuan kiper berusia 25 tahun itu.

“Saya mendatangkan Mario setelah berbicara dengan teman saya, Gerson yang merupakan pelatih kiper Persipura di Liga 1 musim lalu, saya bicara dengannya dan memberikan saya banyak informasi mengenai Mario,” ujar Passos.

“Tentu saja masih ada hal yang perlu diperbaiki, tetapi itu normal dan tiap kiper yang datang ke sini untuk saya tangani itu tentunya perlu dibenahi kemampuannya. Kami bersyukur kiper-kiper yang datang semua bisa berkembang dengan baik,” lanjutnya.

Mengenai progres latihan sang kiper baru selama beberapa sesi latihan, Passos menyebut masih dibutuhkan adaptasi. Karena ada perbedaan filosofi dan metode latihan antara pelatih kiper sebelumnya dengn dia. Namun Passos percaya kiper asal Sulawesi Utara itu punya kualitas.

“Tentu perlu waktu karena saya memiliki filosofi yang berbeda. Saya memiliki filosofi, dan pelatih kiper di Persipura juga punya filosofinya sendiri jadi tentunya butuh waktu untuk dia beradaptasi dengan metode latihan saya. Tapi dia punya kualitas dan saya percaya dia bisa terus berkembang dan menunjukkan kemajuan bersama para kiper yang lainnya,” tukasnya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Rekor Gol Semusim Mungkin Tersusul, Ini Reaksi SVD

Avatar photo

Published

on


Rekor gol terbanyak Persib dalam satu musim sejak Liga Indonesia pertama dipegang oleh Sutiono Lamso dan Sergio Van Dijk. Keduanya sama-sama mencetak 21 gol dalam satu musim. Jika Sutiono mampu menunjukkan kesuburannya di Ligina 1994/1995, Sergio Van Dijk unjuk produktivitas pada musim 2013.

Kini pencapaian kedua pemain ini terancam disusul oleh David da Silva. Bomber asal Brasil tersebut hingga pekan ke-22 sudah mencetak 16 gol dan kemungkinan jumlah gol akan bertambah. Masih ada 13 pertandingan yang dilakoni Maung Bandung di sisa musim 2022/2023.

Sergio pun bicara soal potensi rekornya tersusul pada tahun ini. Menurutnya memang DDS merupakan juru gedor yang komplit dan punya naluri gol tinggi. “Menurut saya David da Silva pemain hebat, lebih hebat dari saya. Dan kalau lihat skill dia dan kemampuannya untuk cetak gol sangat komplit sekali,” kata SVD ketika diwawancara di Stadion Siliwangi, Rabu (8/2).

Dia pun menyebut andai David bisa menyusulnya, justru Sergio ikut berbahagia. Karena dengan ketajaman sang mesin gol tentu akan memberikan dampak yang positif bagi klub. Bahkan pemain naturalisasi ini berharap David da Silva bisa menjadi pemain paling moncer di sejarah klub.

“Menurut saya itu tidak apa-apa dan saya senang Persib mempunyai pemain hebat dan mudah-mudahan dia bisa terus mencetak gol supaya menjadi top skorer sepanjang masa dari Persib,” terang striker yang dikenal dengan kaki kiri mematikan dan sundulan yang jitu ini.

Pria yang kini berkarir sebagai agen pemain itu pun menyebut kans Persib menjadi juara cukup besar. Sebab kualitas tim sudah mumpuni dengan memimpin klasemen sementara. Tim asuhan Luis Milla juga mampu memetik kemenangan menghadapi sesama tim papan atas seperti Persija.

“Ya menurut saya itu bisa, Persib musim ini kalau lihat musim ini persaingan di papan atas, Persib yang paling kuat. Kalau melihat lawan Persija cukup kuat tapi kita lebih kuat dan minggu depan lawan PSM, itu menurut saya pertandingan yang penting,” tukasnya.

Lanjut Membaca
Advertisement

Advertisement

Komentar Bobotoh

Arsip

Trending