Connect with us

Berita Persib

Ditahan Imbang Persela, Persib Gagal Salip Arema FC di Papan Atas

Published

on


Persib Bandung gagal memanfaatkan terpelesetnya pemuncak klasemen Arema FC. Persela Lamongan cukup membuat Persib kesulitan di laga pekan ke-27 Liga 1, Jumat (25/2/2022) malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Maung Bandung harus tertinggal lebih dulu sebelum pada akhirnya mampu menyamakan angka 1-1. Hasil imbang pada akhirnya harus diterima penggawa Persib, mereka gagal menyalip posisi Arema FC di papan atas klasemen.

Babak I
Kehilangan tiga pemain karena akumulasi kartu, buat pelatih Persib Robert Alberts menurunkan starting eleven berbeda menghadapi Persela Lamongan. Ketidakhadiran Victor Igbonefo dan Marc Klok, coba ditambal Achmad Jufriyanto dan Dedi Kusnandar. Di lini depan, David da Silva jadi ujung tombak, tanpa kehadiran Bruno Cantanhede.

Persib membangun serangan dari sektor pertahanan, umpan kaki ke kaki diperagakan walau hujan mengguyur lapangan. Kehadiran Supardi di bek kanan yang sering melakukan over lapping menambah jumlah pemain saat Persib menyerang. Sementara Persela memperagakan permainan menunggu dan melancarkan serangan balik.

Menit 11 Radianyah mengancam lewat tendangan percobaan luar kotak penalti, tipis dipinggir gawang Teja Paku Alam. Menit 14, crossing terarah Supardi diteruskan David da Silva dengan sundulan yang bisa diantisipasi penjaga gawang Persela Dwi Kuswanto.

Persela cukup solid di sektor bertahan dengan banyak menumpuk pemain di berbagai area. Menit 21 Persela mendapat momentum dari kesabaran, umpan direct kepada Aljaberi diterima dengan baik, menusuk ia ke kotak penalti, Aljaberi melepas tendangan yang beruntung sentuhannya kepada bola tak sempurna, gawang Persib masih aman.

Dedi Kusnandar menyontek bola di dalam kotak penalti meneruskan umpan datar Rashid dari sayap kiri, polesan Dedi masih tepat dipelukan penjaga gawang Dwi Kuswanto. Persib yang mampu mendominasi serangan rupanya meninggalkan ruang kosong di pertahanan, satu lagi tendangan berbahaya Radiansyah membahayakan gawang Teja.

Jelang babak pertama bubaran, Malik Risaldi melakukan pergerakkan berbahaya di dalam kotak penalti, menerima bola dari Aljaberi, dari sudut sempit tendangan Risaldi terarah, diblok Teja Paku Alam. Skor 0-0 bertahan pada paruh pertama.

Babak II
Tak banyak berkontribusi, Esteban Vizcarra baru mendapatkan peluangnya menit 48. Punya ruang terbuka di depan kotak penalti, Vizcarra melepas tendangan keras yang masih melayang di atas gawang. Menit 51 double save Teja Paku Alam menahan gempuran dari sundulan Aljaberi dan tendangan Malik Risaldi.

Aljaberi jadi pemain yang buat pertahanan Persib kelimpungan, sundulannya memanfaatkan umpan silang buat fans Persib menghela nafas menit 52. Apa yang tidak diinginkan Persib terjadi juga, gol Persela lahir melalui skrimit di depan gawang Persib, bola liar tanpa ampun ditendang Radiansyah dengan keras menghujam gawang Teja.

Tertinggal 0-1, Robert langsung meresponnya dengan mengganti dua pemain sayap Febri dan Vizcarra diganti Zalnando dan Frets Butuan. Skuat Maung Bandung cukup bernafsu menyamakan angka, akan tetapi Persela belum berhenti mengancam gawang Persib, menit 58 dua peluang emas tercipta untuk Persela yang buat Teja jatuh bangun menggagalkan usaha tim Laskar Joko Tingkir.

Zalnando menyontek bola saat gawang Persela kosong ditinggal Dwi Kuswanto, sayang usahanya masih digagalkan Valentino Telaubun. Menit 63 Persib menekan habis lawang dengan masuknya Erwin Ramdani mengganti Ezra Walian. Ancaman Mohammed Rashid dari tendangan bebas masih gagal ditepis keluar Dwi Kus.

Gol penyama angka akhirnya tercipta menit 66, tendangan pojok Zalnando berhasil diselesaikan David da Silva dengan tendangan first time kaki kiri menghujam gawang Persela, skor 1-1. Baru samakan angka, pertahanan Persib keropos, area kanan pertahanan dieksploitasi Radiansyah, beruntung tendangannya melebar di sisi kiri gawang Persib.

