![]() |
![]() |
Latihan di Alam Terbuka Agar Pemain Tidak Jenuh
Pelatih fisik Persib Bandung Dino Sefrianto memimpin Maman Abdurahman dan kawan-kawan melakukan cross country atau lintas alam di Cikole Lembang, Rabu (12/9) pagi. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan daya tahan jantung dan paru-paru.
“Menaikkan daya tahan jantung, kan pemain itu udah off season 2 bulan. Kita mencoba mengembalikan ke top levelnya di tingkat kebugarannya. Itu semua untuk daya tahan jantung dan paru-paru. Kemaren juga recovery trainingnya di lapangan udah bisa tanpa istirahat 40 menit, jaraknya sampai 8 kilo di Armed,” papar Dino.
Pasukan Maung Bandung mengarungi alam Cikole dengan jarak tempuh 7 KM. Dino sengaja mengambil tempat di dataran itnggi yang tipis oksigen karena hal itu baik untuk peningkatan daya tahan jantung dan paru-paru.
“Hari ini kita memindahkan ke udara yang lebih tipis di Lembang agar hasilnya lebih maksimal untuk daya tahan jantung dan paru-paru atau biasa kita sebut VO2Max. Tadi medannya ada sedikit turun, jadi kerja ototnya bagus, kerja jantungnya juga tercapai,” sahut Dino.
Dino memaparkan ada beberapa metode latihan untuk meningkatkan daya tahan jantung dan paru-paru. namun Dino memilih cross country di alam terbuka agar pemain tidak mengalami kejenuhan latihan di lapangan sepak bola terus.
“Jadi ada beberapa cara untuk menaikkan daya tahan jantung dan paru-paru, ada jogging lama di atas 30 menit, ada berlari di alam-alam terbuka, ada cross country lari di pengunungan dengan jarak bisa 10-15 kilometer jaraknya dengan waktu 45 menit-satu jam atau lebih. Selain pemain fresh, tidak jenuh, kalau latihan di lapang terus kan jenuh tuh. Artinya pemain bisa enjoy tapi hasilnya bisa tercapai,” papar Dino.










