Connect with us

Berita Persib

Belum Tajam, Dejan Sebut Lini Tengah Bukan Masalah

Avatar photo

Published

on

foto-persib-bandung-latihan-di-progresif-DEJAN-SIM_9270Persib Bandung masih belum tajam di depan gawang dalam 4 laga Torabika Soccer Championship 2016. Dari 4 gol yang dicetak, 3 diantaranya lahir dari bola mati dan 1 gol lewat open play David Laly pun cenderung spekulatif. Meski begitu Dejan Antonic menyebut lini tengah timnya sudah tampil baik dalam mengalirkan serangan menuju lini depan. Dia hanya menyayangkan pasukannya masih banyak menyia-nyiakan peluang di depan gawang.

“Coba lihat kemarin saya ga setuju seperti itu saya pikir kita banyak peluang ya kemaren lawan ini kita cuma ga masuk gol. Saya sebagai pelatih mungkin bisa dapat pusing kalau ga dapat peluang itu mungkin ada masalah di tim,” tutur Dejan di Lapangan Progresif, Selasa (24/5).

Menurut Dejan, selama latihan anak asuhnya sudah tampil memikat terutama dalam menyusun serangan. Namun semua proses yang dibuat wajib ditutup dengan gol ke gawang lawan. Sejauh ini pria asal Serbia itu menilai semua pemain sudah memahami filosofi bermainnya. Hanya finishing touch dari Atep dan kawan-kawan yang masih jauh dari kata istimewa.

“Saya sering sekali bilang ke anak-anak kalau ada latihan seperti tadi kamu harus masuk gol. Tapi puji tuhan step 1 sudah oke step 2 udah posisi dari bola udah jauh lebih bagus dari dulu. Tapi step 3 yang masuk gol masih kurang aku pikir,” tuturnya.

Dia pun berharap amunisi anyar seperti Zulham Zamrun dan Sergio Van Dijk bisa menjadi solusi atas majalnya lini depan. Sekaligus merangsang pemain yang ada untuk tampil lebih bagus dan efektif dalam mengkonversi peluang menjadi gol. “Sekarang ada Zulham, ada Sergio, Belencoso, Tantan itu ada berapa pemain yang bisa masuk gol puji tuhan semua bisa mulai normal karena saya tahu satu gol cepat lebih easy game dari Balikpapan‬,” tukasnya.

Advertisement
33 Comments

33 Comments

  1. Kemed

    25/05/2016 at 20:08

    Cemistry enya ego na ge enya

  2. atep

    25/05/2016 at 20:10

    kim goreng

    • kim

      26/05/2016 at 11:37

      Duh tep tega sia mah ngomongken uing,ke maen moal di operan ku aing mah tuman teuing.

    • Kim Jefrey Kurniawan 23

      26/05/2016 at 13:42

      sarua ah maneh ge, sok ngomong ken urang weh

  3. Djajang Nurdjaman

    25/05/2016 at 20:18

    Asa lieur ngabandungana ge,asissten ge te di denge ku si dejan mh komo kuring atuh

  4. Ibro

    25/05/2016 at 20:55

    Mun si kim masih di paenken keneh demo we.teu nempo pelatih teh…ges nyaho si kim mah riweh teu puguh maen na.

  5. jul

    25/05/2016 at 20:58

    dejan anda sadaarr???
    cukup komen eta we

  6. tuyul

    25/05/2016 at 21:06

    Ih aingah resep maca komenan na jor teuing berita na mah, sumpah palinter nu karomen teH

  7. gie

    25/05/2016 at 22:31

    Bobotoh/Suporter bagian dina sepak bola, makana aya istilah suporter adalah pemain k 12, teu salah2 teuing da mun teu di suporteran mah sepi moal rame, oge dina urusan komentar eta bagean dina dukungan, da yakin saeutik gede na aya manfaatna, tinggal kumaha tim pelatih/pamaen anu nyikapina naha di anggap negatif atw pemicu semangat, teu saeutik kulantaran komentar miring pelatih atw pamaen jd alus, oge loba nu mentalna goreng matak si pamaen tw pelatih jd tambah goreng, ngan oge anu komentar kudu apal tatakramana ulah asal betus wae, kan urg teh urg sunda anu katelah alus dina tatakrama, nempatkeun bahasana wae loba mana jang k budak, mana jang k sapantaran oge mana jang kasaluhureun.sok ah sing darewasa nya nu sok komen,anu ngarasa pendukung persib pasti teu ngeunah hate mun persib maenna goreng lain bobotoh hungkul nu lainna oge sarua, ngan aya anu bersikap dewasa aya anu bubudakeun.

