Connect with us

Berita Persib

Ditahan Imbang Bali, Robert Puas dengan Kinerja Pemain

Published

on


Hasil imbang diterima Persib di laga perdana mereka dalam ajang Piala Menpora 2021. Menghadapi Bali United, kinerja Frets Butuan dan kawan-kawan hanya mampu mendapatkan satu poin saja atas Bali United. Robert Rene Alberts mengatakan dia tetap memberi kredit poin atas performa anak asuhnya.

Menurutnya apa yang ditampilkan sudah menunjukkan hal yang positif. Karena menurutnya secara persiapan, waktu selama kurang dari tiga pekan tidak ideal. Apalagi sebelumnya tim lama tidak berlatih dan absen berlaga selama satu tahun di laga kompetiti karena pandemi covid-19.

“Saya pikir untuk laga pertama usai berlatih sekitar dua pekan, pemain sudah melakukan tugasnya dengan baik, dan setelah satu tahun tidak bermain,” terang pelatih kepala Maung Bandung ini dalam jumpa pers usai laga, Rabu (24/3).

Menurutnya, secara permainan timnya pantas untuk merebut satu poin dan tidak keluar dari stadion dengan tangan hampa. Karena Persib mempunyai beberapa peluang terbuka yang sudah seharusnya berbuah gol. Pun demikian bagi Bali United yang sama-sama beberapa kali mengancam gawang I Made Wirawan.

“Kami pantas mendapatkan hasil imbang, secara keseluruhan selama 90 menit kami punya kesempatan yang bagus, begitu pula tim lawan. Jadi jika melihat hasil, saya rasa bagus untuk laga pertama,” ujar pria berkebangsaan Belanda ini.

Robert sendiri menegaskan di pertandingan ini tak melihat hasil akhir sebagai acuan penilaian timnya. Dirinya lebih melihat bagaimana kerja keras pemain selama di lapangan, kembali beraksi usai satu tahun puasa bermain. Menurutnya apa yang ditunjukkan pemain sudah bisa membuatnya tersenyum.

“Tetapi saya tidak melihat hasil akhir tapi lebih melihat cara pemain bersikap, bisa bermain selama 90 menit dengan intensitas yang tinggi, bagaimana melakukan kombinasi dan bagaimana bekerja sebagai tim. Saya lebih melihat hal itu ketimbang hasil akhir dan secara keseluruhan saya merasa puas,” tukasnya.

Advertisement
5 Comments

5 Comments

  1. Richi

    24/03/2021 at 22:52

    Komentar berkelas pelatih hebat……

  2. Taufiq

    25/03/2021 at 00:29

    Bener bener siip komentar na, ngadukung ka pemain mere semanget supaya leuwih maju deui.

  3. Adit

    25/03/2021 at 08:14

    Betul coach, tapi ada satu pr buat team menurut pandangan saya
    Tidak ada nya leader
    Supardi
    Hariono
    Belum ada pengganti yg sepadan mohon ada sosok pengganti nya coach
    Seperti kehilangan arah

  4. Hesa

    25/03/2021 at 09:27

    Satuju pisan Coach,
    Saya rasa jika Persib kalah pun pada pertandingan ini masih dirasa wajar bila mana melihat team yang baru saja terbentuk lagi selama 2 pekan setelah setahun persepakbolaan kita vacum akibat pandemi.
    Memang dlm pertandingan semalam ada beberapa yang memang harus diperbaiki namun overall hasil ini sangat memuaskan dan diluar dugaan setidaknya menurut pandangan saya sendiri, bukan pesimis kita kalah namun karena itu tadi salah satunya factor juara bertahan sang lawan serta mereka punya waktu berlatih lebih lama dari kita karena menyiapkan diri di Chamoion League Asia menjadikan mereka lebih unggul.

    ‘Bobotoh Batam’

  5. AJ

    25/03/2021 at 11:48

    Sumanget sampai akhir pertandingan nu teu berkurang ciri nu masih aya. Modal awal .. pertahankeun.. Respect ka lawan tetep kudu dijaga SIB. Meh maenna sumanget ..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Pandangan Komisaris Persib Soal Liga 1 Dilanjutkan dengan Sistem Bubble

Avatar photo

Published

on


Sudah dua bulan Kompetisi Liga 1 2022-2023 terhenti sejak 2 Oktober lalu akibat dampak insiden Kanjuruhan. Angin segar kelanjutan liga muncul akan kembali kick-off 2 Desember, namun kemungkinan urung setelah rapat koordinasi antara PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB), dan Polri beberapa waktu lalu tak menemukan kata sepakat.

Komisaris Persib Umuh Muchtar sudah memprediksi lanjutan Liga 1 2022-2023 akan sulit terlaksana selama Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI belum digelar. KLB sendiri baru bisa akan dilaksanakan pada Februari 2023 sesuai arahan dari FIFA.

“Apa kata saya benar saya sudah pernah ngomong tidak akan, karena belum jelas walau sudah dijadwalkan saya sudah ngomong belum kondusif. Makanya sekarang lebih baik KLB dulu setelah KLB baru dibentuk lagi yang jelas,” tanggap Umuh.

