Connect with us

Berita Persib

Berhenti di 17

Published

on

Rekor tak terkalahkan Persib di ISL musim 2008/2009 ini akhirnya terhenti di angka 17 setelah malam tadi dikandaskan tuan rumah Pelita Jaya Jawa Barat dengan skor 1-2. PJJ lebih sukses memanfaatkan setiap peluang yang tercipta padahal kesempatan mencetak gol yang dimiliki Persib lebih banyak.

Persib dan Pelita mengawali pertandingan dengan baik. Kedua tim saling serang dengan beberapa peluang mencetak gol, salah satunya dari penetrasi Lopes dan tendangan bebas Nyeck. Persib terlihat lebih menyerang sementara PJJ sangat kokoh di pertahanan.

Menit 27 Atep membuka skor untuk Persib lewat tendangan keras ke sisi kiri gawang Dian Agus dari jarak sekitar 25 meter. Setelah itu Persib tidak dapat mempertahankan tempo permainan sehingga PJJ mendapatkan ruang untuk menyerang. Beberapa duel hasil dari corner dan bola-bola mati lainnya berupa crossing dapat dimenangkan oleh PJJ sehingga di menit ke-39 James Koko Lomel dapat memaksimalkan umpan crossing dari free kick di daerah kiri pertahanan Persib.

Babak kedua diawali Persib dengan baik, beberapa peluang emas didapat di depan gawang. Namun nasib baik belum bersandar ke pundak Persib, sebaliknya, lewat serangan balik cepat di menit ke-51, Firman Utina menemukan ruang kosong di sisi kiri pertahanan Persib. Kesalahan komunikasi antara siswanto yang dalam posisi menyerang dan Nyeck Nyobe yang tidak berinisiatif meng-cover memudahkan Firman mengirimkan umpan kedepan gawang. Christiano Lopes berhasil menghentikan rekor membanggakan itu.

Banyak Peluang Terbuang

Pada pertandingan malam tadi, sebenarnya Persib lebih banyak memiliki peluang yang seharusnya dapat dimaksimalkan. Namun ada kalanya pemain mengalami onfire maupun offday. Dan khusus pada pertandingan kali ini, Persib sedang mengalami offday.

Tendangan Hilton yang tanpa kawalan masih terlalu lemah di babak pertama. Tiga kesempatan emas didepan mulut gawang yang biasanya dapat dikonversi menjadi gol oleh el loco kali ini harus gagal dilalui. Airlangga hanya sial, ketika kakinya tidak cukup cepat sepersekian detik memanfaatkan bola hanya berjarak 2 meter didepan gawang kosong.

Itulah sepakbola dimanapun, harus ada yang menang dan yang kalah. Dan kali ini PJJ lebih beruntung dengan pemanfaatan peluangnya. Rekor 17 pertandingan tanpa kalah adalah suatu prestasi yang sulit dipecahkan. Kali ini para pemain Persib telah mengeluarkan seluruh usaha dan kemampuannya, jika ternyata hasilnya tidak memuaskan, itu adalah hal yang harus diterima.

Jika kita hanya mengharapkan kemenangan saja, maka hanya emosi yang terlontar dari kelakuan dan mulut kita. Seperti malam tadi setelah peluit akhir berbunyi.

Advertisement
7 Comments

7 Comments

  1. syahid

    06/05/2009 at 12:10

    kita harus menerima kekalahan ini…
    walaupun pahit rasanya dipermalukan oleh tim yang notabenya adalah rival se jawa barat…

    dan kritik saya buat bobotoh jangan ugal-ugalan apabila di luar stadion…
    hal ini lah yang membuat citra bobotoh menjadi turun di mata masyarakat umum…

    hatur nuhun… bravo persib!!

  2. alde

    06/05/2009 at 14:39

    bobotoh persib

  3. garda purwa

    06/05/2009 at 16:01

    horeee pelita meunang euy….

    bravo james coco & C.lopes

    PELITA DIHATI

    PELITA SAMPAI MATI !!!

  4. FIRMAN_LOVERS

    06/05/2009 at 16:05

    firman maen cantik uyy

    gemilang

    talenta muda dari PELITA

    PELITA DI DADA KU

    PELITA KEBANGGAAN KU

    GEUS YAKIN LAWAN PERSIB

    PASTI MEUNANG.. . . .

