Connect with us

Berita Persib

Gol Persib Datang Terlalu Cepat Bagi Persipura

Published

on


Persipura Jayapura menelan kekalahan menyakitkan dari Persib Bandung dengan skor 0-3, dalam laga pekan ke-26 Liga 1, Jumat (18/2/2022) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Gol yang diciptakan Persib terlalu cepat bagi anak-anak asuhan pelatih Alfredo Vera, bagaimana Persib bisa mencuri gol pada menit-menit awal pertandingan.

Gol pertama Persib lahir lewat set piece Marc Klok menit ke-7’. Maung Bandung menggandakan keunggulan di awal babak kedua menit 46’, melalui tendangan Beckham Putra mengoyak gawang Fitrul Dwi Rustapa. Gol ketiga dibukukan kembalo Beckham juga lewat aksi ambisiusnya.

“Yang saya lihat mereka memanfaatkan momen yang dimana mereka bisa cetak gol di babak pertama dengan free kick, itu terlalu cepat, babak kedua baru masuk kena gol cepat juga. Walaupun kita cetak banyak peluang di babak kedua, bola tidak mau masuk,” kata Alfredo Vera seusai laga.

Ramai Rumakiek dan kolega sebenarnya bisa mengontrol permainan dan menciptakan banyak peluang. Tercatat ada sembilan shoot on target yang dilepaskan pemain-pemain Persipura ke gawang Persib, namun tidak ada satu pun berbuah gol. Kondisi itu yang membuat pemain Jayapura sedikit frustasi.

“Ya mungkin fokus kita hilang di pertandingan. Persib tadi main agresif juga, kita tidak beruntung juga karena banyak peluang tidak ada gol, itu buat pemain frustasi. Kalau mungkin bola masuk di babak pertama pertandingan bisa berubah,” menurut Alfredo Vera.

Kekalahan tersebut membuat Persipura masih tertahan di zona degradasi. Alfredo Vera masih percaya timnya bisa berbuat banyak di sisa sembilan laga—termasuk partai tunda—meraih hasil maksimal dan keluar dari zona merah.

“Kita harus tetap percaya, masih sisa sembilan pertandingan apapun masih bisa terjadi. Untuk saya datang di posisi seperti ini kita bisa keluar dengan sembilan pertandingan ini kita bisa dapatkan berapa banyak poin yang kita perlukan,” ungkap pelatih asal Argentina gini.

Advertisement
2 Comments

2 Comments

  1. Mang Ewok

    19/02/2022 at 08:50

    Alhamdulillah persib meunang ka team papan tengah ka handap mah
    Hidup persib!!
    nitip ulah degradasi

  2. Dudung

    19/02/2022 at 09:03

    bek kanan ripuh…musim hareup ma balanja bek kanan lah. kiri ma alus aya ardi jeung zalnando backup

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Persib Serahkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Avatar photo

Published

on


Persib Bandung melalui program Sauyunan menyerahkan bantuan untuk korban gempa di Cianjur. Seperti yang diketahui, Cianjur sempat dilanda gempa berkekuatan magnitudo 5,6 pada Senin (21/11) lalu. Musibah ini menewaskan ratusan korban jiwa dan banyak warga yang mengungsi.

Guna meringankan beban penyintas gempa, Persib Bandung menyalurkan bantuan berupa kebutuhan sehari-hari. Turut hadir juga dua perwakilan pemain yaitu Robi Darwis dan Kakang Rudianto yang merupakan pemain asal Cianjur. Dua pemain ini merupakan pemain yang baru gabung pemusatan latihan timnas U-20 di Spanyol dan Turki.

Bantuan dari Persib ini diserahkan pada korban gempa di Lapangan Jagakarsa, Warungkondang, Jumat (2/12) pagi. Kakang dan Robi menyampaikan rasa bela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini. Apalagi ini terjadi di kota tempat mereka lahir dan tumbuh.

“Sebagai warga Cianjur, saya sangat merasakan kesedihan dan duka atas musibah ini. Saya berdoa, kita semua bisa segera melewati masa sulit ini,” terang Kakang Rudianto ketika diwawancara saat acara penyerahan bantuan untuk korban gempa.

Bantuan yang diberikan Persib juga diharapkan oleh Teddy Tjahjono bisa bermanfaat bagi para korban bencana gempa ini. Dia mendoakan agar kondisi di Cianjur bisa kembali pulih seperti semula. Karena saat ini masih banyak yang tinggal di pengungsian lantaran tempat tinggalnya rusak.

“Persib turut berduka atas musibah yang terjadi. Semoga Cianjur bisa segera bangkit dan kehidupan pulih seperti sedia kala,” kata pria yang menjabat sebagai Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) tersebut.

