Connect with us

Berita Persib

Farshad Pahami Kekecewaan Suporter Karena Kalah dari Rival

Published

on


Kekalahan dari Persija Jakarta di final Piala Menpora 2021 menjadi peristiwa yang menyesakkan bagi suporter Persib. Farshad Noor mengatakan, dia memahami kekecewaan tersebut karena ini laga penuh gengsi. Tapi dirinya juga tidak bisa banyak membantu karena secara kondisi jauh dari kata ideal.

“Iya bagi saya, saya paham perasaan dari fans. Tapi bagi saya, bisa ditanyakan pada seseorang yang tidak bermain sepakbola 1,5 tahun (itu menyulitkan). Saya tidak bermain di level profesional 1,5 tahun karena corona dan keputusan saya pergi ke Dubai,” ujarnya ketika diwawancara.

Sejak berpisah dari klub asal Siprus, Nea Salamis, dirinya absen cukup lama. Lalu tiba tawaran bergabung dengan Maung Bandung yang akan bermain di Piala Menpora 2021. Akhirnya dia bersedia bergabung, namun tidak banyak waktu bagi dia untuk memulihkan kondisi dan sentuhannya.

Dia bahkan datang di turnamen yang sudah berjalan sehingga sulit mengimbangi pemain lain. “Saya mendapat tawaran bagus dari Persib lalu saya datang. Memang saya diberi waktu untuk mengembalikan performa tapi waktunya terlalu singkat dari yang diharapkan,” lanjutnya.

Dampak dari kekalahan dari tim rival pun dirasakan oleh Farshad. Bahkan dia juga dianggap jadi kambing hitam atas catatan minor tersebut karena dinilai tidak bisa membantu klub. Gelandang jebolan akademi PSV Eindhoven itu paham dengan apa yang dialami suporter.

“Tidak. Untuk suporter tentu mereka boleh saja marah. Sebagai contoh, jika saya menyaksikan Real Madrid karena saya sebagai fans, saya tidak tahu situasi yang sedang terjadi dengan pemain. Tapi rekan setim, tim pelatih dan orang lain di klub mereka tahu dan seharusnya mereka melindungimu,” jelasnya.

“Saya tidak tahu, saya terkejut tapi tidak marah atau sedih. Ini justru menjadi motivasi bagi saya membuktikan bahwa mereka salah. Soal bagaimana mereka membandingkan saya. itu bagus, saya belajar dari itu dan saya masuk ke tim nasional,” tukasnya.

Advertisement
2 Comments

2 Comments

  1. oray tapa

    08/05/2021 at 16:02

    Emang goreng…

  2. Herman

    09/05/2021 at 12:34

    Loba alesan ah, sarua we pamaen lokal ge teu maraen salila corona mah, nu jelas olah bola jeung fisik na ge lemah pisan silaing jang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Persib Punya Waktu Lima Hari untuk Siapkan Laga Kontra Bali United

Avatar photo

Published

on


Euforia kemenangan melawan PSS Sleman segera harus disudahi. Persib Bandung akan menghadapi laga tandang lebih sulit melawan tim juara bertahan Bali United dalam pertandingan pekan ke-23 Liga 1 2022/2023, Jumat (10/2/2023) mendatang.

Luis Milla menaruh respek kepada Bali United yang ditukangi pelatih berpengalaman Stefano Cugurra. Tim arahan Luis Milla punya waktu lima hari untuk mempersiapkan skuadnya. Persib dibayangi rekor buruk menghadapi Bali United, mereka belum pernah menang sejak 2017.

“Saya menaruh hormat kepada Bali karena mereka tim yang bagus. Ada banyak pemain yang berkualitas dan memiliki pelatih dengan level yang tinggi dan sudah bekerja di Indonesia dalam waktu yang lama,” respek Milla.

Menurut pelatih 56 tahun ini laga Bali United vs Persib adalah laga layaknya final, dua kubu kekuatan yang punya level permainan yang setara di Liga 1 2022/2023. Dari sisi pemain, pelatih, dan posisi keduanya di klasemen yang tidak begitu jauh.

“Menurut saya, bagi tim kami laga ini seolah pertandingan final dan kami punya waktu lima hari untuk melakukan persiapan menghadapi Bali. Menurut saya, kami akan bertanding dengan tim yang punya level yang setara, ada di level teratas baik itu dari sisi pelatih dan pemain,” paparnya.

