default-logo

Umuh: Tak Akan Ada Efek Jera Untuk Pelaku

Thursday, 03 October 2013 | 19:15

foto-persib-bandung-penandatanganan-kontrak-umuh-SIM_7410

Pelatih Persib Bandung Jajang Nurjaman dan Mbida Messi sudah memenuhi panggilan Komisi Disiplin PSSI terkait kasus rasisme yang menimpa gelandang impor dari Kamerun tersebut. Namun dengan alasan tidak ada bukti, Kondis menutup kasus tersebut.

Manajer Persib Umuh Muchtar mengaku kecewa kasus ini tidak diusut sampai tuntas. Tanpa ada hukuman bagi pelaku rasisme, Umuh menyebut tidak akan ada efek jera.

“Karena sudah diketahui kasus ini, harusnya Komdis yang mengusut sampai tuntas. Tapi kan ga ada karena kasus ini ditutup. Jadi tidak ada efek jera,” kata Umuh melalui sambungan telepon, Kamis (3/10).

Demi kasus ini, pelatih dan pemain yang menjadi korban rasisme sudah memberikan keterangannya. Kasus rasisme ini terjadi saat Persib melakoni partai tandang melawan Persija jakarta di Stadion Maguwoharjo, Sleman, 28 Agustus lalu. Pada saat pemanasan sebelum pertandingan, Messi dikatai binatang dan ditawar-tawari pisang oleh pendukung Persija.

“Tadinya kalau kita (Janur dan Messi) ga datang, nanti dihukum (karena mangkir dari panggilan Komdis). Tapi kita sudah datang dan beri keterangan. Harusnya Komdis juga merespon. Tapi sepertinya dia (Komdis) ga ada niatan untuk menyelesaikan masalah ini. Ditanya mana fotonya sebagai bukti, tapi kan mau dapat foto gimana, itu kan ucapan,” papar Umuh.

/SIMAMAUNG.COM

  1. agus bardi Reply

    Sip

  2. BobotohTampan Reply

    saatnya kita beli komdis, oleh persib.

  3. merebot masigit Reply

    lah nu puguh na mah nu geus aya bukti ge angger teu dibere sangsi!! pang mariksakeun bae mata komdisna Ka CICENDO!!

  4. abah katapang Reply

    hanya sekedar masukan .
    jaga engke stadion kebanggaan urang jabar GBLA mening di lengkapi fasilitas kamera CCTV di setiap sudut stadion agar hal” sedemikian dapat di kurangi bahkan tidak akan ada .
    kan aya rekamana mun aya pelemparan dan sebagainya termasuk rasis .
    nuhun .

  5. udud_weh Reply

    komdis menekan persib… berharap persib nyogok ka komdis… pas nyogok dilakukanlah pelaporan atau penjebakan… kumaha weh carana ngancurkeun PERSIB mah… sing ati-ati terus nermain bersih dan dijaur yang benar… geus apal kabeh oge… komdis …tinja mah garoblog… hinca damang…?

Mangga Komentar di Dieu

*