Selain itu, hadir pula maskot Persib, Prabu yang dalam kesempatan ini bertugas menghibur anak-anak korban dari gempa yang sangat merusak. Selain program trauma healing, ada juga fun activity serta bermain sepakbola bersama antara pemain Persib dan anak-anak.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Meski Kondisi Bugar, Henhen Merasa Cukup Kewalahan

Avatar photo

Published

on


Kondisi fisik pemain Persib Bandung terjaga dengan serangkaian program pelatih Luis Milla selama Kompetisi Liga 1 2022-2023 terhenti. Wing back Persib Bandung Henhen Herdiana mengakui kebugarannya cukup prima untuk melahap semua menu latihan dari pelatih.

Kendati begitu Henhen merasa punya tekanan berbeda ketika menjalani sebuah pertandingan. Kondisi tersebut yang belum teruji sepenuhnya. Meski kondisi Henhen saat ini bugar terkadang ia bisa keteteran jika dihadapkan pada pertandingan apalagi dengan tingkat intensitas tinggi.

“Kalau kondisi fisik mungkin bisa terjaga. Tapi enggak tahu kalau buat nanti dipakai bermain karena kan berbeda, ada tekanan mental, harus adaptasi lagi. Mudah-mudahan tidak menjadi alasan,” ungkap Henhen.

Henhen tak menyangkal jika laga uji coba melawan Persikabo 1973 pada Minggu (27/11/2022) kemarin cukup membuatnya ngos-ngosan. Henhen masuk pada menit ke-60’ pada laga tersebut menggantikan Frets Butuan. Dari sana ia mengambil pelajaran, masih perlu adaptasi lagi menyesuaikan diri dengan atmosfer pertandingan.

“Kemarin rasanya berat, Henhen merasanya berat, kaya harus beradaptasi lagi. Mudah-mudahan liga bisa cepat bergulir lagi,” terang pemain yang mengenakan nomor punggung 12 ini.

Itulah bergunanya pertandingan uji coba, ia bisa mengetahui apa kekurangan diri sendiri dan secara tim. “Dengan adanya game internal sama uji coba pastinya sangat-sangat membantu bagaimana progres kita ketika berlatih, bagaimana progres tim dalam membangun kekompakan,” papar Henhen.

Ia berharap Liga 1 2022-2023 yang baru berjalan 11 pekan bisa berlanjut dengan apapun sistemnya. Sudah terlalu lama kompetisi terhenti Henhen harap bisa bergulir secepatnya. “Harapannya yang terbaik dan para penanggung jawab mudah-mudahan ada titik temu. Idealnya ya secepat mungkin,” sebut Henhen.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Pandangan Komisaris Persib Soal Liga 1 Dilanjutkan dengan Sistem Bubble

Avatar photo

Published

on


Sudah dua bulan Kompetisi Liga 1 2022-2023 terhenti sejak 2 Oktober lalu akibat dampak insiden Kanjuruhan. Angin segar kelanjutan liga muncul akan kembali kick-off 2 Desember, namun kemungkinan urung setelah rapat koordinasi antara PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB), dan Polri beberapa waktu lalu tak menemukan kata sepakat.

Komisaris Persib Umuh Muchtar sudah memprediksi lanjutan Liga 1 2022-2023 akan sulit terlaksana selama Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI belum digelar. KLB sendiri baru bisa akan dilaksanakan pada Februari 2023 sesuai arahan dari FIFA.

“Apa kata saya benar saya sudah pernah ngomong tidak akan, karena belum jelas walau sudah dijadwalkan saya sudah ngomong belum kondusif. Makanya sekarang lebih baik KLB dulu setelah KLB baru dibentuk lagi yang jelas,” tanggap Umuh.

PSSI dan PT LIB merancang pertandingan lanjutan Liga 1 2022-2023 dilaksanakan dengan sistem bubble terpusat di Jawa Tengah tanpa penonton. Ada empat stadion ditunjuk, yakni Stadion Maguwoharjo Sleman, Stadion Jatidiri Semarang, Stadion Moch Soebroto Magelang, dan Stadion Sultan Agung Bantul. Umuh punya pandangan tersendiri akan rencana tersebut.

“Sekarang katanya tanpa penonton terpusat di satu tempat (bubble) sudah tidak bagus lebih baik selesaikan dulu jangan terburu-buru. Memang jadinya terlalu lama. Terlalu lama tapi kalau dipaksakan juga seperti ini,” opini Umuh.

Situasi penghentian liga diakui tak hanya merugikan Persib namun juga berdampak kepada seluruh klub. Ia berharap pihak berwenang tegas segera menyelesaikan kasus insiden Kanjuruhan yang memakan ratusan korban jiwa meninggal karena gas air mata yang dilontarkan aparat kepolisian.

“Semua rugi bukan hanya Persib semua terpukul dengan kejadian seperti ini. Sudah terlalu lama (kasus berlarut-larut),” sebut Umuh.

Lanjut Membaca

Trending