Banjir, Suara Dukungan Bagi Persib Pindah ke LPI
Thursday, 20 January 2011 | 18:25
Setelah kekalahan Persib Bandung atas Persisam Samarinda sore ini, banyak suara yang dilontarkan bobotoh agar Persib segera pindah ke kompetisi yang disebut PSSI sebagai liga hiburan, Liga Primer Indonesia. Hal ini dilontarkan bobotoh setelah melihat pertandingan Persib lewat televisi dan menganggap keputusan-keputusan wasit Suharto yang yang ditugaskan PT LI, terlalu berat sebelah ke kubu tuan rumah. Bahkan 15 menit setelah peluit panjang, umpatan ‘Wasit Goblog’ masuk dalam daftar 5 besar trending topic di twitter.
Semenjak babak pertama pertandingan, keputusan-keputusan yang diambil oleh wasit Suharto memancing emosi para pemain Persib, diantaranya Pablo Frances. Pemain bernomor punggung 20 ini merasa dirinya banyak dilanggar pemain lawan namun wasit tidak pernah meniup peluit. Sebaliknya peluit terlalu mudah ditiup jika seorang pemain lawan terjatuh. Hal inilah yang membuat Maman, Baihakki, Pablo, dan beberapa pemain lainnya mengerubungi wasit di akhir babak pertama, untungnya ada kapten Eka Ramdani yang dapat menenangkan rekan-rekannya.
Babak kedua dimulai tidak tambah baik kondisinya buat tim tamu. Hampir setiap Persib menyerang, maka bendera asisten wasit terangkat tanda pemain Persib terperangkap offside. Akibatnya, Gonzalez, Hilton, Pablo nyaris tidak berhasil masuk ke kotak penalti Persisam.
Tepat sebelum pergantian pemain, Pablo Frances diganti oleh Racfmat Affandi, wasit Suharto juga menghadiahinya dengan kartu kuning. Puncaknya, pada menit ke-76 sang pengadil mencabut kartu merah langsung kepada penyerang timnas Cristian Gonzalez. Kartu merah ini diacungkan wasit karena dirinya mengklaim mendapatkan kata-kata yang tidak mengenakkan dari penyerang Maung Bandung paling berbahaya tersebut.
Dengan keunggulan jumlah pemain, Persisam lebih leluasa untuk mengurung pertahanan Persib, sementara Nova Arianto cs hanya bisa bertahan dengan 10 orang. Akhirnya, Pavel Solomin membuka kemenangan Persisam lewat golnya pada menit ke-85. Sampai 1 menit tambahan waktu, Persib harus mengakui kedudukan akhir 0-1 di papan skor stadion Segiri, Samarinda.
Setelah pertandingan, lewat twitter para bobotoh menyuarakan kekecewaannya. Banyak yang mengusulkan agar klub kebanggaan warga jawa barat ini untuk segera pindah ke kompetisi Liga Primer Indonesia yang menurut mereka mempunyai wasit yang lebih adil. Tak sedikit juga bobotoh yang men-twit kata-kata ‘Wasit Goblog’ sehingga kata atau kalimat tersebut muncul dalam daftar kalimat yang paling sering muncul di dunia twitter saat itu.
follow twitternya simamaung.com —> @simamaung

Setelah kekalahan Persib Bandung atas Persisam Samarinda sore ini, banyak suara yang dilontarkan bobotoh agar Persib segera pindah ke kompetisi yang disebut PSSI sebagai liga hiburan, Liga Primer Indonesia. Hal ini dilontarkan bobotoh setelah melihat pertandingan Persib lewat televisi dan menganggap keputusan-keputusan wasit Suharto yang yang ditugaskan PT LI, terlalu berat sebelah ke kubu tuan rumah. Bahkan 15 menit setelah peluit panjang, umpatan ‘Wasit Goblog’ masuk dalam daftar 5 besar trending topic di twitter.
Semenjak babak pertama pertandingan, keputusan-keputusan yang diambil oleh wasit Suharto memancing emosi para pemain Persib, diantaranya Pablo Frances. Pemain bernomor punggung 20 ini merasa dirinya banyak dilanggar pemain lawan namun wasit tidak pernah meniup peluit. Sebaliknya peluit terlalu mudah ditiup jika seorang pemain lawan terjatuh. Hal inilah yang membuat Maman, Baihakki, Pablo, dan beberapa pemain lainnya mengerubungi wasit di akhir babak pertama, untungnya ada kapten Eka Ramdani yang dapat menenangkan rekan-rekannya.
