Connect with us

Berita Persib

Ada Rahasia di Balik Hengkangnya Ezechiel

Published

on


Hengkangnya Ezechiel ke Bhayangkara FC diisukan sebab ketidakharmonisan ia dengan pelatih kepala Persib Robert Alberts. Namun agen sang pemain, Agwa Aliba, coba menutupi itu dan merahasiakan hal sensitif kepada publik.

Agwa hanya mengatakan bahwa Ezechiel pergi karena ia ingin mencari suasana baru. Pemain Timnas Chad itu sudah memperkuat Persib sejak pertengahan musim 2017 dan mencetak total 32 gol di Kompetisi Liga 1. Adapun alasan lainnya yang ia pilih untuk tidak mengungkapkannya.

“Alasan enggak ada masalah dengan Bobotoh atau pengurus. Dia ingin cari suasana baru saja. Dia cerita sebatas itu saja, kalau alasan lainnya saya simpan itu rahasia. (Masalah dengan Robert), saya belum bisa sebutkan itu,” ungkap Agwa Aliba.

Persib bukan tanpa usaha untuk mempertahankan top skornya. Manajer Persib Umuh Muchtar disebut-sebut mati-matian ingin mempertahankan Eze, namun apa daya sang pemain bulat untuk pergi dari Bandung.

“Umuh memang matian-matian mempertahankan Ezechiel. Tapi saya sebagai agen tidak bisa ambil keputusan. Saya ditelepon serius untuk menyampaikan kepada Ezechiel jangan kemana-mana dulu,” terang Agwa.

“Saya sebagai agen tidak bisa ambil keputusan sendiri. Saya cuma atur saja. Ezechiel yang ambil keputusan di situ. Dia mau balik lagi, cuma dia butuh suasana baru,” tukasnya.

Advertisement
19 Comments

19 Comments

  1. Nyatu sangu

    22/01/2020 at 19:38

    Lebih baik berpisah daripada saling merugikan… Tinggal cari pengganti yg lebih hebat

  2. Oded

    22/01/2020 at 20:08

    geus wae atuh kaluar mah kaluar wae tong ngaluarkeun isu teu puguh..

    • Hendra

      27/01/2020 at 10:08

      arisia kunaon ?

  3. Aki Uyu

    22/01/2020 at 20:11

    Teuing atuh anu aralus sok hayang kabur wae ti Persib!

    • Juhdi_bgr

      22/01/2020 at 20:38

      Semoga menang pengganti NU leuwih Alus..gerak cpet

  4. babaturan lord

    22/01/2020 at 20:25

    Nu lain rahasia deui mah pelatih jeung manajemen ‘tertentu’ teu sinergi taun2 terakhir ieu, ngan nu ayeuna mah rada soft, mun nu taun kamari mah beunteungor teuing matak reuwas manajemen langsung peugat kontrak sepihak….ekekekek

    • Si oding

      23/01/2020 at 15:18

      Ari bobotol nu ayena kumaha?????

      • diding aja

        25/01/2020 at 14:16

        Ya kita pasrahkan aja karena hak dia untuk memilih.kecuali masih terkait kontrak itu bisa di peetahankan.masih banyak pemain asing yg lebih bagus kalau kita cari.hidup PERSIB NU AINK

  5. udin petot

    22/01/2020 at 20:39

    Neangan nu leuwih alus dibanding Eze ari hayang juara mah..ulah eleh ku tim lain atuh Sib

  6. Sport Magazine

    22/01/2020 at 20:59

    Bae atuh da ti kamari ge emang hayang ningali Persib maen murni strategi RRA, tanpa dirusak pemain nu udat-adat aambekan

  7. Bobo Toh

    22/01/2020 at 21:20

    Managementna bisnis didalam bisnis Matak moal mikir Kana prestasi Ari kieu wae mah, tiap beres kompetisi kieu Jeung kieu we Jeung ulah sok pepeletukan teu puguh gera Sarua Jeung ningalikeun parahna managemen Jeung pelatih khususna nu kumisan

  8. ARSeven

    22/01/2020 at 21:54

    Bintang2 Persib ti baheula Tara Aya nu happy ending kunaonnya? Bekamenga, Gonzales, Van Dijk, Spasso, Essien? Mun kaluar teh sok gara2 paketrok jeun minijimin

  9. oray tapa

    23/01/2020 at 05:01

    Bhayangkara tim minim supportor tapi teu lebar ngaluarkeun duit. Beda pisan jeung tim uwing euy…

  10. Kokoronotomo

    23/01/2020 at 10:05

    Jangan ada dusta diantara maraneh, hanya Allah jeung maraneh yg tau, kunaon ?

