Connect with us

Berita Persib

David da Silva Perkirakan Brasil Jumpa Argentina di Final

Avatar photo

Published

on


Tim nasional Brasil diyakini David da Silva akan mampu menjadi juara di gelaran Piala Dunia 2022. Memang bukan misi yang mudah untuk menjadi nomor satu dalam turnamen sepakbola terakbar tersebut. Tapi juru gedor Persib ini optimis negaranya bisa meraih trofi Piala Dunia keenam.

“Piala Dunia selalu sulit dan dalam level tertinggi di setiap pertandingannya, konsentasi harus tetap tinggi di setiap menit. Brasil selalu berada di atas dan berjuang untuk menjadi juara. Kami sudah menjadi juara lima kali,” ujar dia ketika diwawancara.

Menurutnya tim nasional Brasil punya potensi untuk jadi juara dengan komposisi pemain yang ada. Dari pos penjaga gawang hingga ujung tombak dihuni pemain-pemain top yang jadi tumpuan di klub-klub Eropa. Hal itu yang membuatnya begitu yakin Selecao akan menjadi juara.

Menurutnya jika konsistensi bisa terjaga di sepanjang turneman, gelar juara akan diraih lagi setelah terakhir terjadi para 2002 lalu. “Saya sangat percaya diri Brasil bisa menjadi juara di tahun ini. Konsistensi dari tim sangat penting dan kami merasakan itu,” tuturnya.

David da Silva juga memprediksi negara-negara kuat lain yang jadi unggulan akan bisa melangkah jauh. Selain tim nasional Brasil, ada beberapa negara yang menurut David bisa melaju ke semifinal. Mengenai prediksi siapa lawan Brasil di final, dia menebak Argentina.

“Saya yakin Brasil akan menjadi juara seperti yang di awal saya katakan. Menurut saya ada empat tim yang mungkin bisa melaju ke semifinal yaitu Argentina, Jerman, Prancis dan Inggris. Dan jika saya harus memilih (siapa yang bertemu Brasil di final) maka saya bertaruh Argentina,” tukasnya.

Advertisement
Mangga Komentar di Dieu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Nilai Lelang Jersey dan Doa Atep untuk Korban Gempa Cianjur

Avatar photo

Published

on


Jersey Atep yang dilelang melalui akun instagram @4tep sejak Jumat (25/11/2022) sampai dengan hari Minggu (27/11/2022) pukul 19.00 WIB telah laku. Jersey Persib Atep saat menjuarai Piala Presiden 2015 laku seharga Rp. 7.000.000,- kepada akun @irsanioservia asal Tasikmalaya.

Hal itu diumumkan lewat snapgram dari akun official instagram Atep. Hasil lelang jersey Atep tersebut akan disumbangkan seluruhnya kepada korban terdampak dari musibah gempa bumi Cianjur. Akun @irsanioservia juga mengunggah ucapan doanya.

“Semoga bermanfaat bagi korban bencana di Cianjur, Bismillah, Aamiin Ya Rabbal Aalamiin,” doa dari akun Irsanioservia lewat snapgramnya.

Atep juga turut prihatin atas korban bencana gempa bumi 5,6 M yang telah mengguncang Cianjur. Atep telah turun langsung ke wilayah terdampak. Masih ada daerah yang belum terjamah bantuan karena aksesnya yang sulit dilewati.

“Tentu sampai saat ini kondisinya belum sepenuhnya membaik. Kadang gempa susulan itu selalu ada dan ada beberapa daerah atau kampung yang belum menerima bantuan karena memang aksesnya tidak bisa dilewati oleh mobil jadi harus jalan kaki,” papar Atep.

Ia mendoakan semoga korban terdampak bisa diberi kesabaran, keikhlasan, dan harapannya Cianjur bisa kembali pulih dan bangkit. Masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan normal, Cianjur harus membaik.

