Connect with us

Berita Persib

Bojan Dukung Saepuloh untuk Perkuat Lini Belakang

Published

on

Kekosongan posisi yang ditinggalkan Bojan Malisic akibat absen akumulasi di Piala Presiden, memungkinkan duet Saepuloh Maulana dan Indra Mustaffa dikedepankan. Persib akan menghadapi Perseru Serui di laga terakhir Grup, Selasa (12/3/2019), di Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung.

Bojan mendukung kehadiran Saepuloh di Persib yang akan menjadi teman duetnya musim ini. Punya pengalaman di Semen Padang dan Mitra Kukar adalah modal pria asal Bogor 30 tahun itu mengawal pertahanan Maung Bandung musim ini (2019).

Meski Saepuloh adalah pemain senior, namun bagi Bojan seluruh pemain baru di tim mesti terus berbenah. Apalagi dengan tren negatif Persib di beberapa pertandingan terakhir, timnya mesti melakukan evaluasi bersama-sama.

“Dia orang yang baik, dia pemain yang bagus tapi masih harus banyak berbenah karena dia pemain baru di sini,” kata Bojan.

Baginya, saling mendukung di internal klub adalah penting. Tim harus memberikan support kepada setiap pemain, tak terkecuali pemain baru yang baru ia kenal. Dengan itu secara tidak langsung membantu adaptasi mereka berbaur dan cepat menemukan chemistry.

“Kami harus mendukungnya (Saepuloh) dan saya tidak ragu padanya. Bukan hanya Saepuloh tapi Indra dan akan ada pemain lain, tak peduli siapa pun yang ada di dalam tim mereka harus saling dukung satu sama lain dan itu yang paling penting,” imbuhnya.

Kesatuan tim adalah utama, hal tersebut mesti disadari selama kompetisi berlangsung. Begitu pula apa yang sedang dihadapi Persib saat ini, Bojan ingin tim bangkit dan saling mendukung serta percaya satu sama lain.

“Mungkin kadang saya punya kondisi fisik yang buruk jadi coach menyimpan saya di bench dan pemain yang menggantikan saya harus siap, kami harus saling dukung. Menurut saya terpenting adalah suatu kesatuan dalam tim, itu jadi nomor satu,” jelasnya.

Advertisement
9 Comments

9 Comments

  1. Optimisme

    11/03/2019 at 20:07

    Sok geura TC heula.taun kamri og geus tc kakara rada kompak. Kan ceuk h pardi og can kompak

  2. Kuya batok

    11/03/2019 at 20:12

    Sok, pasihan kasempatan heula… Da kumaha deui manajemen atos ngaluarkeun kaputusan ngangkat radovic… Upami 2 pertandingan liga mengecewakan,atos weh kedah lapang dada digentos.. Radovic out, bendol in… Wkwkwkw

  3. Raden_Dimas

    11/03/2019 at 20:30

    Isukan mang opic rek naek baracuda ka stadion na.. Rek menta dikawal ku polisi di bench oge..
    Sieun aya nu neunggeul deui..
    Hayooo siah.. Isukan saha nu rek neunggeul deui ??? Halig siah..

  4. kuyabatok

    11/03/2019 at 23:49

    kosongkeun stadion..dari pada ngademo management moal ngaruh

  5. oray tapa

    12/03/2019 at 05:22

    Saepuloh mah teu beda jauh jeung Wildansyah

  6. Galunggung

    12/03/2019 at 08:24

    Robert albeets ready to persib! Bru bnkus bsi kburu ku borneo !

  7. Maz kikin....

    12/03/2019 at 09:15

    Secara individu dan pengalaman bermain,pemain baru musim ini jauh lebih bagus dari era gomes, fress butuan, erwin, aziz, saepullah, zalnando, viscara. Musim lalu gomes kebagian pemain level 2, ardi, sabil, indra, gozo, tp mereka tp hebat dibawah Mario gomes…..jd kesimpulanya mental juara gomes lah yg paling menentukan di banding radovic dan meramu pemain…

    • kuleuheu

      12/03/2019 at 09:56

      Leres pisan. Gomez sukses membangun mental sareng karakter setiap pemain.
      Sabab ti awal gomez tos wanti wanti bahwa semua pemain harus punya karakter dan mental kuat. Makana pemain model hen hen, muklis teu ka pake. Da kurang karakter jeung mental nu kuat.

  8. heryadi

    12/03/2019 at 10:59

    nya saha deui atuh, da bek nu aya tinggal eta. sok lah maen pake STRATEGI SAKAREP WE

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Persib Punya Waktu Lima Hari untuk Siapkan Laga Kontra Bali United

Avatar photo

Published

on


Euforia kemenangan melawan PSS Sleman segera harus disudahi. Persib Bandung akan menghadapi laga tandang lebih sulit melawan tim juara bertahan Bali United dalam pertandingan pekan ke-23 Liga 1 2022/2023, Jumat (10/2/2023) mendatang.

Luis Milla menaruh respek kepada Bali United yang ditukangi pelatih berpengalaman Stefano Cugurra. Tim arahan Luis Milla punya waktu lima hari untuk mempersiapkan skuadnya. Persib dibayangi rekor buruk menghadapi Bali United, mereka belum pernah menang sejak 2017.

