Connect with us

Berita Persib

Gaya Main Lawan yang Banyak Menunda Dikeluhkan David

Published

on


Sosok wasit Fariq Hitaba menjadi sorotan ketika memimpin laga Persib dengan Bali United. Dia dinilai kerap salah mengambil keputusan, terutama ketika tidak memberi hadiah penalti untuk Persib. Padahal bola jelas mengenai lengan dari pemain Bali United.

Selain itu dia juga terlalu mudah meniup peluit sehingga jalannya pertandingan banyak terhenti. Tapi David da Silva tidak mau banyak menyalahkan sang pengadil pada laga ini. Menurutnya memang sudah menjadi gaya bermain Bali United yang gemar menunda permainan dengan mengulur waktu.

“Mengenai wasit, apa yang bisa saya katakan, memang Bali memperagakan permainan mereka. Mereka banyak menunda, mereka seolah tidak ingin bermain. Tapi kami sudah tahu bagaimana Bali bermain, pertemuan terakhir kami di musim lalu, mereka sudah bermain seperti ini,” ujar dia ketika diwawancara.

“Dan kami sudah tahu bahwa jika Bali mencetak gol lebih dulu, mereka selalu mencoba untuk menunda permainan dan pemainnya terjatuh. Jadi kini justru kami yang harus lebih siap untuk itu, dan bukan hanya bicara mengenai wasit,” lanjutnya.

Menurutnya yang perlu dilakukan adalah bagaimana Persib terus berbenah. Seperti berusaha untuk tidak kebobolan lebih dulu dari Bali United agar tim lawan terus bermain tanpa banyak mengulur waktu. Menurutnya itu lebih bagus dilakukan ketimbang terus mengeluh soal wasit.

“Kami masih harus berjuang pada musim ini dan ini bukan (pertandingan) terakhir. Jadi kami akan berusaha untuk berbenah dan berpikir mengenai tim sendiri. Itu tentunya lebih baik, tetap fokus dan biarkan wasit melaksanakan tugasnya,” tukasnya.

Advertisement
9 Comments

9 Comments

  1. Kusdari

    13/06/2022 at 21:43

    Bali United tidak fair play, tidak sportif,
    TIDAK MENGHARGAI PANITIA PENYELENGGARA, DAN TIDAK MENGHARGAI PENONTON,
    Penonton smp rela menonton langsung hujan2an, smp menjelang tengah malam pula, dengan tujuan mendapatkan suguhan pertandingan sbg hiburan, namun yang didapat adalah akting, drama, aksi emosional, ulur2 waktu.

    TIdak pantas bali united main di afc mewakili indonesia.
    Khusus utk Spasojevic, sikap dan kelakuan anda sgt2 provokatif, sgt2 emosional, STY sudah sgt benar tidak memanggil pemain seperti Anda, krn Anda akan memberi contoh buruk untuk pemain muda lain di timnas.

    Juga utk Leonard, Pacheco dan Eber Besa, sikap kalian sgt2 mengotori pertandingan.

    Pantas Ciro Alves bilang bahwa “Bali united not want to play”
    Shame to Bali United

  2. KADU PROFESIONAL

    13/06/2022 at 22:00

    matak timnas na ge butut, da ligana na ge masih kieu keadaanya

  3. KADU PROFESIONAL

    13/06/2022 at 22:19

    te

  4. buitenzorg_14 Bogor

    14/06/2022 at 09:08

    Bali teu sportif,teu fair play maena,
    kade yeuh ka Bobotoh oge ulah nepi ka anarkis ulah ngalakukeun anu di larang matak ngarugikeun tim..kasempatan bandung jd tuan rumah.

  5. bim

    14/06/2022 at 09:24

    Sakali deui aya FLARE mendingan tong aya penonton sakalian daripada ngarugiken wasit jeng ngeraken mah, lain mere contoh nu sportif mah.

    • Mang Dudung

      14/06/2022 at 17:32

      Ada pemain asli persib di timnas? 🤣🤣🤭🤭

  6. bim

    14/06/2022 at 09:25

    Maksudna ngarugiken PERSIB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Tanggapan Frets Diberi Peran Baru Sebagai Wing Back

Avatar photo

Published

on


Peran baru diberikan Luis Milla pada Frets Butuan dengan bermain lebih ke belakang. Sang pemain berposisi asli sebagai winger dan karakternya lebih menyerang. Tetapi belakangan dia ditempatkan sebagai wing back kanan pada formasi 3-4-3.

Frets bermain di posisi tersebut ketika bermain melawan Persikabo 1973 dalam laga uji coba. Berikutnya dia juga kembali mengisi pos tersebut saat menggantikan Henhen Herdiana di laga kontra Persik. Frets mengatakan bahwa dirinya sempat kaget dan canggung bermain di wing back. Tapi belakangan dia sudah merasa nyaman karena semakin terbiasa.

