Connect with us

Berita Persib

Arema FC Tak Peduli Statistik Tak Pernah Menang di Bandung

Published

on


Winger Arema FC, Ridwan Tawainela berambisi untuk mengamankan poin penuh di kandang Persib pada pertandingan Selasa (12/11/2019), di Si Jalak Harupat. Ridwan ingin timnya mengamankan papan atas klasemen, dimana saat ini Singo Edan tempati posisi lima besar.

Meski tidak melakukan official training di Si Jalak Harupat, Ridwan mengaku siap menghadapi segala tekanan nanti dari suporter tuan rumah. “Kami sudah siap menghadapi pertandingan besok melawan Persib, ini bagi kami adalah sangat penting untuk ambil poin dan amankan posisi di papan atas,” katanya.

Rekor Arema FC di kandang Persib pun bisa dibilang tidak begitu baik. Dari lima kali lawatannya ke Bandung, Arema tidak pernah sekalipun menang, dua kali Persib menang, tiga kali imbang.

Rekor pertemuan Persib vs Arema FC di Bandung:
2019 Persib 1-1 Arema FC (Piala Indonesia)
2018 Persib 2-0 Arema FC (Liga 1)
2017 Persib 0-0 Arema FC (Liga 1)
2016 Persib 0-0 Arema FC (TSC)
2014 Persib 3-2 Arema FC (ISL)

Pelatih Arema Milomir Seslija tidak ingin menganggap statistik itu sebagai patokan untuk pertandingan nanti. Pertandingan yang sudah berlalu hanya bagian dari sejaraH karena laga di depan adalah lembaran baru yang mesti diselesaikan sebaik mungkin.

“Kita tidak bisa melihat hanya sepanjang tahun ini, bukan soal punya rekor yang bagus atau buruk, karena ini jadi musim yang berat bukan cuma buat kami tapi untuk Persib,” kata Milo.

“Jika lima pertandingan terakhir berjalan baik bukan berarti sebelumnya bagus juga, ini adalah sepak bola dan setiap pertandingan berbeda, semua mungkin bisa lupa dengan hasil pertandingan, tapi semua ingat dengan piala (juara),” bebernya.

Berita Persib

Melawan Bali United Bukan Hanya Sekedar Rekor Buruk untuk Persib

Avatar photo

Published

on


Persib Bandung akan bertandang ke markas sementara Bali United di Stadion Maguwoharjo Sleman, Jumat (10/2/2023) dalam laga pekan ke-23 Liga 1 2022/2023. Persib dibayangi rekor buruk tak mampu menang saat menghadapi Bali United sejak 2017.

Dalam sembilan kali pertemuan, Persib menelan lima kekalahan dan imbang empat kali. Bek senior Persib Victor Igbonefo, menyebut pertandingan melawan Bali United bukan hanya sekedar rekor buruk, namun juga pertaruhan gelar juara Liga 1 2022/2023, Persib harus menang.

“Ya itu harapan kami untuk menang bukan hanya karena (memperbaiki) rekor karena kami butuh kemenangan dan kami harus jaga untuk tetap di atas,” imbuh Igbonefo.

Persib saat ini berada di puncak klasemen dengan 45 poin berselisih 10 poin dari Bali United di peringkat keenam yang baru mengemas 35 poin.Igbonefo sadar laga melawan Bali United akan sulit karena lawannya tersebut merupakan tim pemegang gelar back to back juara musim 2019 dan 2021/2022. Oleh karena itu, tim arahan Stefano Cuggurra Teco dihuni pemain-pemain berpengalaman dan berkualitas.

“Tapi kami sadar bahwa lawan yang kami hadapi bukan lawan yang mudah, mereka adalah champions liga dua musim terakhir, dan kami tetap hormat sama mereka sebagai tim yang bagus, dan kami sangat siap melawan mereka,” ujarnya.

Persiapan Persib berjalan cukup baik di Bandung jelang keberangkatan. Kondisi Maung Bandung tengah onfire berkat tren positif di 14 laga terakhir. “Persiapan cukup bagus dan aku pikir semua pemain dalam kondisi yang bagus, kami siap untuk menghadapi Bali United,” tegas Igbonefo.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Passos Beberkan Alasan Rekrut Mario Londok ke Persib

Avatar photo

Published

on


Persib Bandung di deadline transfer window paruh musim membuat kejutan dengan mendaratkan Mario Londok. Pemain yang berposisi sebagai kiper tersebut diresmikan jadi penjaga gawang keenam musim ini. Keputusan klub dalam merekrut kiper lagi pun menuai pertanyaan.

Luizinho Passos sebagai pelatih kiper pun angkat bicara mengenai rekomendasinya mendatangkan amunisi baru. Dia menyebut kondisinya saat ini adalah I Made Wirawan sudah berumur dan kemungkinan tidak lama lagi akan gantung sepatu. Karena itu, dia menyiapkan regenerasi dengan merekrut Mario Londok.