  5. Abi FFF

    06/05/2009 at 16:45

    Kekalahan adalah kemenangan yang tertunda. Tapi jangan sampai tertunda terus karena lama-lama kalau ditunda terus akan ketinggalan alias goodby juara.

    Tong hilap, bahwa kesempatan tidak datang dua kali !

    Bravo,
    Fans Persib-Papua

  6. bocah viking

    06/05/2009 at 18:44

    bae lahh pelita mah da lain ti jawabarat warga jawabarat asli mah dukung na ge persib apapun yang terjadi persib tetap kebangaan jawabarat !!

    PELITA mah numpang hungkul di jabar ti jakarta ka cilegon ka solo ka purwakarta ka bandung kamana deui ??? bangkrut !!

  7. mament abdurahmad

    08/05/2009 at 16:25

    wajar dalam sebuah pertandingan ada yang kalah dan menang……

    KAMI selalu ada dalam posisi apapun, karena BOBOTOH sejati adalah BOBOTOH yang setia mendukung PERSIB di saat menang atupun kalah….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Passos Beberkan Alasan Rekrut Mario Londok ke Persib

Avatar photo

Published

on


Persib Bandung di deadline transfer window paruh musim membuat kejutan dengan mendaratkan Mario Londok. Pemain yang berposisi sebagai kiper tersebut diresmikan jadi penjaga gawang keenam musim ini. Keputusan klub dalam merekrut kiper lagi pun menuai pertanyaan.

Luizinho Passos sebagai pelatih kiper pun angkat bicara mengenai rekomendasinya mendatangkan amunisi baru. Dia menyebut kondisinya saat ini adalah I Made Wirawan sudah berumur dan kemungkinan tidak lama lagi akan gantung sepatu. Karena itu, dia menyiapkan regenerasi dengan merekrut Mario Londok.

“Karena saya memikirkan masa depan. Saya punya satu kiper, Made yang sekarang sudah berusia 41 tahun, dalam hidup ada awalan dan akan ada akhir, itu normal. Made tentunya merupakan kiper Persib Bandung tapi saya juga memikirkan masa depan, saya perlu satu kiper lagi untuk disiapkan,” ujarnya saat ditemui di Stadion Siliwangi, Rabu (8/2).

Rekomendasi untuk menampung Mario yang tidak terikat kontrak dengan Persipura datang dari rekan senegara Passos. Gerson Rios yang merupakan pelatih kiper tim Persipura di Liga 1 musim lalu memberikan masukan pada Passos terkait kemampuan kiper berusia 25 tahun itu.

“Saya mendatangkan Mario setelah berbicara dengan teman saya, Gerson yang merupakan pelatih kiper Persipura di Liga 1 musim lalu, saya bicara dengannya dan memberikan saya banyak informasi mengenai Mario,” ujar Passos.

“Tentu saja masih ada hal yang perlu diperbaiki, tetapi itu normal dan tiap kiper yang datang ke sini untuk saya tangani itu tentunya perlu dibenahi kemampuannya. Kami bersyukur kiper-kiper yang datang semua bisa berkembang dengan baik,” lanjutnya.

Mengenai progres latihan sang kiper baru selama beberapa sesi latihan, Passos menyebut masih dibutuhkan adaptasi. Karena ada perbedaan filosofi dan metode latihan antara pelatih kiper sebelumnya dengn dia. Namun Passos percaya kiper asal Sulawesi Utara itu punya kualitas.

“Tentu perlu waktu karena saya memiliki filosofi yang berbeda. Saya memiliki filosofi, dan pelatih kiper di Persipura juga punya filosofinya sendiri jadi tentunya butuh waktu untuk dia beradaptasi dengan metode latihan saya. Tapi dia punya kualitas dan saya percaya dia bisa terus berkembang dan menunjukkan kemajuan bersama para kiper yang lainnya,” tukasnya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Rekor Gol Semusim Mungkin Tersusul, Ini Reaksi SVD

Avatar photo

Published

on


Rekor gol terbanyak Persib dalam satu musim sejak Liga Indonesia pertama dipegang oleh Sutiono Lamso dan Sergio Van Dijk. Keduanya sama-sama mencetak 21 gol dalam satu musim. Jika Sutiono mampu menunjukkan kesuburannya di Ligina 1994/1995, Sergio Van Dijk unjuk produktivitas pada musim 2013.

