Connect with us

Berita Persib

Cederanya Pulih, Made Siap Main

Published

on

Jika Sergio van Dijk dipastikan tidak bisa tampil melawan Mitra Kukar karena harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning, lain lagi dengan kiper utama Persib Bandung I Made Wirawan. Cedera yang dialami pemain asal Bali ini menunjukkan perkembangan positif dan membuka kemungkinannya untuk tampil pada pertandingan Sabtu (6/7) nanti di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang.

Made mengalami cedera ketika berusaha menjangkau bola tendangan pemain Persisam Samarinda, Osas Saha, Minggu (30/6) lalu. Otot bahu kirinya cedera karena terjadi penggunaan otot melebihi kapasitas maksimal.

Setelah melakukan beberapa kali terapi, cederanya membaik. “Perkembangan terbaru, kelihatannya Made sudah bisa diturunkan Sabtu nanti,” singkat coach Jajang Nurjaman saat dijumpai setelah memimpin tim latihan di Stadion Siliwangi, Kamis (4/7) pagi tadi.

Namun dokter tim Rafi Ghani masih akan terus memantau perkembangannya sampai besok. Baru kemudian dirinya memberikan rekomendasi kepada pelatih kepala apakah Made sudah bisa diturunkan atau tidak.

“Masih dilihat perkembangannya sampai besok. Hari ini Made masih menjalani terapi terakhir. Cederanya sendiri menunjukkan perkembangan yang baik,” kata Rafi.

Ditemui di tempat yang sama, Made sendiri sudah menyatakan kesiapannya untuk diturunkan dalam pertandingan melawan Mitra Kukar. “Sakitnya sih sudah berkurang. Sekarang kondisinya udah baik. Jadi saya siap main kalau besok dipercaya sama pelatih,” tegasnya.

Advertisement
13 Comments

13 Comments

  1. ajay

    04/07/2013 at 20:53

    paen keun atuh cecep….

  2. DJAJANG NURJAMAN

    04/07/2013 at 21:44

    Eh teu apaleun sicecep teh sok maen….maen facebookan di bangku cadangan..sabarnya cep

    • taher

      06/07/2013 at 12:06

      paenkeun tuh s cecep karunya jadi cadangan wae mah.mang djajang

  3. bobotoh1992

    04/07/2013 at 22:11

    Hayang ningali rizki bagja urg mah , jang masa depan tah, masa ga dimaainin wae

  4. Siti

    04/07/2013 at 22:17

    Hore to persib my name is siti, my mom love persib my mom always berdoa she love persib she look persib play at you tube she was like kit sergi my mom, sad sergio are the best forever she love persib. She berdoa untuk persib mudah mudahan persib jadi juara

  5. yulka endriarta

    04/07/2013 at 22:38

    Tonk dipaksalah….bisi ka gollann…neangan alasan deui…nyeri pinggang atawa nyeri naon deui kiper teh…geus shahar heula

    • jurigpersib85

      05/07/2013 at 09:40

      tong sok suudzon ari jadi jelema teh, komo mun anjeun bobotoh mah. Dukung kabeh pamaenna nu berjuang keur Persib.

  6. Bobotoh Papua

    04/07/2013 at 22:45

    Sebetulnya shahar ge aralus, teu kalah sama MADE, cuman memang MADE menang nama dan pengalaman, kalau shahar sering dipaenkeun pasti lama lama bisa lebih bagus lagi, sebab shahar masih muda dan lincah

  7. anti pecundang

    05/07/2013 at 00:19

    Made komplit…
    Sahar bagus reflek nya,tp positioning kurang…
    Harus trus di asah…
    Kang away lebih tau mana yang paling tepat brda di bwah gwang persib vs m kukar
    Jaga gawang persib sepenuh hati dan jiwa ragamu…
    Kami bobotoh santun selalu berdoa di belakangmu…
    4-0 buat persib…

  8. putra k4d!p4t3n t34

    05/07/2013 at 11:14

    ya alhamdulillah lah Made bisa sembuh dari cederanya.

  9. ABDUL

    05/07/2013 at 16:37

    ulah dipaksakeun lah da SHAR GINANJAR ge Hade atuh keur maen Kandang mah.

  10. taher

    06/07/2013 at 12:01

    maju terus persibandung kami slalu mendukung mu di manapun kapanpun

    • taher

      06/07/2013 at 12:03

      maju trus persibandung

Leave a Reply

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Ferdiansyah Berusaha Optimal di Latihan Persib

Avatar photo

Published

on


Ferdiansyah gelandang muda Persib Bandung berusaha optimal di latihan bersama tim arahan Luis Milla. Ia mengetahui dirinya dibutuhkan di tim mengingat Persib tengah kehilangan tiga pemain inti yakni Marc Klok, Rachmat Irianto, dan Ricky Kambuaya ke Timnas senior.

Ferdi berusaha untuk beradaptasi dengan pola pelatihan Milla dan berharap performanya dibutuhkan. Bekal kondisi fisik yang prima setelah mengikuti training center (TC) bersama Timnas U-19 Indonesia di Eropa membantu Ferdi beradaptasi.

