Connect with us

Berita Persib

Achmad Jufriyanto Perpanjang Kontrak Dua Tahun di Persib

Published

on


Achmad Jufriyanto menandatangani kontrak dua tahun bersama Persib Bandung. Hal itu diumumkan melalui website resmi klub pada Sabtu (23/4/2022). Peran dan sosok bek tengah ini sebagai pemain senior masih dibutuhkan tim baik di dalam maupun di luar lapangan sebagai penyeimbang tim.

Jupe sapaan akrab dari Jufriyanto berbaju Persib pertama kali musim 2014. Ia salah satu kepingan skuat juara Maung Bandung pada Kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014. Tendangan penalti pemain bernomor punggung 16 ini kala itu menjadi penentu gelar juara, mengalahkan Persipura Jayapura dalam drama adu tendangan penalti di final.

Karir Jupe di Persib beberapa kali keluar masuk. Sempat hengkang ke Sriwijaya FC tahun 2016, Jupe kembali berbaju biru musim 2017. Tahun 2018 ia keluar dari tim untuk mendapat kesempatannya bermain di Liga Malaysia memperkuat Kuala Lumpur City FC.

2019 ia mendapat kepercayaan di tangan pelatih Robert Alberts. Musim 2020 Jupe dipinjamkan ke Bhayangkara FC. Sampai musim 2021 tiba, Jupe bahu membahu bersama Nick Kuipers dan Victor Igbonefo menggalang pertahanan di Liga 1 2021/2022. Ia mencatatkan 1436 menit bermain dari 17 kali penampilan.

Menurut Direktur Persib Teddy Tjahjono mempertahankan Jupe di klub untuk dua tahun kedepan adalah tepat. Karena ia sosok yang dibutuhkan tim sebagai pemain senior. Ia adalah orang yang telah banyak memberikan kontribusi selama berkostum Persib.

“Kami sepakat menjalin kerjasama dua tahun ke depan. Tim masih membutuhkan perannya di dalam dan luar lapangan. Jufriyanto masih sangat dibutuhkan. Ia bisa menjadi penyeimbamg tim antara pemain muda dan senior, juga pembimbing bagi junior-juniornya,” ungkap Teddy seperti dikutip laman resmi klub.

Advertisement
11 Comments

11 Comments

  1. Pengamat Persib

    23/04/2022 at 20:43

    Wah euy ada kumaha ieu si Jupe di pertahankan, tos apal kualitas Jupe menurun, timur penjagaan striker lawan sok kalewatan wae dan sok penempatan posisi salah wae Mun keur di serang lawan, bari sok Tara rekeup euy ngajagaanna.. jiga embung cedera Mun man to man marking. Payah lah ieu kumaha yeuh anak emas Jupe titipan, juga anu teu Aya deui wae bek Alus nasional??? Karunya kiper euy… Pasti kerja keras deui jiga kamari.. ada apa dengan manajemen ini?

    • UDIN

      24/04/2022 at 03:39

      sia deui.sia deui.. penganguran sejati.. hobi na nyinyir wae d setiap berita persib..

    • Ainv maung

      24/04/2022 at 05:15

      Seer waos ah jiga pelatih wae.. manajemen jeng pelath ges lewih nyaho

  2. Yyt

    23/04/2022 at 22:32

    Sok atuh silaing nu ngalatihna….

  3. Komarudin

    23/04/2022 at 22:39

    Satuju keun kumaha pelatih jeung manajemen nu leuwih apal kana kabutuhan tim,

  4. Koboi Berlisensi

    24/04/2022 at 07:00

    Jupe jeung bli made, 2 nu nyesa ti skuad juara 2014, sugan pensiun di persib jeung sugan aya testimonial match jang 2nana

  5. Yanto setiadi

    24/04/2022 at 09:57

    Bagus lah di pertahankan walau gimanapun jupe udh banyak kontribusi untuk persib

  6. Fandy.jun

    24/04/2022 at 11:03

    Jupe lumayan masih bagus tapi diharapkan jangan mengulang kesalahan yang sama kalau ada di dalam kotak penalti tidak melakukam kesalahan atau pelanggaran keras pada pemain lawan.

  7. Kang Udin

    24/04/2022 at 23:30

    Jupe alus keneh… Maen taktis…

  8. Mamang Djaja Mihardja

    25/04/2022 at 16:17

    tingali fakta, umur moal bisa dibohongan, sticker lawan loba nu ngarora, garesit, type destroyer, awak sembada, disanghareupan ku “sesa” persib 2014? little or big mistake? pikiran ku mastaka nu sehat keneh tong ku nu tos kakontaminasi kebaperan… jaba basana teu merenah…

    • Koboi Berlisensi

      26/04/2022 at 19:00

      Ngomongkeun fakta mang nya, persib tim anu kabobolan leuwih saeutik tibatan tinu lain, fakta nu lain, leo BU (nu tanagana tinggal ‘sesa’) leuwih kolot tibatan duo bek persib (jupe&Victor) tapi geuning juara back to back, kasimpulanna mah tiap bobotoh kembae atuh beda penilaian ka salah sahiji pamaen…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Pandangan Komisaris Persib Soal Liga 1 Dilanjutkan dengan Sistem Bubble

Avatar photo

Published

on


Sudah dua bulan Kompetisi Liga 1 2022-2023 terhenti sejak 2 Oktober lalu akibat dampak insiden Kanjuruhan. Angin segar kelanjutan liga muncul akan kembali kick-off 2 Desember, namun kemungkinan urung setelah rapat koordinasi antara PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB), dan Polri beberapa waktu lalu tak menemukan kata sepakat.