Menit 75 umpan kunci David da Silva disontek Frets Butuan di kotak penalti, lagi-lagi Valentino Telaubun memblokade arah bola. Persib tak berhenti mencari gol kemenangan, tekanan demi tekanan dilancarkan di sisa waktu, namun Persib kewalahan dengan skema parkir bus Persela, sampai akhir pertandingan, Persib harus puas dengan hasol imbang 1-1.

Advertisement
37 Comments

37 Comments

  1. Boloho

    25/02/2022 at 23:28

    Ci Febri keur beuger mereun…beuki melehoy

    • KADU PROFESIONAL

      25/02/2022 at 23:32

      febri sedang memakai kacamata kudanya, ku harap dia segera melepaskanya..

  2. KADU PROFESIONAL

    25/02/2022 at 23:31

    wahai menejemen apakah ini masih wort it ? kok tidak di sada ? sepi…

  3. Mang Ewok

    26/02/2022 at 00:54

    urang mah da geus teu berharap juara..
    Harapan urang mah Rene Out

  4. Hendi

    26/02/2022 at 02:49

    Klock bilang sisa pertandingan adalah final bagi Persib, tapi coach Robert seperti anggap enteng Persela semalam. Hasilnya bisa kita ketahui bersama

    • Incuna maung

      26/02/2022 at 03:00

      Karunya pemain semangat hayang juara tapi pelatih na hare hare.

    • Ohim

      26/02/2022 at 05:47

      Masalahna aya di si rene

  5. Tirto buad

    26/02/2022 at 04:12

    Kapasitas rene hanya sampai di situ dulu juga waktu nanganin psm udh di posisi puncak malah anjlok gagal juara, nah sekarang malah di rekrut persib ya jangan aneh, ganti pelatih dan ganti banyak pemain, udah gak usah berharap juara berharap main cantik aja dah bersukur.

  6. dyan keiller

    26/02/2022 at 04:35

    Judulna bukan ditahan Persela tapi Hampir Kalah dan nyaris kehilangan poin

  7. Ros Adisasmita

    26/02/2022 at 05:43

    Anu peuting pamaeh SUPARDI. Gul jeung ancaman anu bahaya datangna ti daerah Supardi.

  8. Acuy

    26/02/2022 at 06:10

    Mental pemain bukan mental juara tiapa kali harus memenangkan pertandingan malah draw terus,rotasi pemain juga tidak tepat waktunya pemain yang mlehoy malah duluan main

  9. Erwin

    26/02/2022 at 12:47

    Kang Febri…coba belajar seperti David Beckham,tidak banyak gocek tapi perbanyak umpan crossing, insyaallah permainan Persib semakin indah

  10. dedi

    26/02/2022 at 14:13

    sok gereget lljo persib babak 1 , hyg na mah viscara, febry , supardi digantikrn di menit 20 , ambeh karasa yen 3 pemaen eta tehhh gorenggg , pelatigh na asa te reaksi di anteppp , ya tingali we hasillna , sangsi na obet ulahhh di gajiii wehhh pa tedy …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Persib Serahkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Avatar photo

Published

on


Persib Bandung melalui program Sauyunan menyerahkan bantuan untuk korban gempa di Cianjur. Seperti yang diketahui, Cianjur sempat dilanda gempa berkekuatan magnitudo 5,6 pada Senin (21/11) lalu. Musibah ini menewaskan ratusan korban jiwa dan banyak warga yang mengungsi.

Guna meringankan beban penyintas gempa, Persib Bandung menyalurkan bantuan berupa kebutuhan sehari-hari. Turut hadir juga dua perwakilan pemain yaitu Robi Darwis dan Kakang Rudianto yang merupakan pemain asal Cianjur. Dua pemain ini merupakan pemain yang baru gabung pemusatan latihan timnas U-20 di Spanyol dan Turki.

Bantuan dari Persib ini diserahkan pada korban gempa di Lapangan Jagakarsa, Warungkondang, Jumat (2/12) pagi. Kakang dan Robi menyampaikan rasa bela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini. Apalagi ini terjadi di kota tempat mereka lahir dan tumbuh.

“Sebagai warga Cianjur, saya sangat merasakan kesedihan dan duka atas musibah ini. Saya berdoa, kita semua bisa segera melewati masa sulit ini,” terang Kakang Rudianto ketika diwawancara saat acara penyerahan bantuan untuk korban gempa.

Bantuan yang diberikan Persib juga diharapkan oleh Teddy Tjahjono bisa bermanfaat bagi para korban bencana gempa ini. Dia mendoakan agar kondisi di Cianjur bisa kembali pulih seperti semula. Karena saat ini masih banyak yang tinggal di pengungsian lantaran tempat tinggalnya rusak.

“Persib turut berduka atas musibah yang terjadi. Semoga Cianjur bisa segera bangkit dan kehidupan pulih seperti sedia kala,” kata pria yang menjabat sebagai Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) tersebut.

