Connect with us

Berita Persib

Debut Dua Striker Trial Dinilai Robert Tidak Maksimal

Published

on

Turnamen Asia Challenge 2020 menjadi awal pramusim Persib di masa persiapan jelang kompetisi bergulir. Misi memberi menit bermain untuk para pemain muda dan pelapis pun menjadi fokus Persib di ajang ini. Selain itu Maung Bandung juga menguji dua legiun asing yang diplot sebagai juru gedor tim.

Robert Rene Alberts pun memberikan komentar mengenai performa Wander Luiz dan Joel Vinicius di laga kontra Selangor. Mereka memang masih belum mampu membuat publik puas karena penampilan yang jauh dari harapan. Sang pelatih pun mengakui bahwa dalam laga itu mereka masih kerap salah pengertian.

“Tapi kami juga memantau permainan dua pemain depan asal Brasil, bagaimana mereka bisa menyatu dengan pemain yang lain dan hari ini mereka memang agak kurang saling memahami,” ujar pelatih asal Belanda ini dalam jumpa pers usai laga, Sabtu (18/1).

Wander dan Vinicius sama-sama menjadi kartu mati bagi Persib karena aliran serangan selalu buntu di mereka. Keduanya banyak kehilangan bola karena tidak begitu tangguh ketika ditekan lawan. Ketika melakukan passing pun mayoritas tidak menemui sasaran karena miskomunikasi.

Robert menyebut kerjasama kedua pemain seleksi itu dengan anak asuhnya yang lain memang buruk. Bahkan tidak ada percobaan yang berbahaya dari keduanya. “Terutama dalam kombinasi mereka saat menyerang, mereka belum terlalu terlibat dengan yang lain,” lanjutnya.

“Tentu saya juga masih memantau kedua pemain Brasil, mengenai performa dan kualitas mereka. Mereka bisa membenahi diri ketika di Vietnam, tapi liga Indonesia berbeda dan mereka harus lebih tajam lagi. Setidaknya mereka bisa mendapat beberapa moment positif hari ini,” tukasnya.

Advertisement
61 Comments

61 Comments

  1. Lord maung

    19/01/2020 at 14:47

    Saya mah tidak berharap banyak…Persib bisa berbuat banyak di ajang turnamen pra musim Asia Challenge 2020…, komposisi rata-rata pemain pelapis, pemain baru, pemain trial, pemain yang jarang diturunkan plus persiapan dan latihan pra musim yang masih bisa dihitung dengan jari ( belum lama ) versus tim yang sudah mapan, kebanyakan rata-rata pemain inti, dan persiapan yang sudah matang…bakalan kelihatan seperti apa hasil akhirnya ( mudah-mudahan pertandingan kedua permainan tim Persib sudah ada perubahan signifikan ke arah yang lebih baik ).
    Saya lebih setuju kalau hanya untuk menurunkan komposisi pemain pelapis, pemain baru, pemain trial, pemain yang jarang diturunkan untuk melihat kualitas dan kerjasama antar pemain…lebih baik bertanding hanya dengan klub lokal saja…baik itu tim-tim peserta liga 1 atau liga di bawahnya…toh nanti yang akan dihadapi tim Persib ke depannya dalam waktu dekat menghadapi kompetisi di Indonesia adalah tim-tim tersebut ( bukan tim-tim luar…yang jelas gaya bermain dan atmosfernya berbeda )…sekaligus juga dapat dirasakan oleh pemain baru dan pemain trial bagaimana kondisi dan atmosfer pertandingan sebenarnya di Indonesia.
    Mungkin…ini juga…mungkin belum ada agendanya untuk bertanding dengan klub lokal dalam waktu dekat…jadi diturunkan di ajang turnamen Asia Challenge 2020 ( tapi sayang membawa nama baik negara dan klub besar )…tapi ya sudahlah itu merupakan keputusan yang sudah diambil oleh manajemen dan pelatih yang mungkin punya pemikiran dan pertimbangan lain sebelum terjun di ajang turnamen tersebut.

