Connect with us

Berita Persib

Dejan Tak Mau Pikir Kekalahan Besar MU di Tandang

Avatar photo

Published

on

foto-persib-bandung-konpers-vs-madura-SIM_3453Laga tandang Madura United (MU) tercoreng di pekan ketiga kala ditumpas Sriwijaya FC dengan skor mencolok 5-0. Sejauh ini, kondisi itu adalah kekalahan paling besar yang dialami sebuah kontestan dalam ajang Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016.

Kendati begitu, Madura United sudah mulai bangkit karena mendapat bekal kemenangan 2-1 di kandang atas Pusamania Borneo FC (PBFC). Kini tim yang dibesut Gomes de Olivera bakal kembali melakukan partai tandang ke Bandung, melawan Persib.

Ada sebuah luka yang diderita Madura United. Hal itu yang semestinya bisa dimanfaatkan punggawa Persib. Pelatih Dejan Antonic yang melihat pula kekalahan besar Madura United berpendapat kedua kesebelasan dalam laga itu tak terlihat perbedaan kualitas soal permainan.

“Kalau hanya lihat hasil akhir, 5-0 itu jauh sekali tapi kalau lihat laga kedua tim tak jauh beda, bahkan Sriwijaya tak jauh lebih bagus. Tapi mungkin Sriwijaya lebih berpengalaman, punya banyak pemain berpengalaman,” beber Dejan dalam konferensi pers jelang laga, Jumat (27/5) di Grha Persib.

Berangkat dari alasan itu maka, Dejan tak mau memikirkan soal kekalahan mendalam Fabiano Beltrame dan kolega. Mereka dinilai tetap akan memberikan perlawanan sengit dan mengeluarkan tipikal permainan keras demi mencuri poin.

“Tapi Madura pasti mau curi poin, bisa main cepat dan keras. Kadang-kadang terlalu keras seperti saat Madura United lawan Arema dan PBFC,” ucap pelatih 47 tahun itu.

Dejan akan menginstruksikan supaya pemainnya bisa hati-hati dan konsentrasi penuh sepanjang laga. Hasil sempurna ingin segera dicapainya untuk tim. “Kami harus hati-hati. Tentu saja, saya menonton di mana mereka punya kualitas dan di mana mereka tak punya kualitas. Yang paling penting kami menang,” pungkasnya.

Advertisement
9 Comments

9 Comments

  1. Bobotoh Fanatik

    28/05/2016 at 11:27

    Justru kdu jadi motivasi .SFC bsa menang dgn skor telak knapa Persib jga harus bsa gitu..kn dah jelas maen tandang susah menang, paling draw wae!!!

  2. Kim Jeffrey Kurniawan KW 3

    28/05/2016 at 11:46

    Hayu Bapak Dejan urang buktikeun strategi Bapak teh alus,era mun sampe eleh teh komo Bapak boga lisensi UEFA Pro,tong ngera-ngerakeun Lisensi UEFA Pro nya Pak,UEFA Pro mah kudu loba Strategi na,kecuali mun menang nyogok tah boga Lisensi UEFA Pro na.

  3. Roni

    28/05/2016 at 18:14

    Nunggu dejan,kim,david laly,belencoso dipecat dan diganti

  4. rinduliga

    28/05/2016 at 20:31

    ganti we euy lah si dejan teh,eleh wae euy,kalah menang itu soal biasa, tapi ieu mah lain biasana persib jiga kieu, loba ngahuntu si dejan mah,eta si kim di paen keun wae sakitu na acleng aclengan jiga bankong budug th

  5. Moj

    28/05/2016 at 20:40

    Dejan, naha si kim di maenkeun terus, geus puguh persib suppley bola ka straiker kurang,strategi lisensi erofa masih eleh ku kang janur.hidup persib, kangeun ningali permainan peraib nu juara ISL

  6. SCTV

    28/05/2016 at 20:41

    Lini tengah AMBURADUL

  7. Ega Permana

    28/05/2016 at 21:03

    Emang teu mikit kebkalahan si Dejan tapi Mikir DRAW/SERI

    #Dejan Out !!!!

    Ngeus Cukup lah.