  11. Jimat akur

    23/01/2020 at 11:50

    Iuran ker meli pemain nu alus yu?

  12. Nana Andriana

    23/01/2020 at 13:29

    Ah da e etamah teu alus alus teuing maen mah prestasi 20 % brutal 80%

  13. Persib laah

    23/01/2020 at 13:31

    klub bola diurus lain ku tukang bola

    • Si oding

      23/01/2020 at 15:15

      Jaman ayeuna mah,nu penting loba duit,rek ku tukang seblak g bisa..gkgkgkkkk..

  14. Hendi

    11/03/2020 at 03:54

    Eze harusnya sadar persib yg menjadikan dia besar. Memang kadang dicaci tapi lebih banyak disanjung. Sayang si eze dan agen tdk membaca kondisi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Melawan Bali United Bukan Hanya Sekedar Rekor Buruk untuk Persib

Avatar photo

Published

on


Persib Bandung akan bertandang ke markas sementara Bali United di Stadion Maguwoharjo Sleman, Jumat (10/2/2023) dalam laga pekan ke-23 Liga 1 2022/2023. Persib dibayangi rekor buruk tak mampu menang saat menghadapi Bali United sejak 2017.

Dalam sembilan kali pertemuan, Persib menelan lima kekalahan dan imbang empat kali. Bek senior Persib Victor Igbonefo, menyebut pertandingan melawan Bali United bukan hanya sekedar rekor buruk, namun juga pertaruhan gelar juara Liga 1 2022/2023, Persib harus menang.

“Ya itu harapan kami untuk menang bukan hanya karena (memperbaiki) rekor karena kami butuh kemenangan dan kami harus jaga untuk tetap di atas,” imbuh Igbonefo.

Persib saat ini berada di puncak klasemen dengan 45 poin berselisih 10 poin dari Bali United di peringkat keenam yang baru mengemas 35 poin.Igbonefo sadar laga melawan Bali United akan sulit karena lawannya tersebut merupakan tim pemegang gelar back to back juara musim 2019 dan 2021/2022. Oleh karena itu, tim arahan Stefano Cuggurra Teco dihuni pemain-pemain berpengalaman dan berkualitas.

“Tapi kami sadar bahwa lawan yang kami hadapi bukan lawan yang mudah, mereka adalah champions liga dua musim terakhir, dan kami tetap hormat sama mereka sebagai tim yang bagus, dan kami sangat siap melawan mereka,” ujarnya.

Persiapan Persib berjalan cukup baik di Bandung jelang keberangkatan. Kondisi Maung Bandung tengah onfire berkat tren positif di 14 laga terakhir. “Persiapan cukup bagus dan aku pikir semua pemain dalam kondisi yang bagus, kami siap untuk menghadapi Bali United,” tegas Igbonefo.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Passos Beberkan Alasan Rekrut Mario Londok ke Persib

Avatar photo

Published

on


Persib Bandung di deadline transfer window paruh musim membuat kejutan dengan mendaratkan Mario Londok. Pemain yang berposisi sebagai kiper tersebut diresmikan jadi penjaga gawang keenam musim ini. Keputusan klub dalam merekrut kiper lagi pun menuai pertanyaan.

Luizinho Passos sebagai pelatih kiper pun angkat bicara mengenai rekomendasinya mendatangkan amunisi baru. Dia menyebut kondisinya saat ini adalah I Made Wirawan sudah berumur dan kemungkinan tidak lama lagi akan gantung sepatu. Karena itu, dia menyiapkan regenerasi dengan merekrut Mario Londok.

“Karena saya memikirkan masa depan. Saya punya satu kiper, Made yang sekarang sudah berusia 41 tahun, dalam hidup ada awalan dan akan ada akhir, itu normal. Made tentunya merupakan kiper Persib Bandung tapi saya juga memikirkan masa depan, saya perlu satu kiper lagi untuk disiapkan,” ujarnya saat ditemui di Stadion Siliwangi, Rabu (8/2).