    • Ceu Nahmah Persib

      19/01/2020 at 21:07

      Komentar nya mantap pisan
      Alus sigana si akang mun jadi pelatih persib

  2. Incuna maung

    20/01/2020 at 00:12

    Setuju kang, Komo Mun jadi minijimin mah di dukung lah.. teu siga minijimin NU ayeuna eleh menang teu paduli. Padahal mawa negara. Rekutan pemain lelet.. teu boga target juara pisan. Klub kaya Bobotoh pangreana. Tapi tiap taun PHP Jeung gigit jari ungkul.

  3. Bobotoh

    20/01/2020 at 07:40

    Luis OK vinicius NO

  4. bym

    20/01/2020 at 09:38

    Ceuk saya mah mendingan kontrak pemaen nu aya di indonesia geus katingali permaenanana, dibanding cari pemaen diluar lila deui adaptasina, geus we spaso cokot deui, mumpung can boga klub.

  5. bym

    20/01/2020 at 09:41

    kadang aneh ka pengurus persib, tiap tahun mun rek ngarengkut pemaen selalu lelet, jd mun geus beak kakara neangan pemaen. parah teu jd pengalaman, satungtung pengurus trs kitu teuing tah ke aya diklasemen kasabaraha.

  6. kamjuto

    20/01/2020 at 10:23

    Vinicius = Carlton Cole part 2

  7. oray

    20/01/2020 at 11:48

    pokona coret eta duo brazil titik

  8. Denis

    20/01/2020 at 17:38

    https://www.tribunnewswiki.com/2019/08/03/profil-pemain-persib-ezechiel-ndouassel

    Silahkan baca profil eze.

    saat awal masuk persib, hanya mampu mencetak 4 gol. Tetapi manajemen memberikan kesempatan pada musim berikutnya untuk beradaptasi dan membuktikan diri. Sehingga mampu menunjukkan jati diri sebagai penyerang jempolan.

    Eze sudah tidak minat di Persib. Sebaiknya relakan saja, dari pada bergabung setengah hati.

    Berikan perlakuan yang adil, agar kedua penyerang brazil tsb beradaptasi dan bisa membuktikan diri.
    Sebelum uji coba kemarin, kedua pemain tsb baru bergabung seminggu. Mana mungkin bisa mengejar chemistry dg pemain yg ada dalam waktu cepat.

    Semuanya Butuh proses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Fitrul Sebut Dua Kiper Idola di Piala Dunia 2022, Bagaimana Kiprahnya?

Avatar photo

Published

on


Piala Dunia 2022 menarik perhatian seluruh Fitrul Dwi Rustapa untuk memantau bagaimana kiprah kiper-kiper idola yang memberikan inspirasi. Ada dua penjaga gawang yang Fitrul amati selama gelaran Piala Dunia di Qatar kali ini. Adalah kiper Jerman dan kiper Argentina.

“Kiper-kiper (di Piala Dunia 2022) semuanya bagus. Saya suka kan Neuer kemarin, cuman Jerman enggak lolos. Kiper lain paling top kemarin tuh Emil Martinez (Argentina),” sebut Fitrul.

Manuel Neuer, penjaga gawang yang punya visi menjalankan sweeper keeper ini akhirnya gagal membawa lolos Timnas Jerman ke-16 besar Piala Dunia 2022. Jerman kalah agresivitas mencetak gol dari Spanyol di Grup E yang mengoleksi poin sama 4.

Neuer gagal clean sheet di tiga pertandingan fase penyisihan. Dijebol Jepang dua gol, Spanyol satu gol, dan dibobol Kosta Rika dua gol. Gagalnya Jerman pada gelaran Piala Dunia kali ini mengulangi kegagalan sebelumnya di Piala Dunia 2018.

Nama yang disebut Fitrul selanjutnya adalah Emiliano Martinez kiper Argentina. Gawangnya sempat dibobol Arab Saudi dua gol mengakibatkan kekalahan. Tim tango lalu bangkit, Emiliano berhasil mencatat clean sheet di partai menentukan kontra Meksiko dan Polandia.

Fitrul mengaku hanya antusias kepada pertandingan Argentina. Ia berharap tim jagoannya itu bisa melaju sampai final melawan Portugal hingga tercipta final Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo. Barangkali akan menjadi final yang akan selalu diingat seluruh pecinta sepak bola dunia di penghujung karier dua mega bintang tersebut di bumi ini.