“Pertama bagi saya awalnya memang cukup kaget di posisi belakang. Tapi pada intinya sama saja di posisi bertahan dan intinya itu di bagian sayap itu ga sulit untuk saat ini karena sudah dua bulan saya berlatih, kita bekerja keras,” ujar Frets dalam jumpa pers jelang laga, Jumat (9/12).

Pemain asal Ternate ini memang bisa dikatakan merupakan pemain versatile karena mampu mengisi banyak posisi di lapangan. Pernah juga dia ditempatkan sebagai gelandang tengah oleh Luis Milla di game internal. Menurutnya yang terpenting adalah memahami sistem bermain yang diterapkan oleh pelatih.

“Beberapa posisi dicoba, di full back kanan, gelandang, intinya kami pemain itu harus memahami sistem pelatih, makanya kami cepat mengerti. Pertandingan kemarin saya sangat bergairah di posisi yang itu dan saya akan terus berlanjut semangat bermain posisi full back kanan,” ujar Frets memungkasi.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Motivasi Tinggi Diusung Frets Guna Lanjutkan Tren Positif

Avatar photo

Published

on


Motivasi tinggi diusung pemain Persib untuk menghadapi laga lanjutan Liga 1 2022/2023 pekan ke-13. Tiga angka yang didapat ketika menekuk Persik 3-0 dikatakan Frets Butuan mendongkrak mentalitas pemain. Tekad memelihara tren positif pun jadi misi ketika bertemu Persebaya.

Sebelumnya Maung Bandung dengan dalam laju yang mulus, karena meraih empat kemenangan beruntun. Yang terbaru, Persik Kediri dilumat tiga gol tanpa balas di lanjutan kompetisi yang sempat terhenti dua bulan. Kemenangan di laga itu jadi bekal Frets dan kawan-kawan untuk kembali menampilkan performa menawan.

“Selamat siang, kami pemain tentunya sangat siap karena pemain punya motivasi tinggi. Karena kemarin kita baru selesai bertanding dan kita sukses memenangkan, dan itu modal utama buat kami jelang pertandingan berikutnya,” ujar Frets saat menghadiri jumpa pers jelang laga, Jumat (9/12) di Stadion Jatidiri.

Memang jarak waktu antar pertandingan begitu padat dan sebenarnya tidak ideal untuk pemulihan stamina. Tetapi Frets menegaskan pemain Persib disiplin dalam mengatur waktu. Seperti memanfaatkan betul waktu yang dimiliki dengan beristirahat dan memulihkan energi mereka.

“Tentunya dengan seperti yang pelatih sampaikan, kita mempunyai jarak bertanding yang sangat pendek, tapi kami semua pemain juga memaksimalkan waktu istirahat. Untuk pertandingan berikutnya, kami Persib sangat siap untuk bertanding besok dengan semangat yang tinggi,” tukasnya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Kemungkinan Persib Terapkan Rotasi Saat Hadapi Persebaya

Avatar photo

Published

on


Kebijakan rotasi mungkin dilakukan Luis Milla saat Maung Bandung tampil besok. Sebelumnya ada dua pemain, Abdul Aziz dan Teja Paku Alam yang ditarik keluar lapangan usai mendapat perawatan dari tim medis. Meski mereka disebut tidak mengalami cedera, tapi kemungkinan akan disimpan oleh sang pelatih.

Pelatih kepala Maung Bandung ini menyebut bahwa timnya mempunyai kedalaman tim yang mumpuni. Ketika ada pemain yang kondisinya tidak prima, mereka akan diistirahatkan lebih dulu. Menurutnya yang menjadi prioritas untuk turun berlaga adalah pemain yang dalam kondisi seratus persen.

“Tidak ada masalah. Kami masih memiliki beberapa pemain lainnya jika ada pemain yang tidak bisa tampil. Ketika terjadi masalah ketika ada pemain cedera, atau kondisi pemain itu tidak seratus persen maka kemungkinan tidak akan bermain,” ujar Luis Milla dalam jumpa pers jelang laga.

Apalagi saat ini situasinya liga dimainkan dalam sistem bubble dan jadwal yang berlaku begitu padat. Jeda antar laga sangat pendek dan tentunya tidak ideal bagi pemain melakukan recovery. Ketika ada pemain yang staminanya belum pulih, maka Milla bisa saja memainkan pemain yang lain.

“Kami berbicara dengan setiap pemain dan bertanya apakah mereka kelelahan atau tidak pasca pertandingan menghadapi Kediri. Karena kami hanya memiliki waktu tiga hari untuk recovery dan kemungkinan ada perubahan untuk laga ini,” tandas pria yang pernah membela Barcelona dan Real Madrid tersebut.

Lanjut Membaca

Trending