default-logo

Juara dengan Pemain Bintang Instan atau Juara dengan Pemain Muda yang Menjadi Bintang?

Saturday, 28 September 2013 | 10:15

Juara, adalah satu kata yang memiliki banyak arti, satu kata yang menjadi harapan semua Bobotoh Persib selama ini, satu kata yang menjadi kerinduan di dalam hati setiap Bobotoh. Banyaknya tulisan “Rek Iraha Juara?” menggambarkan kerinduan Bobotoh yang teramat dalam terhadap prestasi sebuah klub sepak bola yang menjadi harga diri masyarakat Jawa Barat yaitu Persib Bandung. Akan tetapi kata Juara pun ternyata bisa menjadikan tekanan apabila ditunjukan dengan cara yang salah.

Dilematis, mungkin kata tersebut yang sedang membayangi Persib Bandung dalam usaha untuk menjadi Juara di Indonesia Super League, dengan “tekanan” yang begitu besar untuk menjadi Juara membuat Management dari Persib Bandung sudah banyak mendatangkan pemain-pemain Berlabel bintang yang di atas kertas Persib dapat meraih gelar Juara dengan materi seperti ini, akan tetapi semua itu kembali gagal di raih oleh Persib Bandung, sehingga banyak Bobotoh menginginkan Persib menggunakan pemain muda hasil binaan Persib sendiri, akan tetapi apakah Bobotoh sudah siap menerima kekalahan jika Persib menggunakan pemain muda yang selama ini minim pengalaman? Mengapa saya menanyakan hal tersebut? Karena selama ini yang saya lihat apabila Persib mengalami kekalahan/bermain jelek maka banyak yang mencaci (pengamatan saya ketika melihat komentar-komentar di beberapa social media), beberapa musim yang lalu saja pemain yang berlabel bintang yang banyak pengalaman sempat menuliskan suatu kalimat di baju mereka “Where Are You When We Lose?” , Apalagi pemain muda yang minim pengalaman, apakah mental mereka siap menghadapi tekanan seperti itu? Mungkin itu yang menjadi dilema selama ini.

Kita kembali ke kalimat tadi “Where Are You When We Lose?” kalimat tersebut tentunya ditujukan kepada pendukung Persib Bandung yaitu Bobotoh oleh para punggawa Maung Bandung kala itu. Arti kata Bobotoh adalah Supporter, Supporter itu pemberi dukungan, sedangkan dukungan itu sangat dibutuhkan oleh Persib Bandung, akan tetapi dukungan itu bukan hanya ketika Maung Bandung menang saja, dukungan itu sangat berarti ketika Maung Bandung mengalami kekalahan, Pemain mana yang ingin timnya mengalami kekalahan? Menurut saya tidak ada, apa semua pemain ingin menang? Ya , tentu saja ingin, akan tetapi apakah sebuah tim bisa selamanya menang? Tentu saja tidak! Maka dari itu dukungan akan lebih berarti ketika tim yang kita dukung sedang menderita kekalahan agar bisa bangkit kembali, bukan dengan cara anarkis yang bisa menjatuhkan mental pemain yang seharusnya kita bangkitkan semangat juang mereka.

Kita lanjut pada kata Juara, ingin Juara dengan Instan menggunakan pemain berlabel bintang ataukah Juara dengan pemain muda yang menjadi bintang? Tentu saja keduanya tetaplah Juara akan tetapi kita semua tahu bahwa sesuatu yang instan itu tidak akan bertahan lama (kecuali mie instan :p), apabila Persib Juara menggunakan pemain berlabel bintang yang rata-rata usianya bisa dikatakan sudah tidak muda lagi, maka yang menjadi pertanyaan itu adalah bagaimana kedepannya? Bagaimana Regenarasi untuk musim-musim berikutnya? Tentunya akan membuat perjuangan menjadi Juara kembali ke awal lagi untuk meregenerasi tim.

Lalu apabila Persib menggunakan full pemain muda yang minim pengalaman apakah bisa langsung juara? Menurut saya tentu tidak, karena semua itu butuh proses meski memiliki potensi besar, kita semua tahu bahwa Persib U-21 pernah menjadi Juara ISL U-21 tapi kemanakah bibit-bibit muda tersebut? Ya, beberapa pemain tersebut menjadi penghangat bangku cadangan di Persib Bandung, lalu kapan mereka mendapatkan pengalaman agar menjadi pemain berkualitas yang bisa menjadi tulang punggung bagi Persib Bandung untuk menggapai impian sebagai Juara di ISL, nah yang menjadi pertanyaan apakah Bobotoh siap mensupport Maung Ngora yang minim pengalaman untuk berkembang dan membawa Persib Bandung menjadi Juara? Ataukah Bobotoh akan memberikan tekanan yang sama seperti tekanan yang didapatkan oleh Pemain berlabel bintang? Yang tentu saja akan menjatuhkan mental pemain muda.