“Saya menaruh hormat kepada Bali karena mereka tim yang bagus. Ada banyak pemain yang berkualitas dan memiliki pelatih dengan level yang tinggi dan sudah bekerja di Indonesia dalam waktu yang lama,” respek Milla.

Menurut pelatih 56 tahun ini laga Bali United vs Persib adalah laga layaknya final, dua kubu kekuatan yang punya level permainan yang setara di Liga 1 2022/2023. Dari sisi pemain, pelatih, dan posisi keduanya di klasemen yang tidak begitu jauh.

“Menurut saya, bagi tim kami laga ini seolah pertandingan final dan kami punya waktu lima hari untuk melakukan persiapan menghadapi Bali. Menurut saya, kami akan bertanding dengan tim yang punya level yang setara, ada di level teratas baik itu dari sisi pelatih dan pemain,” paparnya.

“Sekarang dalam situasi seperti ini, kami menaruh respek pada mereka dan terus bekerja dengan gaya yang kami miliki dan memikirkan konsep untuk terus berbenah menghadapi laga berikutnya,” tandasnya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

DDS Segera Alihkan Fokus ke Laga Melawan Bali United

Avatar photo

Published

on


Usai mengatasi perlawanan PSS Sleman dengan kemenangan, kini giliran Bali United menanti Persib Bandung di depan. Lawan yang tangguh dan punya kekuatan selevel dengan tim arahan Luis Milla di Liga 1 2022-2023. Laga Persib melawan Bali United akan digelar Jumat (10/2/2023) dalam pekan ke-23.

Penyerang Persib David da Silva tahu situasinya, Persib sedang percaya diri usai tak terkalahkan di 14 pertandingan terakhir. DDS akan mengalihkan fokus menuju laga penting di depan guna meraih enam kemenangan beruntun.

“Ya ini tentunya sangat bagus. Tapi tetap harus memikirkan laga demi laga. Kini kami harus menghadapi Bali dan kami melihat ke depan untuk bisa mendapatkan tiga poin lagi,” kata DDS.

Bali United merupakan juara bertahan, adalah favorit juara musim ini. Namun kini mereka tercecer di posisi enam klasemen berjarak 10 poin dengan Persib di puncak klasemen. Serdadu Tridatu tengah berusaha bangkit dan naik peringkat.

“Memang kami tahu ini akan sulit untuk bisa memenangkan pertandingan. Kami harus bisa meraih tiga poin lagi untuk tetap menjaga jalan menuju gelar juara, karena jika mau menjadi juara kami harus selalu memikirkan kemenangan di setiap pertandingannya,” papar DDS.

Penyerang asal Brasil itu ingin terus menjaga momentum tetap berada di posisi puncak klasemen. Ia akan bersiap menuju laga Jumat nanti. “Jadi kami akan bersiap dan kami juga percaya diri, semua pemain akan melakukan persiapan dan kami menatap ke depan” tukasnya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Insiden di Tribun Selatan Laga Persib vs PSS, Teddy Tjahjono Minta Maaf

Avatar photo

Published

on


Kemenangan Persib Bandung dari PSS Sleman pada Minggu (5/2/2023) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) diwarnai gesekan antara suporter Persib dan suporter PSS di tribun Selatan. Entah bagaimana gesekan bisa terjadi namun dari pantauannya, kedua tim saling ejek, hingga terjadi aksi saling lempar. Steward yang bertugas pergi melerai.

Dari gesekan tersebut dilaporkan seorang suporter PSS dan Bobotoh terluka. Namun setelah mendapatkan perawatan medis, keduanya diizinkan pulang. Direktur Persib Teddy Tjahjono ikut menyayangkan kejadian tersebut dan memohon maaf kepada seluruh pihak terutama suporter PSS Sleman yang kurang mendapatkan perlakuan semestinya.

“Atas nama Persib, kami menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak, termasuk teman-teman dari Sleman yang diperlakukan tidak semestinya selama di dalam dan di luar stadion,” kata Teddy.

Kejadian tersebut amat disesalkan terlebih disaksikan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Zainudin Amali. Akibat ulah oknum kelompok suporter yang tidak bertanggung jawab itu, bisa membuat Persib cukup kesulitan mendapat izin pertandingan dengan dihadiri penonton. Jelas perlakuan segelintir Bobotoh ini bisa merugikan klub dan suporter lainnya yang telah turut menjaga iklim kondusif.

Teddy berkomitmen kedepannya untuk meningkatkan koordinasi, komunikasi dengan beberapa pihak, berkaitan dengan keamanan, ketertiban, keselamatan dan kenyamanan dalam pelaksanaan pertandingan kandang Maung Bandung.

“Sesuai komitmen, kami akan akan terus memperbaiki penyelenggaraan pertandingan kandang, terutama dari sisi keamanan, keselamatan dan kenyamanan,” ujar Teddy.

Lanjut Membaca
Advertisement

Advertisement

Komentar Bobotoh

Arsip

Trending