Selain itu, hadir pula maskot Persib, Prabu yang dalam kesempatan ini bertugas menghibur anak-anak korban dari gempa yang sangat merusak. Selain program trauma healing, ada juga fun activity serta bermain sepakbola bersama antara pemain Persib dan anak-anak.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Meski Kondisi Bugar, Henhen Merasa Cukup Kewalahan

Avatar photo

Published

on


Kondisi fisik pemain Persib Bandung terjaga dengan serangkaian program pelatih Luis Milla selama Kompetisi Liga 1 2022-2023 terhenti. Wing back Persib Bandung Henhen Herdiana mengakui kebugarannya cukup prima untuk melahap semua menu latihan dari pelatih.

Kendati begitu Henhen merasa punya tekanan berbeda ketika menjalani sebuah pertandingan. Kondisi tersebut yang belum teruji sepenuhnya. Meski kondisi Henhen saat ini bugar terkadang ia bisa keteteran jika dihadapkan pada pertandingan apalagi dengan tingkat intensitas tinggi.

“Kalau kondisi fisik mungkin bisa terjaga. Tapi enggak tahu kalau buat nanti dipakai bermain karena kan berbeda, ada tekanan mental, harus adaptasi lagi. Mudah-mudahan tidak menjadi alasan,” ungkap Henhen.

Henhen tak menyangkal jika laga uji coba melawan Persikabo 1973 pada Minggu (27/11/2022) kemarin cukup membuatnya ngos-ngosan. Henhen masuk pada menit ke-60’ pada laga tersebut menggantikan Frets Butuan. Dari sana ia mengambil pelajaran, masih perlu adaptasi lagi menyesuaikan diri dengan atmosfer pertandingan.

“Kemarin rasanya berat, Henhen merasanya berat, kaya harus beradaptasi lagi. Mudah-mudahan liga bisa cepat bergulir lagi,” terang pemain yang mengenakan nomor punggung 12 ini.

Itulah bergunanya pertandingan uji coba, ia bisa mengetahui apa kekurangan diri sendiri dan secara tim. “Dengan adanya game internal sama uji coba pastinya sangat-sangat membantu bagaimana progres kita ketika berlatih, bagaimana progres tim dalam membangun kekompakan,” papar Henhen.

Ia berharap Liga 1 2022-2023 yang baru berjalan 11 pekan bisa berlanjut dengan apapun sistemnya. Sudah terlalu lama kompetisi terhenti Henhen harap bisa bergulir secepatnya. “Harapannya yang terbaik dan para penanggung jawab mudah-mudahan ada titik temu. Idealnya ya secepat mungkin,” sebut Henhen.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Pandangan Komisaris Persib Soal Liga 1 Dilanjutkan dengan Sistem Bubble

Avatar photo

Published

on


Sudah dua bulan Kompetisi Liga 1 2022-2023 terhenti sejak 2 Oktober lalu akibat dampak insiden Kanjuruhan. Angin segar kelanjutan liga muncul akan kembali kick-off 2 Desember, namun kemungkinan urung setelah rapat koordinasi antara PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB), dan Polri beberapa waktu lalu tak menemukan kata sepakat.

Komisaris Persib Umuh Muchtar sudah memprediksi lanjutan Liga 1 2022-2023 akan sulit terlaksana selama Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI belum digelar. KLB sendiri baru bisa akan dilaksanakan pada Februari 2023 sesuai arahan dari FIFA.

“Apa kata saya benar saya sudah pernah ngomong tidak akan, karena belum jelas walau sudah dijadwalkan saya sudah ngomong belum kondusif. Makanya sekarang lebih baik KLB dulu setelah KLB baru dibentuk lagi yang jelas,” tanggap Umuh.

PSSI dan PT LIB merancang pertandingan lanjutan Liga 1 2022-2023 dilaksanakan dengan sistem bubble terpusat di Jawa Tengah tanpa penonton. Ada empat stadion ditunjuk, yakni Stadion Maguwoharjo Sleman, Stadion Jatidiri Semarang, Stadion Moch Soebroto Magelang, dan Stadion Sultan Agung Bantul. Umuh punya pandangan tersendiri akan rencana tersebut.

“Sekarang katanya tanpa penonton terpusat di satu tempat (bubble) sudah tidak bagus lebih baik selesaikan dulu jangan terburu-buru. Memang jadinya terlalu lama. Terlalu lama tapi kalau dipaksakan juga seperti ini,” opini Umuh.

Situasi penghentian liga diakui tak hanya merugikan Persib namun juga berdampak kepada seluruh klub. Ia berharap pihak berwenang tegas segera menyelesaikan kasus insiden Kanjuruhan yang memakan ratusan korban jiwa meninggal karena gas air mata yang dilontarkan aparat kepolisian.

“Semua rugi bukan hanya Persib semua terpukul dengan kejadian seperti ini. Sudah terlalu lama (kasus berlarut-larut),” sebut Umuh.

Lanjut Membaca

Trending