“Cuman nonton Argentina saja. Yakin juara, di Final lawan Portugal. Soalnya setiap pemain lagi bagus bagusnya di timnya. Ditambah ada sosok leader mereka, Messi sama Ronaldo di Piala Dunia terakhir mereka, pasti mereka tambah motivasinya tinggi,” papar Fitrul.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Alasan Henhen Herdiana Dukung Prancis di Piala Dunia 2022

Avatar photo

Published

on


Henhen Herdiana mendukung Prancis di Piala Dunia 2022 Qatar. Bagi Henhen Prancis adalah salah satu negara unggulan yang berpeluang mempertahankan gelar juara tahun ini bersama pelatih yang juga membawa Les Blues juara di edisi Piala Dunia 2018 lalu, yakni Didier Deschamps.

Deschamps meregenerasi skuatnya menjadi lebih remaja meski nama-nama lama seperti Hugo Lloris, Antoine Griezmann, Olivier Giroud tetap ada di tim. Skuad muda Prancis dinilai Henhen jadi modal positif guna memenangkan gelar ke Piala Dunia ketiga kalinya.

“Dukung Prancis, karena dihuni pemain muda. Mungkin mereka juga ingin mempertahankan gelar juara yang sebelumnya mereka raih di tahun 2018 kan,” kata Henhen.

Brasil dan Spanyol diamati Henhen merupakan pesaing terberat Kylian Mbappe dkk untuk memenuhi ambisi juara. Prancis berhasil lolos Grup D Piala Dunia 2022 sebagai juara grup setelah menorehkan dua kemenangan beruntun melawan Australia (4-1), dan Denmark (2-1).

Sayang di pertandingan terakhir Grup D, Prancis menderita kekalahan dari Tunisia. Diwarnai gol Griezmann yang dianulir VAR pada menit-menit terakhir. “Sejauh ini yang saya lihat kaya Brasil bisa jadi kandidat. Spanyol juga,” sebut Henhen.

Pada fase 16 besar nanti, Prancis akan menghadapi negara Robert Lewandowski yakni Polandia. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Al Thumama, Minggu (4/12/2022) pukul 22.00 WIB.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Fitrul Legawa Jika Harus Bertanding Kembali ke Suasana Pandemi

Avatar photo

Published

on


Penjaga gawang Persib Bandung Fitrul Dwi Rustapa siap kembali menyongsong lanjutan Liga 1 2022-2023. PSSI dan operator PT Liga Indonesia Baru (LIB) merancang lanjutan kompetisi dengan sistem bubble terpusat di empat sampai lima stadion si Jawa Tengah, tanpa penonton.

Meski menyayangkan Persib ikut kena imbas dari insiden Kanjuruhan, Fitrul harus menerima jika Liga 1 2022-2023 diputar kembali seperti suasana pandemi Covid-19. Selama musim 2021-2022, Liga 1 diputar dengan situasi extraordinary, bubble to bubble tanpa kehadiran suporter di stadion.

“Kemarin kan sama waktu Covid, ya mungkin ini jalan terbaik meskipun ya banyak orang yang menyayangkan, tapi yang penting liga jalan dulu dan bertanding,“ tanggap Fitrul.

Penjaga gawang yang musim lalu memperkuat Persipura Jayapura ini, mengaku kondisi fisiknya terawat dengan baik berkat latihan yang terus digelar Luis Milla. Secara mental Fitrul siap jika diberikan kesempatan oleh pelatih dalam sebuah pertandingan nanti.

“Saya pribadi kondisinya di setiap kita latihan pastinya terus dijaga, kondisi saya baik, fisik, mental, meskipun kemarin liga tertunda dan Alhamdulillah ada kabar baik dan itu spiritnya semakin bertambah,” kabar Fitrul.

Persib sejauh ini sudah memainkan 10 pertandingan. Berhasil menang lima kali, imbang sekali, dan kalah empat kali. Maung Bandung sementara berada di posisi kedelapan dan tengah dalam tren positif tiga laga tak terkalahkan sebelum liga dihentikan.

Lanjut Membaca

Trending