Kini pencapaian kedua pemain ini terancam disusul oleh David da Silva. Bomber asal Brasil tersebut hingga pekan ke-22 sudah mencetak 16 gol dan kemungkinan jumlah gol akan bertambah. Masih ada 13 pertandingan yang dilakoni Maung Bandung di sisa musim 2022/2023.

Sergio pun bicara soal potensi rekornya tersusul pada tahun ini. Menurutnya memang DDS merupakan juru gedor yang komplit dan punya naluri gol tinggi. “Menurut saya David da Silva pemain hebat, lebih hebat dari saya. Dan kalau lihat skill dia dan kemampuannya untuk cetak gol sangat komplit sekali,” kata SVD ketika diwawancara di Stadion Siliwangi, Rabu (8/2).

Dia pun menyebut andai David bisa menyusulnya, justru Sergio ikut berbahagia. Karena dengan ketajaman sang mesin gol tentu akan memberikan dampak yang positif bagi klub. Bahkan pemain naturalisasi ini berharap David da Silva bisa menjadi pemain paling moncer di sejarah klub.

“Menurut saya itu tidak apa-apa dan saya senang Persib mempunyai pemain hebat dan mudah-mudahan dia bisa terus mencetak gol supaya menjadi top skorer sepanjang masa dari Persib,” terang striker yang dikenal dengan kaki kiri mematikan dan sundulan yang jitu ini.

Pria yang kini berkarir sebagai agen pemain itu pun menyebut kans Persib menjadi juara cukup besar. Sebab kualitas tim sudah mumpuni dengan memimpin klasemen sementara. Tim asuhan Luis Milla juga mampu memetik kemenangan menghadapi sesama tim papan atas seperti Persija.

“Ya menurut saya itu bisa, Persib musim ini kalau lihat musim ini persaingan di papan atas, Persib yang paling kuat. Kalau melihat lawan Persija cukup kuat tapi kita lebih kuat dan minggu depan lawan PSM, itu menurut saya pertandingan yang penting,” tukasnya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Sergio Van Dijk Kunjungi Agenda Latihan Persib

Avatar photo

Published

on

Mantan striker Persib, Sergio Van Dijk nampak hadir di sesi latihan Persib, Rabu (8/2) sore. Dia menonton tim yang pernah dibelanya di musim 2013 dan 2016-2017 itu ketika berlatih di Stadion Siliwangi. Ini menjadi ajang dia melepas rindu dengan beberapa pemain dan juga staf klub.

Beberapa pemain pernah bermain bersamanya seperti I Made Wirawan serta Achmad Jufriyanto. Selebihnya dokter tim, kit man dan masseur Persib yang pernah bersama-sama jadi bagian dari tim nampak langsung menghampirinya. Sergio mengatakan, memang ada agenda bisnis yang dirintisnya sehingga dia mengunjungi Indonesia.

“Sekarang saya ke Bandung karena saya mau ketemu sama keluarga dan teman-teman di Persib. Selain itu karena saya juga mau buka bisnis dengan Indonesia, itu antara Belanda dengan Indonesia dalam sektor IT,” tutur pria yang akrab disapa SVD ini saat diwawancara.

Ini juga menjadi kesempatan pertama dia memantau Ezra Walian berlatih di Persib. SVD memang merupakan agen yang menaungi Ezra dan berandil besar mengurus kepindahan sang pemain ke Persib awal tahun 2021 lalu. “Iya itu juga. Saya adalah agen dari Ezra dan ini baru pertama kali saya bisa datang ke Persib dan melihat tim dan Ezra juga,” lanjut dia.

Sudah tidak lagi berkostum Persib dan tinggal di Belanda ternyata tidak membuat Sergio melupakan mantan klubnya. Dia tetap mengikuti perkembangan klub dan kini sedang berada di puncak klasemen. Menurutnya atmosfer ruang ganti tim sedang bagus dan ini jadi modal untuk menjadi juara.

“Ya senang karena Persib sudah di puncak klasemen dan semoga di musim ini Persib menjadi juara. Kalau saya nonton di televisi, tim sekarang nampak lebih kondusif, pemain pasti percaya dengan visi dari coach Milla. Saya senang Persib sudah kembali ke puncak klasemen,” tutup Sergio.

Lanjut Membaca
Advertisement

Advertisement

Komentar Bobotoh

Arsip

Trending