Komisaris Persib Umuh Muchtar sudah memprediksi lanjutan Liga 1 2022-2023 akan sulit terlaksana selama Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI belum digelar. KLB sendiri baru bisa akan dilaksanakan pada Februari 2023 sesuai arahan dari FIFA.

“Apa kata saya benar saya sudah pernah ngomong tidak akan, karena belum jelas walau sudah dijadwalkan saya sudah ngomong belum kondusif. Makanya sekarang lebih baik KLB dulu setelah KLB baru dibentuk lagi yang jelas,” tanggap Umuh.

PSSI dan PT LIB merancang pertandingan lanjutan Liga 1 2022-2023 dilaksanakan dengan sistem bubble terpusat di Jawa Tengah tanpa penonton. Ada empat stadion ditunjuk, yakni Stadion Maguwoharjo Sleman, Stadion Jatidiri Semarang, Stadion Moch Soebroto Magelang, dan Stadion Sultan Agung Bantul. Umuh punya pandangan tersendiri akan rencana tersebut.

“Sekarang katanya tanpa penonton terpusat di satu tempat (bubble) sudah tidak bagus lebih baik selesaikan dulu jangan terburu-buru. Memang jadinya terlalu lama. Terlalu lama tapi kalau dipaksakan juga seperti ini,” opini Umuh.

Situasi penghentian liga diakui tak hanya merugikan Persib namun juga berdampak kepada seluruh klub. Ia berharap pihak berwenang tegas segera menyelesaikan kasus insiden Kanjuruhan yang memakan ratusan korban jiwa meninggal karena gas air mata yang dilontarkan aparat kepolisian.

“Semua rugi bukan hanya Persib semua terpukul dengan kejadian seperti ini. Sudah terlalu lama (kasus berlarut-larut),” sebut Umuh.

Lanjut Membaca

Berita Persib

TC Bareng Timnas di Luar Negeri, Robi Petik Pelajaran

Avatar photo

Published

on


Agenda pemusatan latihan dilakukan Robi Darwis bersama timnas U-20 selama sekitar dua bulan. Dua negara yaitu Turki dan Spanyol didatangi oleh gelandang Persib ini bersama Garuda Muda. Kegiatan ini berakhir pada akhir pekan lalu dan sang pemain kini sudah tiba di Indonesia.

Beragam agenda uji coba dilakoni Indonesia U-20 selama agenda pemusatan latihan ini. Hasil yang didapat skuat asuhan Shin Tae-yong juga beragam terutama saat menetap di Turki. Sedangkan ketika berada di Spanyol, hasil yang didapat kurang baik karena mencatatkan tiga kekalahan serta satu hasil imbang.

Robi Darwis pun mengatakan bahwa banyak pelajaran yang didapatkan dari pemusatan latihan kali ini. Terutama saat harus bertanding menghadapi lawan-lawan dengan kualitas dan postur tubuh yang lebih unggul. Meski kalah, tapi setidaknya ada hal positif yang bisa didapatnya.

“Tentunya pengalaman sangat berharga banget, karena kita ketemu lawan yang jauh levelnya dari kita. Tentunya kita mendapat pelajaran yang sangat berharga,” kata pemain jebolan Diklat Persib ini saat diwawancara oleh wartawan usai latihan di Stadion Sidolig, Kamis (1/12).

“Baik itu dari cara bermain, menghadapi situasi lawan-lawan yang lebih tinggi dari kita gimana. Sama mungkin pengalaman mereka memang lebih baik sih dan kita bisa mengambil pelajaran dari mereka,” lanjut pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan ini.

Agenda pemusatan latihan timnas U-20 sendiri dilakukan sebagai persiapan jelang Piala Dunia U-20 dan Piala Asia U-20 yang digelar tahun 2023. Namun ditanya soal agenda TC berikutnya, dia belum mendapat kabar kapan dikumpulkan lagi. “Untuk TC timnas berikutnya belum tahu,” tandas Robi.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Pemain Persib Kunjungi Korban Gempa di Cianjur Besok

Avatar photo

Published

on


Perwakilan pemain Persib akan mengunjungi korban gempa Cianjur, Jumat (2/12) besok. Salah satu pemain yang akan pergi adalah Robi Darwis yang juga merupakan pesepakbola asal Cianjur. Dia menyebut agenda tersebut akan dilakukan besok pagi sebelum tim menggelar agenda latihan.

“Iya ada kunjungan besok pagi, pergi dari sini subuh paling. Dan sorenya kan kita ada latihan lagi, jadi kemungkinan kita pulang pergi,” kata gelandang bertahan berusia 19 tahun tersebut saat diwawancara, Kamis (1/12) sore.

Kabupaten Cianjur dilanda gempa berkekuatan magnitudo 5,6 dan menewaskan lebih dari 200 korban jiwa. Selain itu ratusan orang mengalami luka-luka dan ribuan rumah pun hancur. Doa dan harapan pun dipanjatkan pemain yang juga gabung tim nasional U-20 tersebut.

“Tentunya berdoa semoga Cianjur bisa lekas membaik lagi dan yang ditinggalkan oleh keluarganya ditabahkan lagi, semoga Cianjur lebih kuat dan jauh lebih baik lagi dari sebelumnya,” terang pemain yang musim ini dipromosikan gabung tim senior Persib.

Sebagai pemain yang berasal dari Cianjur, dia menyebut rumahnya di sana baik-baik saja. Namun ada tetangganya yang cukup terdampak dari gempa ini. “Lumayan (jauh) sih tapi di sekitar rumah Robi juga ada yang kena juga sih. Tapi yang lebih parahnya di Cianjur kotanya,” tukasnya.

Lanjut Membaca

Trending