Connect with us

Berita Persib

Emral Menyayangkan Persib Gagal Menang

Avatar photo

Published

on

foto-persib-bandung-vs-ayeyawady-di-myanmar-2015-KONATE-SIM_2678Tuan rumah Ayeyawady United harus berbagi poin dengan tim tamu mereka Persib Bandung dalam ajang AFC Cup Grup H, Rabu (11/3) di Stadion Youth Training Centre Yangon. Gol brilian dari Atep membawa Persib unggul terlebih dahulu di babak pertama. Tim asuhan Marjan Sekulovski berbicara di babak kedua, menurunnya tensi permainan Maung Bandung dimanfaatkan Edison Fonseka (striker Ayeyawady) untuk menyamakan kedudukan lewat tendangan jarak jauhnya menit 58.

Kendati mendapatkan satu poin, Emral Abus sangat menyayangkan akan hasil yang didapat. Permainan terbuka yang ditunjukkan Maung Bandung sepanjang babak pertama hingga bisa unggul lebih dulu harusnya bisa dipertahankan di babak kedua. Kesalahan karena telat menutup ruang Edison Fonseca akhirnya pemain 32 tahun tersebut berhasil menjebol gawang I Made Wirawan.

“Terima kasih, pertadingan tadi sebenarnya berjalan bagus, kita bisa menang seandainya tidak berbuat kesalahan. Tadi pemain kita bernomor 24 (Hariono) melakukan kesalahan dan bisa dimanfaatkan oleh Fonseca,” keluh Emral pasca pertandingan kepada wartawan termasuk wartawan Simamaung.

Cuaca panas matahari yang terik mentereng menyinari lapangan, membuat para pemain cepat kelelahan. Pertandingan pun diwarnai water break di setiap babak. “Menurut saya cuaca disini sangat berbeda dengan di Bandung dan itu jadi masalah. Kita menjadi sulit melakukan passing cepat karena panas,” tambah Emral mengomentari cuaca.

Pelatih pemiik lisensi A AFC ini juga menambahkan perbedaan jauh cuaca di Bandung dan Yangon sanat diperhatikan timnya. Hingga menyebabkan Ate pcs mengalami kelelahan di babak kedua dan kecolongan. “Memang sore ini cuaca sangat panas, dan saya sangat memahami tim. Di babak kedua tim kami kelelahan. Disini suhunya mencapai 37 derajat, kalau di Bandung masih di bawah 30. Pemain kami sangat kelelahan,” pungkas Emral.

Advertisement
7 Comments

7 Comments

  1. DR 4 W

    11/03/2015 at 19:40

    Point 1 Ge Lumayan Mang Abus ….. asal Ulah Eleh We , Wajar ari Cuaca panas mah

  2. yedi aripin

    11/03/2015 at 19:45

    Sebenarnya tadi kesalahan pelatih tdk sgera mengganti hariono, krn dia sdh kelelahan tercatat tiga kali membuat kesalahan yg cukup fatal untung pemain lawan tdk bagus.dan kebiasaan persib kalau ada diatas angin mainnya tdk serieus.

  3. santang

    11/03/2015 at 19:56

    Tantan kurang bagus Ridwan tak banyak mendapat bola…..kayanya Uda Emral kurang jeli. Tapi Alhamdulilah mulih nyandak poin henteu keupat nuhun Sib

  4. agun

    11/03/2015 at 20:07

    Mestinya Persib bisa belajar dari Pertarungan sebelumnya di Vietnam. Di Vietnam kelelahan dan kedinginan katanya? Sekarang di Yangon kepanasan. Kalau tahu bakal main di iklim panas, ya.. disiapkan sejak di tanah air bro. Latihan di daerah yg lebih panas bl perlu, supaya lbh siap pas pertarungan sesungguhnya… Betul… 3x..?

  5. kacung

    11/03/2015 at 21:58

    nu pasti mah kudu evaluasi,, kamari oge maen kandang tetep kacolongan gol.. konsentrasi pamaen leuwih ditingkatkeun..

