![]() |
![]() |
Masalah Klasik: Konsentrasi, Antisipasi Bola Mati dan Alur Bola
Pelatih Persib Bandung Jajang Nurjaman menekankan selalu ada hal yang patut dievaluasi dari setiap pertandingan. Seperti dari 2 pertandingan Persib melawan Persiram Raja Ampat dan Persidafon, Janur mengatakan masih ada beberapa masalah klasik yang masih terjadi di lapangan.
“Tentunya dari setiap pertandingan, menang-kalah, tentu ada yg kurang. Saya lihatnya positif, pasti ada yang kurang untuk saya perbaiki, agar tidak muncul lagi di pertandingan selanjutnya,” ujar Janur sepulang dari tur Papua.
Persib membawa 2 poin dari hasil 2 kali seri di Papua. Dari 2 pertandingan itu, kesalahan-kesalahan yang terjadi masih serupa dari 2 laga kandang sebelumnya. Masalah konsentrasi, antisipasi bola mati dan alur bola masih menjadi perhatian Janur untuk diperbaiki.
“Masih kekurangan yang sama seperti pertandingan sebelumnya. Konsentrasi, setelah leading 2-0 di Persiram, pemain kita kurang konsentrasi sehingga tim lawan bisa menyamakan kedudukan, terlepas dari golnya kontroversi. Tapi tetap harus perbaiki,” papar Janur.
Janur mengaku sudah berulang kali mengingatkan pemain atas kesalahan-kesalahan tersebut. Namun nyatanya hal itu masih terjadi di lapangan. Diakui Janur, antisipasi bola mati memang sulit karena sangat situasional di lapangan.
“Apa yang sudah diingatkan, terjadi lagi di lapangan. Kalau bola mati itu memang sulit, itu situasional. Kalau dari sisi teknis, alur bola masih harus ditingkatkan. Saya selalu bilang sama pemain, anggap bola itu seperti diamond (berlian) yang harus dijaga dengan sungguh-sungguh,” tuturnya.












ujank
09/02/2013 at 15:44Saya suka dengan kang janur yg terbuka trhadap media.. Itu menunjukan kalau dia berani melemparkan opini ke media Dan bobotoh agar dia dapet feedbacknya.. Sehingga pandangan dia trhdap skuad bisa dilihat dr bbrapa sisi trmasuk dari Sisi media dan bobotoh sendiri. Smoga feedback TD bisa si gunakan kang janur buat bentuk Tim persib yg lebih solid lagi. Good job kang janur..