  8. mamang adhi

    26/05/2016 at 08:21

    Ceuk mamang mah.. cobaan kim di bek sayap kanan…
    Kan kapake pisan, garang, lulmpatan wae… tinggal diasah crossing na..
    da maap-maap nyak… pemain ayeuna butut pisan crossing ka striker teh…
    IF-CF-IF, jd nu kudu ngumpan teh CMF, AMF, sareng WB.
    Ceukap sakitu ah, bisi jadi pelatih…

  9. tok tok tok

    26/05/2016 at 12:26

    perepet jengkol

  10. Kim Jefrey Kurniawan 23

    26/05/2016 at 13:43

    AING DEUI….. AING DEUI NU JADI TRENDING TOPIK TEH.. 🙂

    • Tay Ucing Ngenah Purak We Ku Sia

      26/05/2016 at 22:10

      KUMSIBOMAT SIA LAH

  11. Mang Sapri

    26/05/2016 at 13:48

    Ayeuna mah nu komen asa pangbenerna teh mantan pendukung PBR, asa inget baheula jaman SMP keneh di kekeak ku sakelas lolobaanna pendukung Mastrans Bandung Raya pedah uing Bobotoh Persib.
    Kabayang mun kamari ge PBR juara liga, jigana web simaung nu meunang komen teh ngan pendukung (mantan) PBR hungkul…kacida teuing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Proses Transfer Rezaldi ke Persib yang Alot

Avatar photo

Published

on


Rezaldi Hehanussa diumumkan resmi menjadi pemain Persib Bandung pada hari-hari jelang penutupan jendela transfer tengah musim Liga 1 2022/2023, Kamis (26/1/2023). Rezaldi direkrut Persib selama dua tahun, diproyeksikan menjadi tumpuan di posisi wing back kiri, mengingat Zalnando dan David Rumakiek cedera panjang.

Proses transfer Rezaldi terbilang rumit, karena sang pemain masih memiliki kontrak di Persija Jakarta. Persib sepakat untuk menebus nilai transfer tersebut meski tidak disebutkan berapa mahar yang harus keluar dari manajemen Persib. Butuh waktu satu bulan untuk Direktur Persib Teddy Tjahjono melakukan negosiasi dengan Persija untuk mendapat kesepakatan.

“Sejauh ini sih memang kontak sama Pak Teddy itu sejak sebulan yang lalu. Waktu bilang ‘nomor 7’ itu karena sebenarnya sudah ada komunikasi cuma ke sininya masih alot saja, belum ada deal. Baru ada deal itu baru dua hari lalu,” papar Rezaldi.

Pemain yang akrab disapa Bule ini juga mengaku banyak pertimbangan sebelum menerima tawaran Persib Bandung. Mulai dari faktor keluarga, kondisi tim, rivalitas, dan karier untuknya agar bisa melangkah maju. Ia pun berani berpetualang menuju tim rival dengan segala konsekuensinya.

“Sebelumnya saat ada tawaran dari Persib, ada minta doa sama orang tua dan minta pendapat karena saya ada tawaran dari Persib. Terus orang tua juga mengerti dengan kondisi saya di Persija seperti apa dan mereka juga mendukung saya,” papar Bule.

“Saya juga selain orang tua, saya minta masukan sama sesama pemain juga, sama Maman Abdurrahman yang merupakan mantan pemain di sini dan menyebrang juga. Pas bubble kemarin saya sempat bicara sama dia, dan tanya ‘Bang Maman, gimana saya dapat tawaran dari Persib’, dia bilang ‘wah itu bagus, dengan keadaan di Persija seperti ini, gue dukung lo ke depannya dan semoga lebih baik di sana’,” cerita Bule.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Riwayat Cedera Rezaldi Hehanusa, dan Kondisinya Kini

Avatar photo

Published

on


Pada transfer windows tengah musim Liga 1 2022/2023 ini Persib Bandung berhasil mendaratkan bek kiri dari tim rival Persija Jakarta. Sosok bek kiri yang dibutuhkan Luis Milla itu adalah Rezaldi Hehanusa. Seorang pemain yang pernah membela Timnas Indonesia, namun minim menit bermain musim ini.

