default-logo

Perbaiki Proses Pembinaan, PT PBB Bentuk Diklat

Friday, 27 September 2013 | 18:05

foto-persib-bandung-ramah-tamah-keluarga-besar-SIM_2463Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Glenn Sagita, mengaku pihaknya selalu berusaha menerima masukan, saran dan kritik demi kemajuan Persib. Salah satunya adalah memperbaiki rantai pembinaan yang selama ini terputus dan terbengkalai.

Glenn mengatakan dalam waktu dekat akan membentuk diklat Persib. Diharapkan dengan diklat ini regenerasi pemain hasil binaan sendiri bisa berjalan dengan baik. Lebih lanjut, Glenn berharap akan muncul bibit pemain potensial yang bisa mengangkat prestasi Persib.

“Masukan yang kami terima, terkait perekrutan pemain. Kenapa Persib selalu membeli pemain, bukan mendidik? Utk itu pada tahun ini kami akan mendirikan Diklat Persib Bandung. Akan diketuai oleh Pak Yoyo (Adiredja). Dan akan segera dibentuk mulai dari tim U21, 19 dan junior.  Agar para pemain bagus dan bertalenta di Jabar bisa segera mendaftar supaya bisa dididik biar mencapai prestasi sebaik-baiknya,” jelasnya.

PT PBB sudah mengambil langkah pertama dalam rangka pembentukan diklat Persib. Yaitu dengan menggelar kompetisi U19 sejak akhir Mei lalu. Dari kompetisi ini akan disaring pemain untuk masuk diklat Persib.

Kompetisi ini akan segera rampung karena Minggu (29) sore, dengan mempertemukan Saint Prima dan IM UD Rahayu di partai final, di Stadion Siliwangi. “U19 final Minggu lusa. Tentu saja kami akan evaluasi dan jadikan acuan. Mohon dukungan semua pihak, mudah-mudahan Persib tahun depan lebih baik dari sekarang,” tutupnya.

/SIMAMAUNG.COM

Postingan Terkait

  1. bobotohthn80 Reply

    reeus ningali persib mikiran pembinaan

  2. ruddy.kurniadi Reply

    SETUJU, pembinaan harus d tangani dgn serius, pelatihnya harus yang benar2 bagus kalo perlu pelatih asing aja asistenya asli bandung sambil pembinaan calon pelatih asli bandung

  3. pendi Reply

    Sok atuh hayang juara mah entong anu instan, bina pemain persib insya allah juara, henteu juara oge moal rugi gede

  4. Kenji Galunggung Reply

    tetap saja pemain lokal jarang dipakai di skuad inti..,manajemen atau tim pelatih lebih senang mendatangkan pemain dari luar JABAR..

Mangga Komentar di Dieu

*