Semua itu menjadi pilihan bagi Management dan Bobotoh yang seharusnya bersinergi untuk menjadikan PERSIB BANDUNG JUARA, dengan Management yang akan membentuk diklat Persib untuk mengasah bibit-bibit muda diharapkan kedepannya akan memberi kesempatan yang sama untuk pemain muda potensial agar bermain dan berkembang di Persib, dan yang tidak kalah penting adalah dukungan yang positif dari BOBOTOH disaat Persib mengalami kekalahan maka teruslah dukung dengan sepenuh hatimu, jangan hanya mendukung ketika menang saja. Ingat kita itu Bobotoh Persib yang mendukung Persib dikala menang/kalah/draw, bukan PENJUDI BOLA yang selalu mengingikan kemenangan saja. Apalagi ditambah dengan kasus sesama Bobotoh yang akhir” ini sering memanas, ini akan menambah tekanan terhadap Persib, maka dari itu BERSATULAH!!! Demi Keselamatan Jiwa Kalian dan Demi KEJAYAAN PERSIB BANDUNG.

Bukan maksud untuk menggurui tetapi semua tulisan ini murni isi hati Penulis yang Bangga menjadi seorang Bobotoh Persib yang juga ingin merasakan sendiri suasana Juara di kota Bandung bukan hanya kata orang tua yang dahulu pernah merasakannya. Mari Kita Bertepuk Tangan Bersama dan Meneriakan Bagimu PERSIB Jiwa Raga Kami!!! (Disaat Persib Menang/Kalah/Draw). Sekali lagi saya katakan SAYA BANGGA MENJADI BOBOTOH PERSIB!!!!

Penulis Albert WD Namara, berakun twitter @AlbertWDNamara

/SIMAMAUNG.COM

  1. tang tang kolentang Reply

    Satuju pisan lah.

  2. wans Reply

    Panuju,,,,,,,,,,,tapi tetep sabar dukung kritik jengh saran tetep nu ngabangu n lain mencela……yakin jeng pasti lambat laun persib ngajelma jadi tim besar asia nu di seganni macam barcelona amin……..maju terus sib ahhhhhhhhh

  3. yatsunaga Reply

    rek kmh oge carana, nu penting persib juara, ayeuna mh jaman profesionalisme, euweuh guna na mikir hal anu idealis, misalna juara dengan pemain muda. rek kmh oge cara na pasti seluruh pencinta persib moal mempermasalahkeun Juara dengan Pemain Bintang Instan atau Juara dengan Pemain Muda yang Menjadi Bintang?

  4. rozak Reply

    turutan arsene wenger atuh, telpon anjena kangge nyungken rahsiana,

  5. hdp persib

  6. Muhammad Iqbal Reply

    kalah menang.,tetap dukung PERSIB……!!!!
    Lebih baik JUARA dengan pemain MUDA yang menjadi BINTANG…

  7. stungta Reply

    sapakat panginten, tos waktosna pamaen2 anu basa eta juara isl u-21 ayeuna ditarik deui ka persib, faktor non teknis sapertos bobotoh kitu mah mugia tiasa ditampi ku pamaen katambih sahenteuna kadewasaan pamaen insa alloh nambih. ngan ukur tiasa ngadoa weh salaku bobotoh mah nu terbaik

  8. Bobotoh Negla Reply

    Pemain bintang + pemain muda harus dikombinasikan,supaya pemain muda bisa menimba ilmu dr pemain bintang….
    jangan semuanya pemain muda yg minim pengalaman jg,ambil 4/5 pemain muda masuk squad senior,kasih kesempatan main lebih.

  9. Alfred Sianipar Reply

    Ayeuna mah kebutuhan utama na JUARA heula kang, keun tektekbengekna masalah lokal Bandung atawa lain mah ditukang.

  10. dharmawan Reply

    jgn malu utk mengakui dan belajarlah pada tim lain sperti Persipura.. sukses Juara dgn banyak mnggunakan bibit2 asli binaanya !!

Mangga Komentar di Dieu

*