Rekomendasi untuk menampung Mario yang tidak terikat kontrak dengan Persipura datang dari rekan senegara Passos. Gerson Rios yang merupakan pelatih kiper tim Persipura di Liga 1 musim lalu memberikan masukan pada Passos terkait kemampuan kiper berusia 25 tahun itu.

“Saya mendatangkan Mario setelah berbicara dengan teman saya, Gerson yang merupakan pelatih kiper Persipura di Liga 1 musim lalu, saya bicara dengannya dan memberikan saya banyak informasi mengenai Mario,” ujar Passos.

“Tentu saja masih ada hal yang perlu diperbaiki, tetapi itu normal dan tiap kiper yang datang ke sini untuk saya tangani itu tentunya perlu dibenahi kemampuannya. Kami bersyukur kiper-kiper yang datang semua bisa berkembang dengan baik,” lanjutnya.

Mengenai progres latihan sang kiper baru selama beberapa sesi latihan, Passos menyebut masih dibutuhkan adaptasi. Karena ada perbedaan filosofi dan metode latihan antara pelatih kiper sebelumnya dengn dia. Namun Passos percaya kiper asal Sulawesi Utara itu punya kualitas.

“Tentu perlu waktu karena saya memiliki filosofi yang berbeda. Saya memiliki filosofi, dan pelatih kiper di Persipura juga punya filosofinya sendiri jadi tentunya butuh waktu untuk dia beradaptasi dengan metode latihan saya. Tapi dia punya kualitas dan saya percaya dia bisa terus berkembang dan menunjukkan kemajuan bersama para kiper yang lainnya,” tukasnya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Rekor Gol Semusim Mungkin Tersusul, Ini Reaksi SVD

Avatar photo

Published

on


Rekor gol terbanyak Persib dalam satu musim sejak Liga Indonesia pertama dipegang oleh Sutiono Lamso dan Sergio Van Dijk. Keduanya sama-sama mencetak 21 gol dalam satu musim. Jika Sutiono mampu menunjukkan kesuburannya di Ligina 1994/1995, Sergio Van Dijk unjuk produktivitas pada musim 2013.

Kini pencapaian kedua pemain ini terancam disusul oleh David da Silva. Bomber asal Brasil tersebut hingga pekan ke-22 sudah mencetak 16 gol dan kemungkinan jumlah gol akan bertambah. Masih ada 13 pertandingan yang dilakoni Maung Bandung di sisa musim 2022/2023.

Sergio pun bicara soal potensi rekornya tersusul pada tahun ini. Menurutnya memang DDS merupakan juru gedor yang komplit dan punya naluri gol tinggi. “Menurut saya David da Silva pemain hebat, lebih hebat dari saya. Dan kalau lihat skill dia dan kemampuannya untuk cetak gol sangat komplit sekali,” kata SVD ketika diwawancara di Stadion Siliwangi, Rabu (8/2).

Dia pun menyebut andai David bisa menyusulnya, justru Sergio ikut berbahagia. Karena dengan ketajaman sang mesin gol tentu akan memberikan dampak yang positif bagi klub. Bahkan pemain naturalisasi ini berharap David da Silva bisa menjadi pemain paling moncer di sejarah klub.

“Menurut saya itu tidak apa-apa dan saya senang Persib mempunyai pemain hebat dan mudah-mudahan dia bisa terus mencetak gol supaya menjadi top skorer sepanjang masa dari Persib,” terang striker yang dikenal dengan kaki kiri mematikan dan sundulan yang jitu ini.

Pria yang kini berkarir sebagai agen pemain itu pun menyebut kans Persib menjadi juara cukup besar. Sebab kualitas tim sudah mumpuni dengan memimpin klasemen sementara. Tim asuhan Luis Milla juga mampu memetik kemenangan menghadapi sesama tim papan atas seperti Persija.

“Ya menurut saya itu bisa, Persib musim ini kalau lihat musim ini persaingan di papan atas, Persib yang paling kuat. Kalau melihat lawan Persija cukup kuat tapi kita lebih kuat dan minggu depan lawan PSM, itu menurut saya pertandingan yang penting,” tukasnya.

Lanjut Membaca
Advertisement

Advertisement

Komentar Bobotoh

Arsip

Trending