Connect with us

Berita Persib

Awali Laga dengan Baik, Robert Senang Persib Tekuk PSIS

Published

on


Maung Bandung kembali menunjukan taringnya pasca menekuk PSIS dalam laga yang digelar di Si Jalak Harupat. Performa Supardi dan kolega pun mendapat apresiasi dari Robert Rene Alberts. Menurutya Persib mampu menunjukkan permainan yang ciamik sejak peluit pertama dibunyikan hingga gol cepat tercipta.

Ezechiel N’douassel mampu membuka keunggulan ketika laga masih berusia 10 menit. Setelah itu dominasi dipertontonkan oleh tim Maung Bandung dan Nick Kuipers mampu menambah keunggulan namun gol dianulir wasit. Tandukannya gagal dihitung menjadi gol lantaran ada pelanggaran yang terjadi lebih dulu.

“Selamat untuk pemain atas kemenangan malam ini, mereka fight untuk meraih kemenangan. Di 30 menit pertama, saya pikir kami bisa mendominasi permainan sepenuhnya dan menghasilkan gol dari kesempatan yang didapat dan ada satu gol bersih yang dianulir,” kata Robert dalam jumpa pers usai laga.

Hanya saja setelah itu Persib mulai mengendurkan permainannya dan membuat PSIS menyerang. Hasilnya satu gol dari Bruno Silva mampu tercipta pada menit 53 lewat tendangan spekulasi jarak jauh. Robert mengakui memang anak asuhnya mengalami penurunan permainan hingga akhirnya kebobolan.

“Setelah itu permainan berubah karena banyak tendangan bebas di area pemainan kami dan itu sangat berbahaya, Semarang ialah tim dengan kekuatan fisik dan pemain asing yang tangguh. Di babak kedua kami melanjutkan cara bermain seperti saat kami mengakhiri babak pertama,” ujarnya.

Beruntung Persib mampu bangkit dan kembali unggul di menit 73 lewat sepakan penalti Febri Hariyadi. Usaha Persib yang tidak kenal lelah melancarkan serangan membuat pemain PSIS melakukan kesalahan di kotak penalti. Sebagai algojo, tendangan kerasnya mampu menaklukan Joko Ribowo.

“Kami memberikan bola kepada lawan terlalu mudah dan Semarang memainkan bola direct yang sangat berbahaya dan satu tendangan mereka bisa menghasilkan gol. Kami juga mempunyai satu-dua kesempatan dan senang akhirnya pemain bisa mencetak dari penalti hari ini dan itu memberikan kami kemenangan,” tukasnya.

Advertisement
2 Comments

2 Comments

  1. Persib laah

    07/11/2019 at 09:42

    Estevan masih loba mawa jeung egois, padahal gozo geus bebas kawalan, moga lbih baik

  2. Bobotoh Papua

    07/11/2019 at 15:24

    Betul, Persib menang untung saja.

    Di 20 menit akhir Persib di bombardir habis2an sama PSIS. Sampai ketar ketir ngelihatnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Riwayat Cedera Rezaldi Hehanusa, dan Kondisinya Kini

Avatar photo

Published

on


Pada transfer windows tengah musim Liga 1 2022/2023 ini Persib Bandung berhasil mendaratkan bek kiri dari tim rival Persija Jakarta. Sosok bek kiri yang dibutuhkan Luis Milla itu adalah Rezaldi Hehanusa. Seorang pemain yang pernah membela Timnas Indonesia, namun minim menit bermain musim ini.

Setelah ditelusuri, riwayat cedera Rezaldi selama membela klub ibu kota bisa dibilang parah. Ia pernah didiagnosa mengalami cedera lutut pada dua kakinya pada musim musim 2018 dan menjalani operasi 2019. Tak sampai di situ, ia pula cedera panjang pada Liga 1 2021-2022 musim lalu karen gangguan tendon achilles.

Pada tahun tersebut ia mengakhiri musim lebih cepat pasca melewatkan 13 pertandingan Persija. Setelah sembuh, di Liga 1 2022-2023 ini ia masih perlu meningkatkan rasa percaya dirinya karena belum mampu menembus tim inti arahan Thomas Doll saat di Persija.

“Kalau kondisi sekarang saya Alhamdulillah saya sudah pulih dan saya sudah merasa enak, sudah merasa lebih nyaman dari kondisi sebelumnya. Setelah operasi itu saya lebih nyaman,” kata Rizaldi.

“Sekarang—karena ketika sebelum operasi itu saya menahan nyeri hampir lama—sebelum liga beres 2018 itu saya sudah menahan nyeri. Sekarang saya sudah lebih plong saja sih,” paparnya.

Ia menceritakan bahwa cedera yang sempat ia alami karena adanya tulang tumbuh pada bagian dekat tumit. Pasca operasi dan penyembuhan kini ia semakin nyaman saat bermain. “Cedera saya itu ada tulang tumbuh di bagian dekat tumit dan sejauh ini enggak ada masalah sih Alhamdulillah,” terangnya.

