default-logo

Dirut PT PBB Memohon Maaf Persib Tak Juara

Friday, 27 September 2013 | 18:00

Di awal musim Persib Bandung menaruh harapan tinggi untuk menjadi juara Liga Super Indonesia 2013. Pemain-pemain bintang dan berlabel timnas didatangkan ke Bandung. Namun di akhir kompetisi, Persib harus puas di peringkat 4. Gelar juara jatuh ke tangan tim Papua, Persipura Jayapura.

Atas kegagalan ini, Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Glenn Sugita, mengucapkan permohonan maaf kepada semua pihak. Hal itu diutarakan Glenn dalam acara silaturahmi keluarga besar Persib yang dihadiri jajaran direksi dan komisaris PT PBB, Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar, Walikota Bandung Ridwan Kamil, tim Persib, Persatuan Sepakbola (PS) di bawah naungan Pengcab PSSI Kota Bandung dan mantan pemain Persib.

“Kami dari jajaran PT PBB memohon maaf sebesar-besarnya karena belum memenuhi keinginan banyak pihak agar Persib juara,” ujar Glenn dalam sambutannya di Kedai Persib, Jumat (27/9).

Dibanding musim sebelumnya, tim Persib di bawah asuhan Jajang Nurjaman menorehkan prestasi yang lebih baik. Jika musim ini tempati urutan 4, musim lalu Persib berada di peringkat 8.

“Prestasi Persib meski sudah mengalami kemajuan, tapi belum memenuhi harapan kita semua. Semua elemen sepakbola ingin sekali Persib jadi juara,” tutur Glenn.

Selain perbaikan dari posisi klasemen akhir, tingkat produktivitas gol dan kebobolan Persib musim ini meningkat. Musim lalu, Maung Bandung mengumpulkan 49 poin, mengemas 49 gol dan 49 kebobolan. Sedangkan tahun ini Persib finis dengan 63 poin, 72 gol dan 43 kebobolan.

Sementara itu, di acara ramah tamah ini, PT PBB pun memberi santunan kepada 4 mantan pemain Persib, yaitu Rukma Sudjana (pemain era 50-an), Daman Suryatman (era 60an), Emen Suwarman (era 60an) dan pemain era 2002-2004 yang sedang berjuang melawan penyakit kanker ganas, Suladi.

/SIMAMAUNG.COM

  1. bobotohthn80 Reply

    aya target aya pencapaian sok tahun hareup udag deui target juara

  2. GM Reply

    Minta maaf karena musim ini PERSIB belum jadi juara, musim depan minta maaf lagi ya lom bisa juara juga, soalna pelatihna jelema eta keneh

  3. GM Reply

    Produktifitas gol lebih banyak karena kemampuan individu pemain yang baik, bukan karena pelatih

  4. Ferdy Achmad Razzaaq Reply

    proses proses proses,fokus ka proses atuh pa.
    loba teung jara instan mah matak teu sehat,jadi panyakit ka persibna .

Mangga Komentar di Dieu

*