  8. Balad Dejan

    28/05/2016 at 22:13

    MAINKAN KIM TERUS, INSYAALAH PERSIB PERINGKAT 10 TAHUN INI, PALING MAKSIMAL JUGA PERINGKAT 6, TIDAK ADA PELATIH ASING YANG SUKSES MELATIH PERSIB #FAKTA

  9. mudin

    28/05/2016 at 22:21

    Ganti Dejan antonic, pekan depan,
    Sebelum terlambat,
    Pembelian Pemain Belencoso & Robertino Pembelian yang GAGAL,

    Pelatih kurang dekat secara personal ke semua pemain,
    Hanya pemain tertentu aja yg di anak emaskan, padahal belum beri prestasi ke persib,
    Cuma 2kali runner up turnamen,
    Jangan sok pinter Mr.Dejan,
    Ini Persib tim prestasi klasik dengan Dukungan Bobotoh Fanatik,

    Beri Kesempatan Sergio Vandic,
    Zulham zamrun, Febri Haryadi,
    Rahmad hidayat utk jadi starting 11 duluan,

    Saatnya Belencoso, Robertino, Davidlaly diistirahatkan dulu,
    Agar berfikir& berlatih keras utk masuk tim inti Persib yg harus terus menang dikandang….

    Sudah 3kandang tak raih point maksimal, maka 2pertandingan berikutnya harus menang,
    Baik kandang atau pun tandang,
    Utk ganti point kandang yang hilang,
    Jika GAGAL, maka, ma’af Mr.Dejan, Anda harus angkatkaki dari Persib Bandung, karena melatih tim ini bukan cuma prestise& gengsi,
    Tp PRESTASI…..

    Sayang sekali club besar sekaya persib dengan materi komplit tp pelatihnya minim strategi,
    Jangan cuma 1patron, 4231,
    Materi numpuk bisa lah sesekali 433 atau 442….

    Zulham bs dijadikan striker alternatif bersama Van Dic,
    442 bisa pakai striker Samsul arif dengan Tantan,
    Lalu sayapnya bisa change side (tukar kiri kanan) antara ATEP, FEBRI, ZULHAM & David Laly,

    ATEP bisa juga sesekali jd second striker atau Gelandang serang jika Robertino Memburuk,
    Utk Gelandang Jangkar,
    Taufik beri kesempatan topang gantiin kim jefrey atau Hariono.

    Jika Gagal menang di 2pertandingan selanjutnya,
    MR. dejan harus di pecat
    Karena tak bertangan dingin

Leave a Reply

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Ferdiansyah Berusaha Optimal di Latihan Persib

Avatar photo

Published

on


Ferdiansyah gelandang muda Persib Bandung berusaha optimal di latihan bersama tim arahan Luis Milla. Ia mengetahui dirinya dibutuhkan di tim mengingat Persib tengah kehilangan tiga pemain inti yakni Marc Klok, Rachmat Irianto, dan Ricky Kambuaya ke Timnas senior.

Ferdi berusaha untuk beradaptasi dengan pola pelatihan Milla dan berharap performanya dibutuhkan. Bekal kondisi fisik yang prima setelah mengikuti training center (TC) bersama Timnas U-19 Indonesia di Eropa membantu Ferdi beradaptasi.

“Bedanya kalau di sana (Shin Tae-yong) mainnya lebih ke fisik sama kecepatan, temponya tinggi. Kalau di sini (di Persib) temponya enggak terlalu tinggi, tapi banyak sentuhan mainnya kaki ke kaki,” papar Ferdiansyah.

Ferdiansyah bisa memaksimalkan waktu tersisa untuk fokus menatap pertandingan lanjutan Liga 1 2022-2023. Apalagi kompetisi telah diumumkan berlanjut pada 5 Desember.

Pemain kelahiran 15 Juli. 2003 ini akan coba percaya diri menunjukkan performa terbaik di latihan. “Saya percaya ke diri sendiri saja. Terus melihat sekarang pelatihnya (Luis Milla) ada harapan lah (dapat kesempatan),” tanggap Ferdi.