PSSI dan PT LIB merancang pertandingan lanjutan Liga 1 2022-2023 dilaksanakan dengan sistem bubble terpusat di Jawa Tengah tanpa penonton. Ada empat stadion ditunjuk, yakni Stadion Maguwoharjo Sleman, Stadion Jatidiri Semarang, Stadion Moch Soebroto Magelang, dan Stadion Sultan Agung Bantul. Umuh punya pandangan tersendiri akan rencana tersebut.

“Sekarang katanya tanpa penonton terpusat di satu tempat (bubble) sudah tidak bagus lebih baik selesaikan dulu jangan terburu-buru. Memang jadinya terlalu lama. Terlalu lama tapi kalau dipaksakan juga seperti ini,” opini Umuh.

Situasi penghentian liga diakui tak hanya merugikan Persib namun juga berdampak kepada seluruh klub. Ia berharap pihak berwenang tegas segera menyelesaikan kasus insiden Kanjuruhan yang memakan ratusan korban jiwa meninggal karena gas air mata yang dilontarkan aparat kepolisian.

“Semua rugi bukan hanya Persib semua terpukul dengan kejadian seperti ini. Sudah terlalu lama (kasus berlarut-larut),” sebut Umuh.

Lanjut Membaca

Berita Persib

TC Bareng Timnas di Luar Negeri, Robi Petik Pelajaran

Avatar photo

Published

on


Agenda pemusatan latihan dilakukan Robi Darwis bersama timnas U-20 selama sekitar dua bulan. Dua negara yaitu Turki dan Spanyol didatangi oleh gelandang Persib ini bersama Garuda Muda. Kegiatan ini berakhir pada akhir pekan lalu dan sang pemain kini sudah tiba di Indonesia.

Beragam agenda uji coba dilakoni Indonesia U-20 selama agenda pemusatan latihan ini. Hasil yang didapat skuat asuhan Shin Tae-yong juga beragam terutama saat menetap di Turki. Sedangkan ketika berada di Spanyol, hasil yang didapat kurang baik karena mencatatkan tiga kekalahan serta satu hasil imbang.

Robi Darwis pun mengatakan bahwa banyak pelajaran yang didapatkan dari pemusatan latihan kali ini. Terutama saat harus bertanding menghadapi lawan-lawan dengan kualitas dan postur tubuh yang lebih unggul. Meski kalah, tapi setidaknya ada hal positif yang bisa didapatnya.

“Tentunya pengalaman sangat berharga banget, karena kita ketemu lawan yang jauh levelnya dari kita. Tentunya kita mendapat pelajaran yang sangat berharga,” kata pemain jebolan Diklat Persib ini saat diwawancara oleh wartawan usai latihan di Stadion Sidolig, Kamis (1/12).

“Baik itu dari cara bermain, menghadapi situasi lawan-lawan yang lebih tinggi dari kita gimana. Sama mungkin pengalaman mereka memang lebih baik sih dan kita bisa mengambil pelajaran dari mereka,” lanjut pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan ini.

Agenda pemusatan latihan timnas U-20 sendiri dilakukan sebagai persiapan jelang Piala Dunia U-20 dan Piala Asia U-20 yang digelar tahun 2023. Namun ditanya soal agenda TC berikutnya, dia belum mendapat kabar kapan dikumpulkan lagi. “Untuk TC timnas berikutnya belum tahu,” tandas Robi.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Pemain Persib Kunjungi Korban Gempa di Cianjur Besok

Avatar photo

Published

on


Perwakilan pemain Persib akan mengunjungi korban gempa Cianjur, Jumat (2/12) besok. Salah satu pemain yang akan pergi adalah Robi Darwis yang juga merupakan pesepakbola asal Cianjur. Dia menyebut agenda tersebut akan dilakukan besok pagi sebelum tim menggelar agenda latihan.

“Iya ada kunjungan besok pagi, pergi dari sini subuh paling. Dan sorenya kan kita ada latihan lagi, jadi kemungkinan kita pulang pergi,” kata gelandang bertahan berusia 19 tahun tersebut saat diwawancara, Kamis (1/12) sore.

Kabupaten Cianjur dilanda gempa berkekuatan magnitudo 5,6 dan menewaskan lebih dari 200 korban jiwa. Selain itu ratusan orang mengalami luka-luka dan ribuan rumah pun hancur. Doa dan harapan pun dipanjatkan pemain yang juga gabung tim nasional U-20 tersebut.

“Tentunya berdoa semoga Cianjur bisa lekas membaik lagi dan yang ditinggalkan oleh keluarganya ditabahkan lagi, semoga Cianjur lebih kuat dan jauh lebih baik lagi dari sebelumnya,” terang pemain yang musim ini dipromosikan gabung tim senior Persib.

Sebagai pemain yang berasal dari Cianjur, dia menyebut rumahnya di sana baik-baik saja. Namun ada tetangganya yang cukup terdampak dari gempa ini. “Lumayan (jauh) sih tapi di sekitar rumah Robi juga ada yang kena juga sih. Tapi yang lebih parahnya di Cianjur kotanya,” tukasnya.

Lanjut Membaca

Trending