Rizaldi pun diketahui telah lolos tes kesehatan yang dilakukannya pada Sabtu (28/1/2023) pagi ditangani oleh tim medis Persib. “Tes kesehatan berjalan dengan lancar, tadi semua dicek dari mulai atas sampai bawah sama bang Beni (fisioterapi Persib) gimana kondisi saya sekarang. Bang Beni bilang bagus,” urainya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Luis Milla Upayakan Rezaldi Hehanusa Siap Berlaga

Avatar photo

Published

on


Merampungkan proses transfer dari Persija Jakarta pada Kamis (26/1/2023), Rezaldi Hehanusa langsung bertolak ke Bandung dan bergabung latihan pertama kalinya dengan klub barunya Persib. Rezaldi sudah mengikuti latihan di bawah arahan Luis Milla, Sabtu (28/1/2023), di Stadion Siliwangi, guna mempersiapkan laga lanjutan Liga 1 2022-2023.

Sambutan hangat diterimanya dari Bobotoh yang datang di stadion juga rekan-rekan barunya di Persib. Milla mengamati kondisi pemain yang akrab disapa Bule ini cukup baik, namun ia masih perlu menumbuhkan rasa percaya dirinya karena jarang bermain di Persija.

“Bagus, sejauh ini dia masih berlatih bersama Persija meski tidak cukup banyak menit bermain dan butuh menumbuhkan lagi kepercayaan dirinya,” kata Luis Milla dalam sesi wawancara usai latihan.

Pada putaran pertama Liga 1 2022-2023, Rezaldi tercatat hanya bermain dalam empat pertandingan. Masuk sebagai pemain pengganti melawan Bali United, PS Barito Putera, dan Dewa United, dan bermain sebagai starter di laga kontra PSS Sleman.

Poin plus yang bisa didapat Luis Milla dengan perekrutan pemain berposisi wing back kiri ini, adalah karena Rezaldi telah mengetahui gaya bermain yang ia inginkan. “Tapi dia sudah tahu karakter bermain saya, gaya permainan yang saya terapkan dan tahu apa yang harus dikerjakan,” sebut Milla.

Baik Milla dan Rezaldi, keduanya sama-sama sudah pernah bekerja saat era kepelatihan sang entrenador di Timnas Indonesia tahun 2017-2018. Sayap kiri Timnas kala itu dijamin oleh duet Rezaldi dan Febri Hariyadi.

Milla akan mengupayakan Rezaldi bisa mulai bermain di pertandingan terdekat kontra PSIS Semarang, Selasa (31/1/2023). Ia harus mampu cepat beradaptasi dengan suasana tim dan rekan-rekan baru yang telah ada.

“Tapi untuk saat ini secara perlahan dia diupayakan bisa membantu kami dan bisa mulai bermain. Yang pertama harus dilakukannya adalah beradaptasi dengan rekan satu timnya yang baru,” paparnya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Milla Sebut Kehadiran Rezaldi Hehanusa Sempurna untuk Tim

Avatar photo

Published

on

Rezaldi Hehanusa melakukan latihan perdana bersama klub barunya Persib Bandung pada Sabtu (28/1/2023) sore, di Stadion Siliwangi Bandung. Rezaldi mendapat sambutan hangat dari pemain-pemain Persib, tak terkecuali pelatih Luis Milla yang langsung memimpin latihan tim.

Kini Luis Milla menatap optimistis sisa pertandingan Liga 1 2022/2023. Kehadiran Rezaldi akan menambal kelemahan Persib di bek sayap kiri pasca kehilangan Zalnando dan David Kevin Rumakiek karena cedera yang membutuhkan waktu pemulihan panjang.

“Ya ini latihan pertama setelah pertandingan dan saya tahu klub mendatangkan Rezaldi. Saya sangat senang dengan situasi ini karena situasi yang dialami tim ada beberapa pemain yang menderita cedera dan kami butuh satu pemain di posisi bek kiri,” kata Milla.

Kehadiran Rezaldi membuat skuad arahan pelatih asal Spanyol itu sempurna. Milla tahu apa yang akan dilakukannya ke depan, ia akan memoles tim ini untuk bisa konsisten mempertahankan tren positif di 12 laga.

Seperti apa yang ia janjikan Milla akan berusaha membuat Persib tetap kompetitif di putaran kedua kompetisi. Mempertahankan posisi puncak klasemen dan mengangkat piala pada akhir musim.

“Kami butuh pemain tersebut untuk mengarungi liga dalam tiga bulan ke depan dan bagi saya ini sempurna. Tim ini sudah cukup untuk bersaing hingga akhir,” sebutnya.

Lanjut Membaca
Advertisement

Advertisement

Komentar Bobotoh

Arsip

Trending