Lanjut Membaca

Berita Persib

TC Bersama Timnas U-20, Bantu Perkuat Mentalitas Ferdiansyah

Avatar photo

Published

on


Selain Kakang Rudianto dan Robi Darwis, Ferdiansyah juga petik pelajaran berharga selama menjalani training center (TC) bersam Timnas U-20 Indonesia arahan Shin Te-yong (STY) di Eropa. Berada di Turki dan Spanyol, Indonesia menjajal kekuatan beberapa negara, Turki, Moldova, hinga Prancis.

Serangkaian uji coba dirasakan Ferdiansyah dapat memberikan ujian untuknya dan rekan-rekan satu tim. Mentalitas bertanding dibentuk pelatih STY agar anak-anak asuhnya tak kenal takut menghadapi siapapun lawannya.

“Sebenarnya banyak sih tapi lebih ke mental, berlatih dan bertanding itu yang paling ditingkatkan sama pelatih Shin. Sebab kalau mental jelek tuh main kita juga pasti enggak pede enggak keluar kemampuannya,” papar Ferdiansyah.

Kini Ferdiansyah kembali ke skuat Persib arahan Luis Milla. Meski hanya mendapat jatah libur beberapa hari ia mengaku siap dengan apapun menu latihan dari Milla. Ferdi, Kakang, dan Robi diinstruksikan mengikuti pelatihan lebih cepat lantaran Kompetisi Liga 1 2022-2023 akan bergulir 5 Desember.

“Sebenarnya sih kemarin tuh asalnya dapat libur sampai Senin, tapi tiba-tiba disuruh gabung karena kabarnya kompetisi akan dimulai. Tapi tetap saja latihan dari pada lama hilang sentuhan,” ungkap Ferdi.

Kehadiran tiga penggawa Timnas U-20 dapat menambah kekuatan Persib Bandung. Mengingat tiga pemain inti Marc Klok, Ricky Kambuaya, dan Rachmat Irianto dipanggil timnas senior persiapan Piala AFF 2022.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Liga Kembali Digelar, Jufriyanto: Ini Harapan Pemain

Avatar photo

Published

on


Kompetisi Liga 1 2022/2023 rencananya kembali bergulir besok setelah terhenti selama dua bulan. Stoper Persib, Achmad Jufriyanto pun menyambut positif kabar tersebut. Karena menurutnya ini merupakan kabar yang sudah dinanti oleh insan sepakbola terutama dia sebagai pemain.

“Sangat senang lah, liga kembali bergulir adalah harapan semua pemain. Sebelumnya latihan tanpa kepastian kompetisi sangat menguras tenaga serta pikiran pemain, semoga liga berjalan lancar,” ujar Achmad Jufriyanto saat diwawancara, Minggu (4/12).

Lanjutan Liga 1 2022/2023 sendiri akan dimainkan dengan sistem bubble untuk sisa putaran pertama. Seluruh laga digelar terpusat di daerah Yogyakarta dan Jawa Tengah, tanpa penonton. Rencananya, laga pekan ke 12 hingga 17 akan diselenggarakan hingga akhir Desember 2022.

Tentunya para pemain pun dituntut agar memiliki kondisi fisik yang prima. Karena enam pertandingan akan dijajal dalam waktu sekitar tiga pekan saja. Jufriyanto menyebut tentunya tim pelatih sudah menyiapkan formula yang bisa mengatasi masalah kelelahan pemain.

“Pelatih pastinya sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal. Termasuk kondisi fisik pemain dan untuk persiapan recovery karena padatnya jadwal, mungkin akan dilihat perkembangannya nanti game by game,” tutur pria yang menjabat sebagai kapten kesebelasan tersebut.

Pria yang akrab disapa Jupe ini juga menagganpi gelaran liga dengan sistem bubble. Menurutnya memang ini bukan kondisi yang ideal karena tidak bisa bermain di kandang sendiri dan tidak didukung suporternya langsung. Tetapi dia juga memahami situasinya, apalagi di putaran kedua nanti liga kembali digelar secara normal.

“Tidak ideal sebenarnya sistem bubble, tapi kalau untuk sementara mungkin oke. Semoga ke depannya liga berjalan lancar dan kembali dengan sistem home away dengan (bisa disaksikan langsung) penonton,” kata pemain yang menjadi pahlawan Persib di final ISL 2014 ini.

Lanjut Membaca

Trending