default-logo

Saint Prima Gugup dan Main Hati-Hati di Babak Satu

Sunday, 29 September 2013 | 20:01

foto-persib-u19-kompetisi-final-saint-prima-vs-im-rahayu-SIM_2687Pelatih Saint Prima, Bagio Yuli, mengaku para pemainnya mengalami kegugupan dan bermain lebih hati-hati di babak pertama. Hal itu membuat serangkaian peluang gol berakhir sia-sia.

“Di babak pertama saya lihat pemain mainnya grogi dan bermain hati-hati,” ujar Bagio saat ditemui usai pertandingan di Stadion Siliwangi, Minggu (29/9).

Di paruh kedua, anak asuh Bagio Yuli akhirnya bisa bermain lebih lepas, menekan dan berhasil mencetak gol tunggal kemenangan. Gol dicetak Ahmad Topan pada menit 81. Satu-satunya gol di partai final Kompetisi U19 yang digagas PT Persib Bandung Bermartabat membawa Saint Prima sebagai juara.

“Syukur kegugupan itu sudah bisa kita cairkan di babak kedua. Saya bilang sama anak-anak untuk main lebih relaks dan menikmati pertandingan. Akhirnya, main menyerang aja dan bisa berhasil mencetak satu gol,” tutur Bagio.

Sebagai pelatih tim usia muda, Bagio sangat mengapresiasi adanya kompetisi ini. Bagio menambahkan, dari kompetisi usia di bawah 19 tahun ini bisa berjenjang ke usia di bawah 21 dan 23 tahun.

“Kalau bisa harusnya diadakan lagi tahun-tahun depan. Dari sini kan jenjangnya kemudian ke usia 21, lalu 23. Harusnya matang ini per 2 tahun dari 19 ke 21 dan selanjutnya. Alhamdulillah di tim kita kelahiran 95 dan 96 jadi bisa main lagi tahun depan,” pungkasnya.

/SIMAMAUNG.COM

Mangga Komentar di Dieu

*