  6. Ubed

    12/03/2015 at 08:37

    susah atuh da ari cuaca di jadikeun alasan mah sarua weh jeung nyalahkeun Alloh, permainan persib mengalami penurunan …geus weh titik.. da hal eta mah wajar permainan turun naek mah ..saya ge salaku bobotoh narima rek eleh, seri atawa menang ngan sok ulah nyalahkeun cuaca..lah..pamali

  7. Far_hay

    12/03/2015 at 14:42

    Atuh lamun nyalahkeun cuaca wae mah sok atuh menta ka AFC geus weh kabeh pertandingnan teh rek home atawa away kabeh di Jalak…(di Bandung)… Meunang eleh mah biasa, ngan kumaha carana bisa ngatasi factor non teknis, siga cuaca,penonton,kelelahan,mental pemain, makanan jeung sajabana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Kewaspadaan PSS Sleman Kepada Skuad Luis Milla

Avatar photo

Published

on


PSS Sleman berpikir realistis menghadapi Persib Bandung dalam pertandingan pekan ke-22 Liga 1 2022/2023. Laskar Sembada hanya membidik hasil imbang melawan Maung Bandung di hadapan Bobotoh, Minggu (5/2/2023) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Guna menahan imbang Persib di kandangnya, perlu untuk PSS menghentikan dua mesin gol Persib yang sedang onfire, David da Silva dan Ciro Alves. DDS sudah mencetak 16 gol saat ini menjadi top skor sementara Liga 1, sementara Ciro sudah mencetak tujuh gol.

Namun Seto Nurdiantoro pelatih PSS berpikir, tak hanya dua pemain itu yang berbahaya, semua lini di Persib dihuni oleh pemain-pemain berkualitas. Beckham Putra, Ezra Walian, Ricky Kambuaya, Febri Hariyadi bisa mengancam dark sektor second line.

“Sebenarnya bukan hanya lini depannya saja dari Persib, saya pikir dari semuanya lini belakang, lini tengah, maupun lini depan kinerjanya sangat luar biasa, intinya saling support. Di situ punya striker, sayap-sayap yang luar biasa,” sebut Seto.

Guna mengantisipasi itu semua, Seto akan menginstruksikan pemainnya untuk disiplin dan penuh konsentrasi selama 90 menit. Setiap lini punya tanggung jawab satu sama lain untuk menghentikan setiap pergerakan bahaya dari para pemain Persib.

“Intinya konsentrasi jangan lengah karena saya pikir pergerakan-pergerakan semua lini di Persib dinamis sekali. Saya pikir bukan hanya lini depan karena ini permainan tim, kami harus lebih fokus dari memulai penyerangan, jadi untuk antisipasinya fokus kami di setiap pemain, di setiap lini mempunyai tanggung jawab, keinginan untuk bola tidak sampai mengalir ke depan,” paparnya.

“Harapannya seperti itu, memang Persib punya kualitas cara bermain yang jauh di atas kami, dari sisi pemain yang merata, kedalaman tim yang bagus, dengan pelatih yang mumpuni. Ini sangat terbalik dengan kami, tapi kami mempunyai impian bahwa setiap pertandingan punya peluang yang sama,” imbuh Seto.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Imbauan Umuh Muchtar untuk Bobotoh Setelah Dapat Izin di GBLA

Avatar photo

Published

on


Persib Bandung akhirnya menjamu PSS Sleman di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Laga digelar Minggu (5/2/2023) sore dengan kehadiran Bobotoh, kick off akan dilaksanakan pukul 15.00 WIB. Hal itu dipastikan setelah manajemen Persib mendapat lampu hijau memakai lagi GBLA Sabtu (4/2/2023).

Panpel Persib menyediakan 20 ribu tiket untuk dijual dengan mekanisme online, tiket pun diketahui sudah full booked. Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat Umuh Muchtar mengimbau Bobotoh turut menjaga kondusifitas selama jalannya pertandingan.

