Dukung Timnas HWC, Ferdinand Sumbang Barang Untuk Dilelang

Ferdinand Sinaga adalah salah satu pemain Persib Bandung yang mempunyai concern terhadap tim nasional street soccer indonesia untuk ajang Homeless World Cup. Bentuk dukungannya berupa menyumbang beberapa barang bekas pakai yang akan dilelang oleh RUmah Cemara, national organizer HWC di Indonesia. Ferdinand pun akan mengajak rekan-rekannya di tim Persib untuk turut menyumbangkan barang demi membantu dana pemberangkatan tim HWC Indonesia ke Santiago, Chile, pada Oktober mendatang. “Mungkin saya ada satu-dua barang untuk dilelang Rumah Cemara. Untuk siapa saja juga saya mengajak untuk menyumbangkan barang bekas yang masih bisa dipakai atau sumbangan dana. Saya juga mau mengajak mereka (pemain Persib) untuk menyumbang berupa barang atau apalah, yang penting ikhlas. Kalau dari saya mungkin bisa berupa sepatu bola atau jersey. Yang penting barang saya bisa dilelang untuk mereka (Timnas HWC Indonesia),” kata Ferdinand saat ditemui di Mess Persib. Hingga saat ini Rumah Cemara masih kekurangan dana untuk bisa memberangkatkan tim ke HWC 2014. Dari kebutuhan dana sekitar Rp 900 juta, Rumah Cemara baru memperoleh dana sekitar Rp 230 juta dari sponsor, antara lain Pertamina EP, Bank Jabar Banten, Export, serta donatur pribadi. Belum ada bantuan dari pemerintah maupun induk organisasi terkait. Sebagai upaya mendapatkan tambahan dana, Rumah Cemara melakukan beberapa kegiatan. Diantaranya adalah lelang dan garage sale. Siapapun bisa menyumbangkan barang bekas yang masih mempunyai nilai pakai. Hasil penjualan tersebut akan dialokasikan untuk biaya pemberangkatan timnas HWC ke Chile. “Saya baca beritanya (mengenai timnas HWC Indonesia) dan dengar dari mereka (Rumah Cemara) langsung. Saya senang juga dengan prestasi yang begitu bagus, dengan semangat yang luar biasa karena mereka inikan pengguna atau mantan pengguna narkoba, orang yang HIV/AIDS dan masyarakat miskin yang ingin perubahan dalam hidupnya. Sebenarnya mereka kurang dibantu (pemerintah) pun mereka memberikan prestasi, apalagi kalau dibantu,” paparnya. Dari 3 kali keikutsertaannya di HWC, Indonesia menorehkan prestasi cukup membanggakan. Tahun 2011, Indonesia keluar sebagai peringkat 6 dunia, tim pendatang baru terbaik dan pemain terbaik. Tahun 2012, Indonesia menduduki peringkat 4 dunia dan menyabet gelar pelatih terbaik. Terakhir, tahun lalu tim “Merah Putih” finis di posisi 8. “Dan saya dengar Indonesia di HWC-nya itu termasuk tim yang diunggulkan. Siapa tahu dengan adanya ini, ada yang mau ikut menyumbang dana,” tandasnya. Rumah Cemara membuka pintu bagi siapa saja yang berniat menyumbangkan barangnya. Paling lambat penyerahan barang dilakukan pada 31 Agustus di Rumah Cemara Jalan Geger kalong Girang No 52 Bandung.