“Sekarang dalam situasi seperti ini, kami menaruh respek pada mereka dan terus bekerja dengan gaya yang kami miliki dan memikirkan konsep untuk terus berbenah menghadapi laga berikutnya,” tandasnya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

DDS Segera Alihkan Fokus ke Laga Melawan Bali United

Avatar photo

Published

on


Usai mengatasi perlawanan PSS Sleman dengan kemenangan, kini giliran Bali United menanti Persib Bandung di depan. Lawan yang tangguh dan punya kekuatan selevel dengan tim arahan Luis Milla di Liga 1 2022-2023. Laga Persib melawan Bali United akan digelar Jumat (10/2/2023) dalam pekan ke-23.

Penyerang Persib David da Silva tahu situasinya, Persib sedang percaya diri usai tak terkalahkan di 14 pertandingan terakhir. DDS akan mengalihkan fokus menuju laga penting di depan guna meraih enam kemenangan beruntun.

“Ya ini tentunya sangat bagus. Tapi tetap harus memikirkan laga demi laga. Kini kami harus menghadapi Bali dan kami melihat ke depan untuk bisa mendapatkan tiga poin lagi,” kata DDS.

Bali United merupakan juara bertahan, adalah favorit juara musim ini. Namun kini mereka tercecer di posisi enam klasemen berjarak 10 poin dengan Persib di puncak klasemen. Serdadu Tridatu tengah berusaha bangkit dan naik peringkat.

“Memang kami tahu ini akan sulit untuk bisa memenangkan pertandingan. Kami harus bisa meraih tiga poin lagi untuk tetap menjaga jalan menuju gelar juara, karena jika mau menjadi juara kami harus selalu memikirkan kemenangan di setiap pertandingannya,” papar DDS.

Penyerang asal Brasil itu ingin terus menjaga momentum tetap berada di posisi puncak klasemen. Ia akan bersiap menuju laga Jumat nanti. “Jadi kami akan bersiap dan kami juga percaya diri, semua pemain akan melakukan persiapan dan kami menatap ke depan” tukasnya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Insiden di Tribun Selatan Laga Persib vs PSS, Teddy Tjahjono Minta Maaf

Avatar photo

Published

on


Kemenangan Persib Bandung dari PSS Sleman pada Minggu (5/2/2023) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) diwarnai gesekan antara suporter Persib dan suporter PSS di tribun Selatan. Entah bagaimana gesekan bisa terjadi namun dari pantauannya, kedua tim saling ejek, hingga terjadi aksi saling lempar. Steward yang bertugas pergi melerai.

Dari gesekan tersebut dilaporkan seorang suporter PSS dan Bobotoh terluka. Namun setelah mendapatkan perawatan medis, keduanya diizinkan pulang. Direktur Persib Teddy Tjahjono ikut menyayangkan kejadian tersebut dan memohon maaf kepada seluruh pihak terutama suporter PSS Sleman yang kurang mendapatkan perlakuan semestinya.

“Atas nama Persib, kami menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak, termasuk teman-teman dari Sleman yang diperlakukan tidak semestinya selama di dalam dan di luar stadion,” kata Teddy.

Kejadian tersebut amat disesalkan terlebih disaksikan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Zainudin Amali. Akibat ulah oknum kelompok suporter yang tidak bertanggung jawab itu, bisa membuat Persib cukup kesulitan mendapat izin pertandingan dengan dihadiri penonton. Jelas perlakuan segelintir Bobotoh ini bisa merugikan klub dan suporter lainnya yang telah turut menjaga iklim kondusif.

Teddy berkomitmen kedepannya untuk meningkatkan koordinasi, komunikasi dengan beberapa pihak, berkaitan dengan keamanan, ketertiban, keselamatan dan kenyamanan dalam pelaksanaan pertandingan kandang Maung Bandung.

“Sesuai komitmen, kami akan akan terus memperbaiki penyelenggaraan pertandingan kandang, terutama dari sisi keamanan, keselamatan dan kenyamanan,” ujar Teddy.

Lanjut Membaca
Advertisement

Advertisement

Komentar Bobotoh

Arsip

Trending