“Bedanya kalau di sana (Shin Tae-yong) mainnya lebih ke fisik sama kecepatan, temponya tinggi. Kalau di sini (di Persib) temponya enggak terlalu tinggi, tapi banyak sentuhan mainnya kaki ke kaki,” papar Ferdiansyah.

Ferdiansyah bisa memaksimalkan waktu tersisa untuk fokus menatap pertandingan lanjutan Liga 1 2022-2023. Apalagi kompetisi telah diumumkan berlanjut pada 5 Desember.

Pemain kelahiran 15 Juli. 2003 ini akan coba percaya diri menunjukkan performa terbaik di latihan. “Saya percaya ke diri sendiri saja. Terus melihat sekarang pelatihnya (Luis Milla) ada harapan lah (dapat kesempatan),” tanggap Ferdi.

Lanjut Membaca

Berita Persib

TC Bersama Timnas U-20, Bantu Perkuat Mentalitas Ferdiansyah

Avatar photo

Published

on


Selain Kakang Rudianto dan Robi Darwis, Ferdiansyah juga petik pelajaran berharga selama menjalani training center (TC) bersam Timnas U-20 Indonesia arahan Shin Te-yong (STY) di Eropa. Berada di Turki dan Spanyol, Indonesia menjajal kekuatan beberapa negara, Turki, Moldova, hinga Prancis.

Serangkaian uji coba dirasakan Ferdiansyah dapat memberikan ujian untuknya dan rekan-rekan satu tim. Mentalitas bertanding dibentuk pelatih STY agar anak-anak asuhnya tak kenal takut menghadapi siapapun lawannya.

“Sebenarnya banyak sih tapi lebih ke mental, berlatih dan bertanding itu yang paling ditingkatkan sama pelatih Shin. Sebab kalau mental jelek tuh main kita juga pasti enggak pede enggak keluar kemampuannya,” papar Ferdiansyah.

Kini Ferdiansyah kembali ke skuat Persib arahan Luis Milla. Meski hanya mendapat jatah libur beberapa hari ia mengaku siap dengan apapun menu latihan dari Milla. Ferdi, Kakang, dan Robi diinstruksikan mengikuti pelatihan lebih cepat lantaran Kompetisi Liga 1 2022-2023 akan bergulir 5 Desember.

“Sebenarnya sih kemarin tuh asalnya dapat libur sampai Senin, tapi tiba-tiba disuruh gabung karena kabarnya kompetisi akan dimulai. Tapi tetap saja latihan dari pada lama hilang sentuhan,” ungkap Ferdi.

Kehadiran tiga penggawa Timnas U-20 dapat menambah kekuatan Persib Bandung. Mengingat tiga pemain inti Marc Klok, Ricky Kambuaya, dan Rachmat Irianto dipanggil timnas senior persiapan Piala AFF 2022.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Liga Kembali Digelar, Jufriyanto: Ini Harapan Pemain

Avatar photo

Published

on


Kompetisi Liga 1 2022/2023 rencananya kembali bergulir besok setelah terhenti selama dua bulan. Stoper Persib, Achmad Jufriyanto pun menyambut positif kabar tersebut. Karena menurutnya ini merupakan kabar yang sudah dinanti oleh insan sepakbola terutama dia sebagai pemain.

“Sangat senang lah, liga kembali bergulir adalah harapan semua pemain. Sebelumnya latihan tanpa kepastian kompetisi sangat menguras tenaga serta pikiran pemain, semoga liga berjalan lancar,” ujar Achmad Jufriyanto saat diwawancara, Minggu (4/12).

Lanjutan Liga 1 2022/2023 sendiri akan dimainkan dengan sistem bubble untuk sisa putaran pertama. Seluruh laga digelar terpusat di daerah Yogyakarta dan Jawa Tengah, tanpa penonton. Rencananya, laga pekan ke 12 hingga 17 akan diselenggarakan hingga akhir Desember 2022.

Tentunya para pemain pun dituntut agar memiliki kondisi fisik yang prima. Karena enam pertandingan akan dijajal dalam waktu sekitar tiga pekan saja. Jufriyanto menyebut tentunya tim pelatih sudah menyiapkan formula yang bisa mengatasi masalah kelelahan pemain.

“Pelatih pastinya sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal. Termasuk kondisi fisik pemain dan untuk persiapan recovery karena padatnya jadwal, mungkin akan dilihat perkembangannya nanti game by game,” tutur pria yang menjabat sebagai kapten kesebelasan tersebut.

Pria yang akrab disapa Jupe ini juga menagganpi gelaran liga dengan sistem bubble. Menurutnya memang ini bukan kondisi yang ideal karena tidak bisa bermain di kandang sendiri dan tidak didukung suporternya langsung. Tetapi dia juga memahami situasinya, apalagi di putaran kedua nanti liga kembali digelar secara normal.

“Tidak ideal sebenarnya sistem bubble, tapi kalau untuk sementara mungkin oke. Semoga ke depannya liga berjalan lancar dan kembali dengan sistem home away dengan (bisa disaksikan langsung) penonton,” kata pemain yang menjadi pahlawan Persib di final ISL 2014 ini.

Lanjut Membaca

Trending