“Tentunya kita mendoakan semoga diberi kesabaran semoga yang ditinggalkan sanak saudara diberikan keikhlasan. Harapannya Cianjur kembali pulih. Masyarakatnya bisa kembali beraktivitas secara normal dan tidak ada gempa susulan lagi,” doa Atep.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Djanur Bersyukur Timnya Dapat Ujian dari Persib

Avatar photo

Published

on


Persikabo 1973 mengakui keunggulan Persib Bandung, 3-1, dalam latih tanding di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Minggu (27/11/2022). Brace David da Silva dan gol Ciro Alves hanya bisa dibalas sekali oleh Tegar Infantrie. Pelatih Persikabo Djadjang Nurdjaman bersyukur mendapatkan ujian dari Persib. Baginya Persib adalah lawan sepadan.

“Bersyukur mendapatkan lawan yang sepadan, terima kasih untuk Persib Bandung yang mau uji coba dengan tim kami. Meski hasil akhir bukan milik kita, tapi setidaknya kami punya lawan uji coba yang sepadan,” tanggap mantan pelatih Persib yang berhasil mempersembahkan gelar juara 2014 ini.

Persikabo 1973 bermain di bawah perform. Umpan-umpan terobosan yang sebenarnya ingin dilihat Djadjang tak mampu dikeluarkan anak-anak asuhnya. Pola transisi pun kerap terlambat hingga Persib mampu membuahkan peluang lewat situasi counter attack, beberapa diantaranya berbuah gol.

“Saya tidak bisa men-judge pemain, tapi ya memang kami akui umpan-umpan terobosan yang kami sering dilakukan di latihan tidak muncul di pertandingan ini. Terus, transisi telat, sehingga ketika mendapat serangan balik, jadi gol,” papar pelatih yang biasa dipanggil Djanur ini.

Pertandingan tersebut benar jadi ujian bagi tim arahan Djanur jelang Liga 1 2022-2023 berlanjut. Ke depannya Persikabo juga tak akan diperkuat oleh Dimas Drajad, Andy Setyo, dan Syahrul Trisna yang dipanggil Timnas Indonesia.

“Secara keseluruhan, pemain kami tampil dengan motivasi baik, tapi memang ada beberapa pemain kami absen. Tapi, saya sendiri melihatnya masih ada waktu untuk melakukan evaluasi sebelum nanti kompetisi bergulir lagi,” tandas Djanur.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Jupe Ambil Manfaat dari Uji Coba Tim Selevel

Avatar photo

Published

on


Achmad Jufriyanto kapten Persib Bandung mengambil nilai positif dari laga uji coba selevel melawan Persikabo 1973, Minggu (27/11/2022) kemarin. Pertandingan bertajuk latih tanding itu mampu dimenangkan Persib dengan skor 3-1 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor.

Uji coba menurut pria yang karib disapa Jupe ini bisa mengukur sejauh mana tim bisa mengimplementasikan latihan ke pertandingan. Bagi pribadi Jupe ia tidak berpikir apakah ia bermain baik atau tidak, dirinya hanya berpikir apakah sudah memberikan kemampuan maksimal atau tidak.

“Ya itulah pentingnya uji coba, jadi mengukur sejauh mana hasil latihan. Bagi saya sebagai pemain, saya tidak bisa menilai diri saya bermain bagus atau enggak dan yang bisa saya lakukan adalah berpikir apakah di pertandingan saya memberikan yang terbaik dan maksimal,” imbuh Jupe.

Jupe bermain sejak menit pertama berduet dengan Nick Kuipers dan Daisuke Sato dalam formasi tiga bek sejajar. Ia bermain 90 menit, sempat merasakan bermain dengan Victor Igbonefo dan Eriyanto di garis pertahanan.

Pada lanjutan Liga 1 2022-2023, Jupe tampaknya akan diplot sebagai bek andalan Luis Milla ketika Rachmat Irianto absen. Rian absen karena membela Timnas Indonesia guna persiapan menghadapi Piala AFF 2022. Selain Rian, Marc Klok dan Ricky Kambuaya juga dipanggil tim arahan Shin Tae-yong.

“Penilaian baik buruk itu bukan bagian saya. Menurut saya yang harus saya pikirkan adalah apakah saya sudah berikan yang terbaik atau saya sudah lakukan yang maksimal,” tukas Jupe menandaskan.

Lanjut Membaca

Trending