Setelah ditelusuri, riwayat cedera Rezaldi selama membela klub ibu kota bisa dibilang parah. Ia pernah didiagnosa mengalami cedera lutut pada dua kakinya pada musim musim 2018 dan menjalani operasi 2019. Tak sampai di situ, ia pula cedera panjang pada Liga 1 2021-2022 musim lalu karen gangguan tendon achilles.

Pada tahun tersebut ia mengakhiri musim lebih cepat pasca melewatkan 13 pertandingan Persija. Setelah sembuh, di Liga 1 2022-2023 ini ia masih perlu meningkatkan rasa percaya dirinya karena belum mampu menembus tim inti arahan Thomas Doll saat di Persija.

“Kalau kondisi sekarang saya Alhamdulillah saya sudah pulih dan saya sudah merasa enak, sudah merasa lebih nyaman dari kondisi sebelumnya. Setelah operasi itu saya lebih nyaman,” kata Rizaldi.

“Sekarang—karena ketika sebelum operasi itu saya menahan nyeri hampir lama—sebelum liga beres 2018 itu saya sudah menahan nyeri. Sekarang saya sudah lebih plong saja sih,” paparnya.

Ia menceritakan bahwa cedera yang sempat ia alami karena adanya tulang tumbuh pada bagian dekat tumit. Pasca operasi dan penyembuhan kini ia semakin nyaman saat bermain. “Cedera saya itu ada tulang tumbuh di bagian dekat tumit dan sejauh ini enggak ada masalah sih Alhamdulillah,” terangnya.

Rizaldi pun diketahui telah lolos tes kesehatan yang dilakukannya pada Sabtu (28/1/2023) pagi ditangani oleh tim medis Persib. “Tes kesehatan berjalan dengan lancar, tadi semua dicek dari mulai atas sampai bawah sama bang Beni (fisioterapi Persib) gimana kondisi saya sekarang. Bang Beni bilang bagus,” urainya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Luis Milla Upayakan Rezaldi Hehanusa Siap Berlaga

Avatar photo

Published

on


Merampungkan proses transfer dari Persija Jakarta pada Kamis (26/1/2023), Rezaldi Hehanusa langsung bertolak ke Bandung dan bergabung latihan pertama kalinya dengan klub barunya Persib. Rezaldi sudah mengikuti latihan di bawah arahan Luis Milla, Sabtu (28/1/2023), di Stadion Siliwangi, guna mempersiapkan laga lanjutan Liga 1 2022-2023.

Sambutan hangat diterimanya dari Bobotoh yang datang di stadion juga rekan-rekan barunya di Persib. Milla mengamati kondisi pemain yang akrab disapa Bule ini cukup baik, namun ia masih perlu menumbuhkan rasa percaya dirinya karena jarang bermain di Persija.

“Bagus, sejauh ini dia masih berlatih bersama Persija meski tidak cukup banyak menit bermain dan butuh menumbuhkan lagi kepercayaan dirinya,” kata Luis Milla dalam sesi wawancara usai latihan.

Pada putaran pertama Liga 1 2022-2023, Rezaldi tercatat hanya bermain dalam empat pertandingan. Masuk sebagai pemain pengganti melawan Bali United, PS Barito Putera, dan Dewa United, dan bermain sebagai starter di laga kontra PSS Sleman.

Poin plus yang bisa didapat Luis Milla dengan perekrutan pemain berposisi wing back kiri ini, adalah karena Rezaldi telah mengetahui gaya bermain yang ia inginkan. “Tapi dia sudah tahu karakter bermain saya, gaya permainan yang saya terapkan dan tahu apa yang harus dikerjakan,” sebut Milla.

Baik Milla dan Rezaldi, keduanya sama-sama sudah pernah bekerja saat era kepelatihan sang entrenador di Timnas Indonesia tahun 2017-2018. Sayap kiri Timnas kala itu dijamin oleh duet Rezaldi dan Febri Hariyadi.

Milla akan mengupayakan Rezaldi bisa mulai bermain di pertandingan terdekat kontra PSIS Semarang, Selasa (31/1/2023). Ia harus mampu cepat beradaptasi dengan suasana tim dan rekan-rekan baru yang telah ada.

“Tapi untuk saat ini secara perlahan dia diupayakan bisa membantu kami dan bisa mulai bermain. Yang pertama harus dilakukannya adalah beradaptasi dengan rekan satu timnya yang baru,” paparnya.

Lanjut Membaca
Advertisement

Advertisement

Komentar Bobotoh

Arsip

Trending