Babak kedua dimulai tidak tambah baik kondisinya buat tim tamu. Hampir setiap Persib menyerang, maka bendera asisten wasit terangkat tanda pemain Persib terperangkap offside. Akibatnya, Gonzalez, Hilton, Pablo nyaris tidak berhasil masuk ke kotak penalti Persisam.
Tepat sebelum pergantian pemain, Pablo Frances diganti oleh Racfmat Affandi, wasit Suharto juga menghadiahinya dengan kartu kuning. Puncaknya, pada menit ke-76 sang pengadil mencabut kartu merah langsung kepada penyerang timnas Cristian Gonzalez. Kartu merah ini diacungkan wasit karena dirinya mengklaim mendapatkan kata-kata yang tidak mengenakkan dari penyerang Maung Bandung paling berbahaya tersebut.
Dengan keunggulan jumlah pemain, Persisam lebih leluasa untuk mengurung pertahanan Persib, sementara Nova Arianto cs hanya bisa bertahan dengan 10 orang. Akhirnya, Pavel Solomin membuka kemenangan Persisam lewat golnya pada menit ke-85. Sampai 1 menit tambahan waktu, Persib harus mengakui kedudukan akhir 0-1 di papan skor stadion Segiri, Samarinda.
Setelah pertandingan, lewat twitter para bobotoh menyuarakan kekecewaannya. Banyak yang mengusulkan agar klub kebanggaan warga jawa barat ini untuk segera pindah ke kompetisi Liga Primer Indonesia yang menurut mereka mempunyai wasit yang lebih adil. Tak sedikit juga bobotoh yang men-twit kata-kata ‘Wasit Goblog’ sehingga kata atau kalimat tersebut muncul dalam daftar kalimat yang paling sering muncul di dunia twitter saat itu.
follow twitternya simamaung.com —> @simamaung

wah.. klo semua tim peserta liga super pada ga betah N pengen pindah ke LPI.., Berarti TIMNAS ga bakalan ada skuad nya donX..,?? tapi teu nanaon lah da etamah kahayang PSSI…, Heg we kumaha PSSI da PSSI mah Nu aing Mereun Ceuk Nurdin teh..??? hiduplah PSSI bawa terus ampe mampus tah PSSI teh…!!!
NURDIN HALID KUDU TURUN………
bangga tim klian masuk LPi kan LPi ilegal ng terdaftr oleh FiFa,ntar klo uda di terdaftar di FIFA klup kmi asal palembang sriwijaya fc akan bergabung ke LPI sabar aja ng lama lagi nurdin halid akan cabut di dunia persepakbolaan indonesia……..
iah, bner noh!!
mnding PERSIB pndah ke LPI aja, klo bsa smwa aja pndah ke LPI n kosongkan ISL!!
Mengenai rencana pindah ke LPI lebih baik di pikirkan lg matang2..
mari qt lihat kebelakang sejarah tim Persib,merupakan suatu tim besar di belantika sepakbola indonesia.kebesaran tim Persib tdk hanya di Indonesia saja,tetapi di Asia (Bukti Ada,berdasarkan pengalaman pribadi).amat disayangkan kalo sampe Persib pindah ke LPI yg notabennya Liga yg di kecam oleh FIFA dan PSSI.coba temen2 bayangkan motivasi apa yg di dapat maen di LPI,secara simtem kompetisinya tidak ada yg namanya degradasi,apa yg bisa di peroleh dari LPI??bermain tanpa motivasi & tanpa Beban,apa bisa meningkatkan kualitas permainan??dan kalo seandainyaPersib Hijrah ke LPI,”kasiann “pemain-pemain muda Persib.banyak calon2 bintang masa depan di Persib,apalagi komposisi Para Pemain Persib adalah pemain berlabel Timnas..,bagaimana nasib mereka kalo itu sampe terjadi(khusus utk pemain yg berpotensial).mari kita bersama2 berpikiran dewasa untuk Kepentingan tim persib bandung yg kita cintai.jaga selalu “profesionalitas”
Jgn pindah uy, kesian nanti Nurdin !!!
Akh pindah ja.ngpa’n brthn lo tdak adil.mlahan mancing emosi trus.liga. . .liga. . . .liga.liga LPI liga LPI skarang jg. . . . .
halo halo bandung, tiada kata yang pantas, tida sikap yang terhormat kecuali persib hijrah ke LPI, hidup persib hidup LPI