“Karena saya memikirkan masa depan. Saya punya satu kiper, Made yang sekarang sudah berusia 41 tahun, dalam hidup ada awalan dan akan ada akhir, itu normal. Made tentunya merupakan kiper Persib Bandung tapi saya juga memikirkan masa depan, saya perlu satu kiper lagi untuk disiapkan,” ujarnya saat ditemui di Stadion Siliwangi, Rabu (8/2).

Rekomendasi untuk menampung Mario yang tidak terikat kontrak dengan Persipura datang dari rekan senegara Passos. Gerson Rios yang merupakan pelatih kiper tim Persipura di Liga 1 musim lalu memberikan masukan pada Passos terkait kemampuan kiper berusia 25 tahun itu.

“Saya mendatangkan Mario setelah berbicara dengan teman saya, Gerson yang merupakan pelatih kiper Persipura di Liga 1 musim lalu, saya bicara dengannya dan memberikan saya banyak informasi mengenai Mario,” ujar Passos.

“Tentu saja masih ada hal yang perlu diperbaiki, tetapi itu normal dan tiap kiper yang datang ke sini untuk saya tangani itu tentunya perlu dibenahi kemampuannya. Kami bersyukur kiper-kiper yang datang semua bisa berkembang dengan baik,” lanjutnya.

Mengenai progres latihan sang kiper baru selama beberapa sesi latihan, Passos menyebut masih dibutuhkan adaptasi. Karena ada perbedaan filosofi dan metode latihan antara pelatih kiper sebelumnya dengn dia. Namun Passos percaya kiper asal Sulawesi Utara itu punya kualitas.

“Tentu perlu waktu karena saya memiliki filosofi yang berbeda. Saya memiliki filosofi, dan pelatih kiper di Persipura juga punya filosofinya sendiri jadi tentunya butuh waktu untuk dia beradaptasi dengan metode latihan saya. Tapi dia punya kualitas dan saya percaya dia bisa terus berkembang dan menunjukkan kemajuan bersama para kiper yang lainnya,” tukasnya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Rekor Gol Semusim Mungkin Tersusul, Ini Reaksi SVD

Avatar photo

Published

on


Rekor gol terbanyak Persib dalam satu musim sejak Liga Indonesia pertama dipegang oleh Sutiono Lamso dan Sergio Van Dijk. Keduanya sama-sama mencetak 21 gol dalam satu musim. Jika Sutiono mampu menunjukkan kesuburannya di Ligina 1994/1995, Sergio Van Dijk unjuk produktivitas pada musim 2013.

Kini pencapaian kedua pemain ini terancam disusul oleh David da Silva. Bomber asal Brasil tersebut hingga pekan ke-22 sudah mencetak 16 gol dan kemungkinan jumlah gol akan bertambah. Masih ada 13 pertandingan yang dilakoni Maung Bandung di sisa musim 2022/2023.

Sergio pun bicara soal potensi rekornya tersusul pada tahun ini. Menurutnya memang DDS merupakan juru gedor yang komplit dan punya naluri gol tinggi. “Menurut saya David da Silva pemain hebat, lebih hebat dari saya. Dan kalau lihat skill dia dan kemampuannya untuk cetak gol sangat komplit sekali,” kata SVD ketika diwawancara di Stadion Siliwangi, Rabu (8/2).

Dia pun menyebut andai David bisa menyusulnya, justru Sergio ikut berbahagia. Karena dengan ketajaman sang mesin gol tentu akan memberikan dampak yang positif bagi klub. Bahkan pemain naturalisasi ini berharap David da Silva bisa menjadi pemain paling moncer di sejarah klub.

“Menurut saya itu tidak apa-apa dan saya senang Persib mempunyai pemain hebat dan mudah-mudahan dia bisa terus mencetak gol supaya menjadi top skorer sepanjang masa dari Persib,” terang striker yang dikenal dengan kaki kiri mematikan dan sundulan yang jitu ini.

Pria yang kini berkarir sebagai agen pemain itu pun menyebut kans Persib menjadi juara cukup besar. Sebab kualitas tim sudah mumpuni dengan memimpin klasemen sementara. Tim asuhan Luis Milla juga mampu memetik kemenangan menghadapi sesama tim papan atas seperti Persija.

“Ya menurut saya itu bisa, Persib musim ini kalau lihat musim ini persaingan di papan atas, Persib yang paling kuat. Kalau melihat lawan Persija cukup kuat tapi kita lebih kuat dan minggu depan lawan PSM, itu menurut saya pertandingan yang penting,” tukasnya.

Lanjut Membaca
Advertisement

Advertisement

Komentar Bobotoh

Arsip

Trending