Panpel Persib sudah berusaha sejauh ini demi mendapatkan restu memakai GBLA dengan kehadiran penonton. Jangan sampai aksi segelintir orang mencoreng nama baik klub dan Bobotoh.

“Ya saya mengimbau kepada Bobotoh, kita sudah dapat izin bisa ditonton, dan mohon maaf kalau yang tidak punya tiket, jangan memaksakan datang ke GBLA, karena pengamanan berlapis, ring 3, ring 2, ring 1, ring 3 saja sudah terdeteksi tidak boleh masuk ke ring 2 apalagi masuk ring 1,” imbau Umuh.

“Kepada bobotoh yang tidak dapat tiket jangan memaksakan datang karena capek, jauh jauh datang tapi tidak bisa nonton, nonton di rumah masing-masing saja, bisa sama sama nonton bareng. Saya yakin Bobotoh selalu mendukung dan Bobotoh sudah dewasa,” paparnya.

Sebelumnya Persib harus berhenti memakai GBLA karena stadion tersebut akan dipersiapkan untuk digunakan sebagai venue alternatif pertandingan Piala Dunia U-20 2023 Mei mendatang. Stadion di Bekasi dan Bogor tak begitu bersahabat terkait izin.

Persib sempat akan memakai Stadion Siliwangi Bandung dengan rumput sintetis. Meski stadion tersebut dinyatakan lolos assessment, namun GBLA menjadi prioritas dan kabar baik pun datang H-1 jelang laga.

“Saya bersyukur karena dapat perizinan dari PUPR juga Menpora yang berperan untuk memberikan izin untuk Persib bisa main di GBLA, mudah-mudahan kedepannya juga seterusnya di laga putaran kedua ini bisa di GBLA, kita doakan semuanya,” harap Umuh.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Motivasi David da Silva Pelihara Tren Kemenangan

Avatar photo

Published

on


Tiga poin dibidik David da Silva ketika Persib menjamu PSS Sleman. Menurutnya kemenangan harus terus didapat oleh tim Maung Bandung untuk tetap berada jalur juara. Sebagai tumpuan di barisan depan, striker asal Brasil tersebut bertekad tampil dengan segenap kemampuannya.

“Seperti yang tadi pelatih sampaikan, ini menjadi laga yang sangat penting untuk terus melaju di jalur juara. Saya harap bisa menampilkan yang terbaik untuk membantu tim ini untuk meraih tiga poin dan memenangkan laga,” ujar David dalam jumpa pers jelang laga, Sabtu (3/2).

Kondisi tim yang sedang on fire, karena tidak menelan kekalahan di 13 laga terakhir. Kepercayaan diri pemain kian terangkat dan semua pemain pun disiplin mendengar perintah pelatih. Menurutnya itu menjadi modal menjaga tren positif dan mengudeta lagi pucuk klasemen.

“Sekarang situasinya sedang sangat bagus, semua pemain selaku berusaha membuat pelatih senang ketika latihan, mereka selalu fokus dan berusaha menangkap instruksi apa yang pelatih inginkan untuk terus menjaga performa tim ini,” ujarnya.

Dia juga bersyukur karena Persib bisa kembali tampil di Stadion GBLA dan dihadiri penonton untuk pertandingan besok. Dengan bermain di kandang sendiri dan didukung penuh oleh Bobotoh, motivasi pemain tentunya terangkat. Maka dari itu, kemenangan tentu tidak boleh lepas dari cengkraman Maung Bandung.

“Kami ingin membuat senang Bobotoh dengan menampilkan segenap kemampuan terbaik untuk seluruh suporter kami. Kami juga tentu saja merasa senang karena Bobotoh bisa kembali datang untuk membantu kami memberikan dukungan,” tutup pemain berusia 33 tahun ini.

Lanjut Membaca
Advertisement

Advertisement

Komentar Bobotoh

Arsip

Trending